home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Tidak Boleh Minum Susu Saat Pilek Atau Batuk?

Benarkah Tidak Boleh Minum Susu Saat Pilek Atau Batuk?

Mitos yang bilang bahwa kita tidak boleh minum es saat flu sudah dibantah oleh dunia medis. Nah, pernahkah mendengar wejangan lainnya yang bilang minum susu saat pilek atau batuk itu juga tidak baik? Benarkah demikian? Simak penjelasannya berikut ini.

Minum susu saat pilek atau batuk, boleh tidak?

Kebanyakan kasus pilek dan batuk disebabkan oleh infeksi virus yang disebut rhinovirus. Infeksi virus ini dapat menyebabkan tubuh memproduksi lendir lebih banyak, sehingga Anda gampang ingusan dan rentan batuk berdahak.

Minum susu saat pilek atau batuk bisa membuat tekstur dahak lebih tebal sehingga tenggorokan terasa lebih gatal dan tidak nyaman daripada sebelumnya. Akan tetapi, minum susu tidak akan membuat tubuh semakin banyak memproduksi lendir. Hal ini juga diperkuat oleh pernyataan dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005 terbitan Journal of the American College of Nutrition. Tim peneliti mengemukakan bahwa minum susu saat pilek atau batuk tidak terbukti membuat kondisi Anda semakin parah.

Meski demikian, kadang reaksi tidak nyaman yang ditimbulkan susu bisa disalahartikan sebagai alergi susu. Namun, alergi susu biasanya juga akan menyebabkan mual, perut kembung, atau diare.

Minum susu saat sakit justru banyak manfaatnya

Jika Anda tidak memiliki alergi atau intoleransi susu, sebenarnya sah-sah saja untuk minum susu kapanpun Anda mau. Termasuk saat sedang pilek atau batuk.

Faktanya, ada banyak manfaat yang bisa Anda raih dari minum susu selama Anda sedang sakit. Susu adalah sumber makanan tinggi vitamin, protein, dan kalori yang bisa memulihkan stamina tubuh kalau Anda tidak nafsu makan. Yogurt diperkaya dengan bakteri baik lactobacillus yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Minum susu dingin atau bahkan eskrim saat pilek dan batuk pun bisa meredakan iritasi tenggorokan, ungkap James M. Steckelberg, M.D., dokter konsultan di Mayo Clinic. mengatakan bahwa susu yang disajikan dalam keadaan dingin dapat menenangkan sakit tenggorokan.

Jadi sebenarnya, manfaat minum susu saat pilek atau batuk masih lebih besar daripada risikonya. Jika masih ragu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter yang menangani Anda.

Selain susu, apa yang bisa dikonsumsi saat pilek atau batuk?

Bila Anda tidak bisa mengonsumsi susu, Anda bisa mengonsumsi minuman lain yang bisa membantu meringankan kondisi pilek dan batuk, yaitu teh. Segelas teh hangat bisa meringankan hidung yang tersumbat karena pilek dan melegakan tenggorokan yang sakit akibat batuk. Anda juga bisa membuat campuran teh dengan jahe. Namun, pastikan juga bahwa Anda mengonsumsi cukup air putih agar lendir yang menebal menjadi lebih cepat mengencer dan tubuh Anda menjadi lebih cepat pulih.

Makanan yang juga direkomendasikan saat flu dan batuk adalah ikan salmon atau tuna yang kaya omega 3, buah jeruk atau buah beri yang mengatasi peradangan dan kaya antioksidan, serta jamur, wortel, dan ubi yang kaya akan betakaroten untuk memperkuat sisitem kekebalan tubuh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Everything You Ever Wanted to Know About Phlegm and Mucus. https://www.everydayhealth.com/cold-flu/everything-you-ever-wondered-about-mucus-and-phlegm.aspx. Dilansir pada 5 Februari 2018.

Cold symptoms: Does drinking milk increase phlegm? https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold/expert-answers/phlegm/faq-20058015. Dilansir pada 5 Februari 2018.

Does milk make mucus worse? http://www.abc.net.au/health/talkinghealth/factbuster/stories/2007/11/28/2102703.htm. Dilansir pada 5 Februari 2018.

Superfoods That Fight Colds. http://www.health.com/health/gallery/0,,20631007,00.html#blueberries-12. Dilansir pada 5 Februari 2018.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 02/03/2021
x