home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Permen Anak-anak Mengandung Narkoba, Hoax Atau Fakta?

Permen Anak-anak Mengandung Narkoba, Hoax Atau Fakta?

Beberapa bulan belakangan, beberapa daerah di Indonesia sempat digemparkan dengan isu beredarnya permen anak-anak yang mengandung narkoba. Menurut isu yang tersebar, permen berbentuk dot dan jari memiliki kandungan narkotika dan psikotropika. Padahal, permen ini sangat terkenal di kalangan anak-anak karena bentuknya menarik dan harganya murah. Benarkah ada permen mengandung narkoba yang beredar bebas di pasaran? Ini dia jawabannya.

Isu permen dot dan permen jari mengandung narkoba

Ada dua jenis permen yang diberitakan mengandung narkoba. Yang pertama adalah permen rasa buah-buahan berbentuk jari. Seorang ibu di Tangerang diketahui membawa anaknya ke Puskesmas lantaran anak itu tertidur selama berjam-jam setelah makan permen tersebut. Berita ini kemudian gencar disebarkan melalui media sosial.

Permen yang kedua cukup unik karena bentuknya mirip seperti botol dot bayi. Sebenarnya belum ada laporan kasus apapun terkait konsumsi permen berbentuk dot ini. Akan tetapi, masyarakat jadi cemas karena permen ini dikemas dalam bentuk serbuk berwarna merah muda. Untuk menikmati permen tersebut, serbuk harus dimasukkan ke dalam botol dot dan ditambahkan air. Masyarakat setempat pun khawatir bahwa permen dot impor ini mengandung narkoba jenis sabu-sabu.

Karena kegelisahan masyarakat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sempat menarik produk-produk tersebut dari pasaran untuk diselidiki lebih lanjut. Badan Narkotika Nasional (BNN) juga turun tangan dan menguji permen-permen yang katanya mengandung narkoba tersebut di laboratorium.

Benarkah permen anak-anak tersebut mengandung narkoba?

Tidak, permen berbentuk dot dan permen berbentuk jari sama-sama tidak mengandung narkotika atau psikotropika. Hal ini dikonfirmasikan oleh BPOM dan BNN yang telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan uji laboratorium terhadap sampel produk yang disita dari pasaran. Dari pemeriksaan tersebut, kandungan narkotika, psikotropika, formalin, dan rhodamin B hasilnya negatif. Ini berarti Anda tak perlu khawatir. Permen-permen tersebut bebas dari narkoba.

Balai Besar POM juga telah melakukan penyelidikan dan evaluasi langsung ke pabrik produsen permen-permen yang diisukan mengandung narkoba ini. Dari kunjungan BPOM, diketahui bahwa permen anak-anak tersebut telah lulus uji keamanan, mutu, serta gizinya. Maka, dapat dipastikan bahwa isu permen mengandung narkoba yang tersebar di media sosial bersifat bohong atau hoax.

Kepala BPOM Penny K. Lukito dalam situs resminya mengimbau masyarakat supaya tak mudah terjebak isu yang beredar lewat media sosial. Jika Anda ragu terhadap produk tertentu, sebaiknya langsung saja hubungi pusat informasi BPOM di nomor telepon 1-500-5333 atau datang ke Unit Pengaduan Layanan Konsumen (UPLK) di Balai POM di seluruh Indonesia.

Mungkinkah ada permen mengandung narkoba yang beredar di pasaran?

Meskipun dua jenis permen yang bikin gempar ini dinyatakan aman untuk dikonsumsi, banyak orang masih merasa resah kalau ada isu permen mengandung narkoba yang dijual untuk anak-anak.

Pada dasarnya, kalau permen atau produk tersebut sudah mengantongi izin edar dari BPOM dan nomor serinya tercantum pada kemasan, produk tersebut aman. BPOM telah menguji keamanan, mutu, dan gizi setiap produk sebelum dijual di pasaran. Jadi sebaiknya Anda selalu mengecek apakah produk makanan dan minuman yang mau dibeli sudah punya izin BPOM.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Penjelasan BPOM Terkait Hasil Pemeriksaan Produk Permen Jari yang Diduga Mengandung Narkoba. http://www.pom.go.id/new/index.php/view/klarifikasi/41/-Penjelasan-Badan-POM–Terkait-Hasil-Pemeriksaan-Produk-Permen-Jari-yang-Diduga-Mengandung-Narkoba.html Diakses pada 11 April 2017.

Penjelasan BPOM Terkait Isu Produk Permen Jari Mengandung Narkoba. http://www.pom.go.id/new/index.php/view/klarifikasi/40/Penjelasan-Badan-POM-Terkait-Isu-Produk-Permen-Jari-Mengandung-Narkoba.html Diakses pada 11 April 2017.

Penjelasan BPOM Terkait Peredaran Permen Dot yang Diduga Mengandung Narkoba. http://www.pom.go.id/new/index.php/view/pers/355/Penjelasan-Badan-POM-Terkait-Peredaran-Permen-Dot-yang-Diduga-Mengandung-Narkoba.html Diakses pada 11 April 2017.

BNN Pastikan Permen Jari Tidak Mengandung Narkoba. http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/17/17594431/bnn.pastikan.permen.jari.tidak.mengandung.narkoba Diakses pada 11 April 2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 20/04/2017
x