Main Basket Dapat Menambah Tinggi Badan, Apa Benar?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seringnya, banyak orang bilang bahwa olahraga, seperti basket, dapat membantu Anda dalam menambah tinggi badan. Tak heran, banyak orangtua yang menyarankan anaknya, terutama anak laki-laki biasanya, untuk bermain basket. Adanya gerakan loncat saat Anda main basket mungkin menjadi alasan mengapa basket dapat menambah tinggi badan. Tapi, apakah ini benar?

Benarkah main basket dapat menambah tinggi badan?

Banyak orang mengira bahwa main basket dapat menambah tinggi badan atau membuat lebih tinggi. Namun, tampaknya hal ini masih diragukan. Beberapa peneliti berpendapat bahwa melompat saat main basket dapat membuat tubuh melepaskan hormon pertumbuhan, dan hormon inilah yang memicu pertumbuhan tinggi badan. Melompat juga dapat meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh yang bekerja saat melompat, seperti kaki dan tulang belakang, sehingga juga dapat membantu menambah tinggi badan. Hal ini mungkin benar, tapi bukan berarti main basket dapat langsung membuat tinggi badan Anda bertambah dan Anda lebih tinggi.

Basket dan tinggi badan tidak mempunyai hubungan langsung. Orang yang rajin main basket bisa saja tidak lebih tinggi daripada orang yang tidak main basket. Hal ini bisa terjadi karena memang tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, tidak hanya dari main basket.

Namun begitu, Anda disarankan untuk melakukan olahraga (tidak hanya basket) sebagai upaya untuk membantu pertumbuhan tubuh, termasuk pertumbuhan tinggi badan. Kombinasi antara gen, nutrisi, dan hormon pertumbuhan yang baik dapat menghasilkan pertumbuhan tinggi badan yang optimal.

Apa saja yang memengaruhi tinggi badan?

Banyak faktor yang memengaruhi tinggi badan, mulai dari faktor yang tidak bisa Anda ubah sampai pada faktor yang bisa Anda perbaiki. Beberapa faktor yang dapat memengaruhi tinggi badan Anda adalah:

Genetik

Ini merupakan salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi tinggi badan Anda. Genetik bisa Anda dapatkan dari kedua orangtua Anda, dari ayah dan ibu. Jika kedua orangtua Anda mempunyai badan yang tinggi, Anda mempunyai kesempatan lebih besar untuk bisa tinggi.

Hormon

Hormon dalam tubuh tentu dapat memengaruhi pertumbuhan tinggi badan yang Anda punya. Pertumbuhan tulang sangat erat kaitannya dengan hormon, terutama hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan dapat dilepaskan oleh tubuh saat Anda melakukan aktivitas, seperti berolahraga, dan saat Anda tidur.

Nutrisi

Nutrisi yang Anda dapatkan dari kecil, bahkan sejak Anda berada dalam kandungan turut memengaruhi pertumbuhan tinggi badan Anda. Nutrisi yang kurang terpenuhi dapat menyebabkan pertumbuhan tulang Anda terhambat. Sebaliknya, nutrisi yang cukup sejak kecil dapat mendukung pertumbuhan tulang Anda, sehingga Anda bisa mencapai tinggi badan optimal. Beberapa nutrisi yang memengaruhi pertumbuhan tulang adalah kalsium, fosfor, seng, magnesium, dan kromium.

Olahraga

Upayakan untuk selalu berolahraga (apapun itu olahraganya) saat remaja, sebelum pertumbuhan tinggi badan Anda berhenti. Remaja merupakan kesempatan terakhir Anda untuk memperbaiki tinggi badan yang Anda punya. Karena, setelah remaja, pertumbuhan tulang untuk tumbuh memanjang akan berhenti. Olahraga yang bisa Anda lakukan selain basket adalah berenang, voli, yoga, dan lainnya.

Tidur

Tahukah Anda bahwa hormon pertumbuhan yang mendukung pertambahan tinggi badan banyak dilepaskan pada saat Anda tidur nyenyak? Tak heran, anak kecil membutuhkan tidur lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa. Karena, saat tidur, tubuh anak banyak melakukan pertumbuhan.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Fakta Unik Seputar Tinggi Badan Manusia

Tahukah Anda bahwa tinggi badan bertambah saat tidur dan akan menyusut mulai usia 40 tahun? Yuk, ketahui fakta unik tentang tinggi badan berikut ini.

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan, Informasi Kesehatan 30 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Sudah rajin sit up tapi perut masih buncit? Wajar saja, karena kita tidak bisa hanya menghilangkan lemak di bagian tertentu saja. Jadi harus bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Rangka Tubuh Sendiri, Bagaimana Cara Menghitung Ukurannya?

Katanya, orang yang tubuhnya bongsor punya rangka tubuh yang besar. Apakah benar? Berikut adalah cara menghitung ukuran rangka tubuh masing-masing.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
mengetahui umur tulang manusia

Bagaimana Cara Mengetahui Umur Tulang Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips olahraga hiv

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit