home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Awas, Keasyikan Main Game Terlalu Lama Bisa Sebabkan Sindrom Quervain

Awas, Keasyikan Main Game Terlalu Lama Bisa Sebabkan Sindrom Quervain

Main game, entah di ponsel atau konsol elektronik yang dipasang ke layar TV atau komputer, adalah aktivitas waktu luang favorit banyak orang. Meski begitu, jangan sampai Anda lupa waktu sampai jadi kecanduan. Keseringan main game lama-lama memicu terjadinya sindrom Quervain yang ditandai dengan pergelangan tangan dan jempol sakit.

Sindrom Quervain bikin pergelangan dan jempol tangan sakit karena kelamaan main game

Tangan dan jari-jarinya bergerak dengan bantuan tulang, otot, serta tendon (urat penghubung otot dan tulang) untuk menggenggam konsol dan memencet tombol pada joystick.

Tendon yang dipakai berulang kali secara berlebihan akan aus menipis sehingga akhirnya mengalami robekan-robekan kecil. Jika terus dipaksakan, tendon yang aus bisa meradang dan membengkak.

Ketika tendon yang membengkak bergesekan dengan terowongan sempit yang melapisinya (silinder berwarna abu-abu pada gambar bawah), ini membuat jempol sakit. Rasa sakitnya bisa menjalar hingga ke lengan bawah. Kondisi inilah yang disebut dengan sindrom Quervain atau de Quervain tenosynovitis.

Sindrom Quervain penyebab jempol sakit
Sindrom Quervain (sumber: healthwise.com)

Apa penyebab sindrom Quervain?

Dilansir dari WebMD, penyebab sindrom Quervain sebenarnya tidak diketahui secara pasti. Namun, aktivitas apa pun yang bergantung pada gerakan tangan (termasuk pergelangan tangan dan jari) yang berulang dan berlebihan, seperti bermain game; olahraga yang menggunakan stik atau raket, seperti badminton, golf, tenis); dan mengetik di komputer. Cedera pada jempol akibat tertindih benda keras juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Dibanding anak-anak, orang dewasa usia 30 sampai 50 tahun lebih berisiko mengalami sindrom Quervain. Mengapa? Mereka rentan dengan peradangan pada sendi seperti rematik dan lebih sering melakukan pekerjaan berat dan/atau kegiatan berulang yang menggunakan tangan.

Apa saja gejala sindrom Quervain?

Gejala sindrom Quervain yang paling utama adalah rasa sakit luar biasa pada pergelangan tangan dan bagian bawah jempol tangan Anda. Gejala lain yang perlu Anda perhatikan, seperti:

  • Pangkal ibu jari membengkak.
  • Sisi pergelangan tangan membengkak.

Biasanya rasa sakit akan muncul saat Anda memegang atau mencubit sesuatu. Rasa sakit bisa tambah parah saat Anda mencoba untuk menggerakan jempol atau memutar pergelangan tangan. Pada beberapa kasus, rasa sakit bisa menjalar ke sekujur lengan.

Gejalanya bisa terjadi secara bertahap atau tiba-tiba.

Bagaimana mendiagnosis sindrom Quervain?

jempol tangan sakit
sumber: healthsm.com

Ada banyak penyebab pergelangan tangan dan jempol tangan sakit, bukan hanya sindrom Quervain. Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, dokter akan melihat keadaan jempol dan mengetes rasa sakit dengan menekan jempol dan pergelangan tangan.

Selanjutnya, Anda akan direkomendasikan untuk melakukan tes Finkelstein, yaitu tes untuk menentukkan adanya sindrom Quervein dengan melakukan gerakan menekuk ibu jari, mengepal, atau memutar pergelangan tangan. Jika terasa sakit, kemungkinan hasil tes positif memiliki sindrom ini.

Cara mengobati jempol sakit akibat kebanyakan main game

Mengobati sindrom Quervain berarti mengurangi rasa sakit dan peradangannya dengan banyak cara, seperti minum obat pereda nyeri NSAID (ibuprofen atau naproxen). Sering-sering mengompres bagian tangan yang meradang dengan air dingin juga dapat meredakan rasa sakitnya. Jika tidak berhasil, dokter akan menyuntikkan steroid ke dalam selubung yang mengelilingi tendon Anda. Apabila dalam 6 bulan kondisi Anda membaik, tidak perlu perawatan lebih lanjut.

Jika masih tidak sembuh juga, dokter akan memasangkan belat pada tangan anda untuk mencegahnya banyak bergerak. Belat harus dipakai setiap hari dan baru boleh dilepas setelah 4 atau 6 minggu.

Operasi bedah untuk melepaskan selubung tendon mungkin diperlukan sebagai solusi terakhir jika cara-cara di atas tidak ada yang berhasil. Pelepasan selubung pelindung tersebut dapat membuat tendon kembali bergerak lancar tanpa rasa sakit.

Baik itu memakai belat atau dengan operasi, setelahnya Anda juga disarankan untuk mengikuti terapi fisik untuk membangun kekuatan di pergelangan, jari-jari, dan lengan. Selama masa pemulihan, Anda waib hindari aktivitas yang memberatkan tangan atau melakukan gerakan berulang dengan tangan. Selanjutnya, Anda juga perlu rutin melakukan peregangan tubuh, terutama pada tangan untuk memperkuat otot dan menjaga sendi tetap stabil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What’s de Quervain’s Tenosynovitis? https://www.webmd.com/rheumatoid-arthritis/guide/de-quervains-disease#1. Diakses pada 11 Juli 2018.

De Quervain’s tenosynovitis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/de-quervains-tenosynovitis/diagnosis-treatment/drc-20371337. Diakses pada 11 Juli 2018.

De Quervain’s Tenosynovitis. https://www.medicinenet.com/de_quervains_tenosynovitis/article.htm. Diakses pada 11 Juli 2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 12/07/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x