Air Mani Tidak Keluar Saat Ejakulasi, Apa Masih Bisa Bikin Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apa jadinya jika berhubungan seksual dengan kondisi kering alias air mani tidak keluar? Beberapa orang bertanya-tanya akan hal ini, apakah pasangan bisa hamil jika kondisinya seperti ini? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Ketika air mani tidak keluar, apa mungkin bisa hamil?

fakta orgasme pria

Air mani adalah cairan yang diproduksi saat seorang laki-laki melakukan ejakulasi. Dalam cairan ini terdapat banyak jumlah sperma. Sekali ejakulasi, dalam air mani laki-laki bisa terkandung sebanyak 300 juta sperma yang siap meluncur masuk ke dalam vagina.

Saat sperma berhasil masuk dan bertemu dengan sel telur wanita, maka kehamilan bisa terjadi. Sperma yang akan membuahi sel telur wanita selanjutnya berkembang menjadi zigot. Inilah prinsipnya, sperma harus bertemu dahulu dengan sel telur kemudian hamil.

Lantas, kalau tidak ada sperma yang masuk menemui sel telur, apakah kehamilan akan terjadi? Jawabannya tentu tidak. Ketika sel telur tidak dibuahi oleh satu sperma pun, sel telur lama kelamaan justru akan luruh, hingga terjadilah siklus menstruasi.

Jadi bila saat penetrasi penis dalam kondisi kering, tidak ada cairan sama sekali, bisa dibilang kemungkinan hamil hampir tidak ada. Pasalnya, sperma tidak bisa hidup dan bergerak tanpa cairan mani pria.

Tidak keluar air mani belum tentu tidak keluar cairan praejakulasi

kualitas sperma

Ketika penis ereksi, sebelum seorang pria mencapai fase ejakulasi (mengeluarkan semen) biasanya ada cairan praejakulasi yang diproduksi dan akan keluar terlebih dahulu. Jumlah cairan ini jauh lebih sedikit dibandingkan semen. Seorang pria tidak bisa mengontrol produksi cairan ini secara sadar.

Nah, jika cairan ini sudah keluar dan masuk ke dalam vagina, kemungkinan hamil akan ada. Sebab, meskipun sedikit jumlah cairannya, cairan praejakulasi ini tetap mengandung ribuan sperma.

Ini artinya, sel telur tetap bisa dibuahi oleh sperma dari cairan praejakulasi ini. Jadi kalau air mani tidak keluar tetapi cairan pre-ejakulasi ini keluar, maka kemungkinan hamil tetap ada.

Intinya begini, selama penis dalam keadaan kering sama sekali alias tidak ada cairan apa pun yang keluar, baik air mani maupun praejakulasi, kecil sekali atau hampir tidak ada kemungkinan wanita bisa hamil. Namun, bila Anda tidak sampai ejakulasi (orgasme) tapi penis masih basah karena cairan praejakulasi, tetap ada peluang hamil.

Jadi kalau Anda belum mau hamil, gunakan kontrasepsi yang aman saat berhubungan seks. Misalnya kondom atau pil KB. Sedangkan bila Anda sedang mengusahakan kehamilan tapi suami tak juga keluar air maninya, segera konsultasikan dengan dokter.

Cari tahu apa penyebab air mani Anda tidak keluar

pria susah orgasme

Meskipun Anda merasakan air mani tidak keluar atau hanya sangat sedikit, ini bukan berarti Anda tidak bisa membuahi sel telur. Kondisi seperti ejakulasi retrograde atau ejakulasi tertunda meskipun terlihatnya air mani yang keluar sangat sedikit atau kadang tidak keluar, bukan berarti tidak mengeluarkan air mani yang mengandung sperma.

1. Ejakulasi retrograde

Ejakulasi retrograde adalah kondisi yang terjadi ketika air mani yang seharusnya dikeluarkan dari penis justru masuk ke arah kandung kemih. Ini karena otot leher kandung kemih yang tidak bisa mengencang selama orgasme. Kondisi ini disebut juga dengan orgasme kering.

Meskipun seorang pria sudah mencapai klimaks seksualnya, ejakulasi retrograde membuat air mani yang keluar penis jadi sangat sedikit atau bahkan tidak ada air maninya. Ejakulasi retrograde tidak memengaruhi kemampuan seorang pria untuk mencapai klimaks, ini adalah masalah pada arah keluarnya air mani yang justru masuk ke dalam kandung kemih.

Ketika air mani yang keluar masih ada sedikit, kemungkinan untuk hamil tetap ada tapi cenderung lebih sulit. Maka itu, salah satu gejala ejakulasi retrograde adalah sulit punya keturunan.

Jika Anda dengan pasangan sudah berhubungan intim secara teratur selama satu tahun atau lebih tetapi belum hamil juga, sebaiknya kunjungi dokter kandungan.

2. Ejakulasi tertunda

Ejakulasi tertunda adalah kondisi ketika seorang pria membutuhkan rangsangan seksual yang lebih lama dan intens. Dalam beberapa kasus, ejakulasi bahkan tidak dapat dicapai sama sekali tanpa rangsangan yang tepat.

Meskipun kondisi ini tak menimbulkan risiko medis yang serius, biasanya pria jadi stres hingga akhirnya kurang puas berhubungan intim. Memang pria tersebut jadi sulit mengeluarkan sperma dan membuahi sel telur di dalam vagina.

Bisa hamil atau tidak karena kondisi ini tergantung oleh penyebabnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu, minum obat, atau gangguan mental.

Penanganan yang dilakukan biasanya Anda harus bekerja sama dengan pasangan untuk mencari rangsangan yang paling memuaskan. Selain itu, jika perlu dokter juga akan memberikan obat khusus untuk mengobati penyebabnya. Jika secara fisik tidak ditemukan apa penyebabnya, kemungkinan Anda perlu menjalani terapi psikologis.

Jika penanganan yang ditawarkan tidak ada yang berhasil, masih cara untuk hamil. Misalnya dengan metode khusus seperti dokter mengambil sperma di dalam tubuh pria dan dimasukkan ke dalam vagina pasangan wanitanya saat masa subur. Metode ini dikenal dengan istilah injeksi sperma atau ICSI.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Faktor-faktor berikut ini mungkin turut andil dalam menentukan apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki, tapi mungkin juga hanya kebetulan belaka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Tendangan janin dapat menunjukkan janin dalam kondisi sehat dalam kandungan. Tapi, bagaimana jika janin berhenti bergerak? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Daftar Jamu yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Jamu menjadi minuman tradisional yang menyehatkan. Namun ada beberapa bahan jamu yang dilarang untuk ibu hamil, salah satunya kunyit asam.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Azoospermia (Air Mani Tidak Mengandung Sperma)

Sekiranya 15% pria yang tidak subur disebabkan oleh azoospermia. Jika Anda belum juga punya momongan setelah tahunan berusaha, bisa jadi ini penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
setelah kuret

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit