Pil KB Bikin Gemuk? Ini Fakta yang Sebenarnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Anggapan pil KB bikin gemuk tidak jarang menjadi alasan wanita tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi ini untuk menunda kehamilan. Padahal, pil KB merupakan alat kontrasepsi yang sebenarnya dianggap cukup efektif dalam menunda kehamilan. Namun, apakah pil KB bikin gemuk itu benar? Apakah pil KB yang beredar saat ini dapat meningkatkan berat badan? 

Mengapa ada anggapan pil KB bikin gemuk?

Sejak diperkenalkan pertama kali yaitu pada tahun 1960-an, pil KB dan efeknya terhadap perubahan berat badan telah menjadi perdebatan. Sebagian besar dokter dan tenaga medis menyatakan, pil KB dianggap bisa meningkatkan berat badan dan membuat seseorang menjadi gemuk.

Namun, Anda tidak perlu cemas, karena pil KB yang disebutkan sebelumnya adalah pil ‘generasi pertama’ yang memang belum banyak dikembangkan dalam dunia medis. Ketika itu, pil KB mengandung jumlah hormon estrogen dan progesteron yang sangat tinggi.

Menurut para ahli, pil KB generasi pertama bahkan mengandung lebih dari 1000 kali jumlah hormon yang ada di dalam pil KB saat ini. Terlalu banyak hormon estrogen di dalam tubuh memang dapat menyebabkan retensi cairan. Selain itu, kelebihan hormon estrogen di dalam tubuh juga meningkatkan nafsu makan. Sementara, kedua hal ini dapat membuat berat badan wanita bertambah.

Bagaimana fakta tentang efek pil KB bikin gemuk ?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pil KB generasi pertama memang memiliki kandungan estrogen yang lebih tinggi, yaitu 150 mikrogram (mcg). Sementara itu, berdasarkan penelitian yang dimuat dalam jurnal berjudul Canadian Family Physician pil KB yang beredar di pasaran kini hanya mengandung 20 hingga 50 mcg estrogen.

Artinya, kandungan hormon estrogen kali ini jauh lebih sedikit dibanding kandungan hormon estrogen yang ada di pil KB generasi pertama. Di samping itu, setelah dilakukan penelitian demi penelitian, tidak ada bukti yang bisa menjelaskan hubungan antara kenaikan berat badan dengan penggunaan pil KB.

Umumnya, kenaikan berat badan yang dialami pada awal penggunaan pil KB terjadi karena adanya retensi cairan. Artinya, kenaikan ini bukan kenaikan berat badan yang sesungguhnya. Justru, jika Anda mengalami kenaikan berat badan setelah penggunaan pil KB dalam waktu yang tergolong cukup lama, kenaikan tersebut mungkin disebabkan oleh hal lain.

Efek samping penggunaan pil KB pada wanita

Walaupun sekarang ini pil KB yang beredar mempunyai dosis hormon yang jauh lebih rendah dibandingkan pil KB generasi pertama, tetap saja setiap tubuh mempunyai respons yang berbeda terhadap obat-obatan yang dikonsumsi.

Mungkin ada sebagian wanita yang mengalami kenaikan berat badan akibat minum pil KB, tetapi hal ini terjadi akibat retensi cairan yang mungkin dialami oleh wanita tersebut. Artinya, penggunaan pil KB tidak serta merta bikin tubuh Anda menjadi cepat gemuk. 

Beberapa pil KB bisa bikin gemuk disebabkan karena kandungan hormonnya yang terlalu tinggi. Sejumlah ahli juga setuju bahwa wanita yang meminum pil KB yang mengandung hormon estrogen lebih dari 30 mikrogram, berpeluang lebih besar untuk mengalami kenaikan berat badan.

Namun, sekali lagi Anda tidak perlu khawatir untuk meminum berbagai jenis pil KB karena alat kontrasepsi oral ini cukup aman diminum dan ampuh dalam mencegah kehamilan.

Apabila Anda mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba saat meminum pil KB, maka sebaiknya Anda konsultasikan hal tersebut pada dokter Anda.

Alat kontrasepsi lain yang berpotensi bikin badan gemuk

Pada dasarnya, belum ada penelitian yang bisa menjadi bukti bahwa berbagai jenis alat kontrasepsi memang memiliki kaitan dengan kenaikan berat badan yang dialami para wanita.

Bahkan, sekalipun Anda merasa bahwa penggunaan pil KB dan berbagai alat kontrasepsi lainnya bikin gemuk, Anda pun tidak memiliki bukti akurat. Bisa saja, kenaikan berat badan yang Anda alami terjadi karena hal lain di luar penggunaan alat kontrasepsi.

Maka itu, Anda juga perlu bertanya kepada dokter mengenai potensi efek samping apa saja yang mungkin Anda alami. Khususnya jika hendak menggunakan alat kontrasepsi. Meski begitu, ada beberapa jenis alat kontrasepsi yang juga diduga dapat bikin gemuk, seperti penggunaan pil KB. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

1. KB suntik

Salah satu alat kontrasepsi yang dianggap berpotensi bikin gemuk selain pil KB adalah KB suntik. Namun, hal ini masih belum berhasil dibuktikan. Lagipula, peningkatan berat badan yang dialami oleh seorang wanita setelah menggunakan KB suntik selama 36 bulan biasanya disebabkan adanya peningkatan lemak.

Akan tetapi, biasanya peningkatan berat badan yang dialami wanita ada hubungannya dengan jumlah suntik KB yang diterimanya. Artinya, semakin banyak jumlah suntikan yang diterima, semakin banyak jumlah kenaikan berat badan yang dialami.

Dengan begitu, memang ada kemungkinan KB suntik bikin gemuk seperti penggunaan pil KB. Namun, tetap saja Anda harus memiliki bukti yang lebih akurat mengenai dugaan tersebut.

Uniknya, wanita yang memiliki Body Mass Index kurang dari 30 akan rentan mengalami kenaikan berat badan hingga 50 persen setelah menggunakan KB suntik ini. Biasanya, wanita yang tidak mengalami obesitas justru akan terlihat lebih gemuk karena penggunaan KB suntik ini, setelah tiga tahun penggunaannya.

Meski begitu, penggunaan KB yang bikin gemuk ini bisa dihentikan jika Anda beralih terhadap alat atau metode kontrasepsi yang lain. Sebagai contoh, jika Anda mengganti alat kontrasepsi menjadi jenis lain yang bukan alat kontrasepsi hormonal, kenaikan berat badan yang dialami mungkin akan berganti menjadi penurunan massa tubuh.

2. KB implan

Salah satu jenis KB selain pil KB yang dianggap bikin gemuk layaknya pil KB adalah KB implan. Pada alat kontrasepsi ini, terdapat hormon progestin sintetis. Sama dengan alat kontrasepsi pada umumnya, KB implan menghambat pelepasan sel telur atau proses ovulasi.

Seperti yang telah disebutkan, KB ini dianggap bisa bikin Anda gemuk. Meski begitu, sebenarnya masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kebenaran akan pernyataan tersebut.

Bahkan, kalau pun memang KB implan bisa bikin gemuk seperti pil KB, masih belum dapat diketahui dengan pasti alasan mengapa alat kontrasepsi hormon yang satu ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Salah satu kemungkinan yang dapat menyebabkan Anda gemuk karena menggunakan KB implan adalah retensi cairan. Alasan ini adalah alasan yang sama dengan penggunaan pil KB yang diduga bikin Anda gemuk. Terjadinya retensi cairan ini disebabkan adanya hormon progestin di dalam alat kontrasepsi ini.

Akan tetapi, para dokter kurang setuju dengan pendapat alat kontrasepsi, bahkan pil KB sekali pun, dapat bikin Anda gemuk. Artinya, masih dibutuhkan penelitian yang lebih akurat untuk membuktikan kebenarannya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit