Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kanan, Pertanda Apa?

    Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kanan, Pertanda Apa?

    Saat kelelahan, Anda mungkin memiliki keluhan sakit pinggang. Terkadang, rasa sakit hanya muncul di pinggang sebelah kanan.

    Ada banyak masalah kesehatan yang menyebabkan nyeri pinggang hanya di satu sisi. Tidak selalu penyakit serius, nyeri yang dirasa bisa saja karena masalah otot biasa.

    Penyebab sakit pinggang sebelah kanan

    Sakit pinggang sebelah kanan seringkali disepelekan karena dianggap berkaitan dengan faktor kelelahan dan kurang minum.

    Padahal, kondisi ini bisa jadi merupakan sinyal dari tubuh untuk memberitahu Anda tentang adanya masalah kesehatan yang tak boleh diremehkan.

    Lantas, apa saja penyebab sakit pinggang di bagian kanan?

    1. Masalah pada otot

    sakit pinggang sebelah kanan

    Terlalu sering mengangkat beban berat dapat menyebabkan otot-otot di bagian tulang belakang dan pinggang jadi menegang.

    Bagi orang dengan kondisi fisik yang lemah atau tidak terbiasa membawa barang berat, kondisi ini bisa mengarah pada gangguan muskuloskeletal seperti otot.

    Tak heran bila Anda merasakan sakit pinggang sebelah kanan, atau di sisi yang paling sering Anda gunakan untuk mengangkat beban tersebut.

    Beberapa masalah otot yang ditandai dengan sakit pinggang di bagian kanan meliputi:

    • kram otot,
    • nyeri ligamen perut,
    • ligamen keseleo, dan
    • cedera otot tendon.

    Sakit pinggang karena masalah otot tidak hanya membuat pinggang nyeri, tapi bisa juga menyulitkan Anda berdiri atau membungkuk.

    2. Nyeri tulang belakang

    Penyebab sakit pinggang sebelah kanan lainnya adalah adanya gangguan tulang belakang.

    Sama halnya dengan masalah otot, kondisi ini dapat dipicu oleh aktivitas mengangkat beban berat dan tidak menerapkan posisi duduk yang tepat.

    Otot yang menegang karena cedera dapat menimbulkan peradangan di jaringan lunak di sekitarnya, termasuk pada tulang belakang ini.

    Menurut situs Cleveland Clinic, sakit pinggang di sisi kanan yang disebabkan oleh masalah tulang belakang dapat dipicu oleh:

    • ankylosing spondylitis,
    • radikulopati, dan
    • stenosis tulang belakang.

    Selain itu, gangguan saraf seperti stenosis atau penyempitan tulang belakang dapat menimbulkan sakit pinggang di sisi kanan.

    3. Endometriosis

    sakit pinggang sebelah kanan

    Siapa sangka kalau endometriosis juga dapat menyebabkan sakit pinggang sebelah kanan?

    Penyakit yang berkaitan dengan rahim wanita ini terjadi ketika jaringan yang melapisi dinding rahim (endometrium) tumbuh dan menumpuk di luar rahim.

    Akibatnya, wanita yang mengalami gejala endometriosis ini biasanya akan merasakan nyeri hebat atau kram di perut bawah, punggung, bahkan kaki.

    Selain sakit pinggang, gejala yang dialami oleh penderita endometriosis yaitu:

    • kram perut,
    • mual dan muntah,
    • diare, dan
    • masalah buang air kecil.

    Namun, rasa nyeri yang dialami juga akan bergantung pada lokasi tumbuh dan menumpuknya jaringan endometrium.

    Bila jaringan ini tumbuh di bagian pinggang, kemungkinan akan timbul rasa sakit di pinggang sebelah kanan.

    4. Penyakit ginjal

    Jika sakit pinggang sebelah kanan yang Anda alami tak kunjung membaik, jangan menunda kunjungan ke dokter.

    Pasalnya, kondisi ini bisa mengarah pada gejala penyakit ginjal yang disertai dengan gejala lain, yaitu:

    • jarang buang air kecil,
    • warna urine keruh,
    • kehilangan nafsu makan,
    • badan terasa lemas,
    • urine bercampur darah,
    • pembengkakan pada kaki atau tangan, atau
    • tekanan darah tinggi.

    Normalnya, setiap orang mempunyai 2 ginjal, yaitu di bagian kanan dan kiri.

    Kedua ginjal terletak di bagian punggung, tepat di bawah tulang rusuk dan berukuran sekepalan tangan.

    Apabila organ ginjal sebelah kanan mengalami masalah, biasanya Anda akan merasakan gejala seperti di atas, yang disertai sakit pinggang sebelah kanan.

    Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah sakit pinggang yang Anda alami merupakan gejala penyakit ginjal atau bukan.

    5. Masalah pada kantong empedu

    sakit pinggang sebelah kanan

    Kantong empedu atau cholecystitis (kolesistitis) adalah organ kecil yang terletak di bawah organ hati, tepat di sebelah kanan tengah perut Anda.

    Kantong empedu yang terinfeksi atau terganggu akan menyebabkan peradangan. Akibatnya, cairan pencernaan yang seharusnya dikeluarkan menumpuk, bahkan menyebabkan batu empedu.

    Kolesistitis, terutama jika sudah akut, dapat terjadi secara mendadak dan menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan dan gejala lainnya, seperti:

    • demam di atas 38 °C,
    • mual dan muntah,
    • perut kembung,
    • badan terasa panas dingin,
    • perut terasa nyeri terutama saat bernapas, dan
    • mengalami sakit kuning.

    Nyeri dimulai di perut bagian tengah hingga kanan atas dan dapat menyebar ke tulang belikat kanan, punggung, hingga pinggang.

    Tak heran bila terkadang Anda akan merasa sakit pinggang sebelah kanan saat mengalami penyakit ini.

    6. Infeksi saluran kemih

    Mengalami sakit pinggang sebelah kanan dan sering kencing bisa jadi gejala infeksi saluran kemih (ISK).

    Infeksi saluran kemih disebabkan oleh adanya bakteri dalam saluran kemih (uretra) yang dapat mengganggu organ ginjal dan kandung kemih.

    Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering pada perempuan karena memiliki uretra yang lebih pendek sehingga lebih mudah terinfeksi.

    Gejala ISK yang biasanya dialami meliputi:

    • keinginan untuk buang air kecil lebih sering,
    • urine keruh atau berbau menyengat,
    • nyeri saat pipis,
    • urine berdarah atau bernanah, dan
    • sakit di bagian pinggang atau panggul.

    Selain itu, gejala yang ditimbulkan dapat berbeda sesuai bagian tubuh yang terinfeksi.

    Jika infeksi mengarah pada kandung kemih, Anda mungkin akan merasakan sakit di bagian perut bawah atau pelvis.

    Sementara itu, jika infeksi mengarah pada ginjal, Anda bisa saja mengalami sakit pinggang di sebelah kanan atau kiri, tergantung bagian ginjal yang terinfeksi.

    7. Nyeri panggul selama hamil

    Kehamilan merupakan salah satu penyebab munculnya sakit pinggang.

    Nyeri panggul selama kehamilan dapat mempengaruhi satu atau kedua sisi punggung bawah dan pinggang Anda, bahkan hingga perineum atau paha Anda.

    Kondisi ini wajar terjadi selama kehamilan, terutama saat janin dalam rahim Anda semakin membesar.

    Tak jarang Anda juga mengalami sakit pinggang sebelah kanan dan sering kencing.

    Hal ini disebabkan oleh pembesaran rahim yang menekan bagian kandung kemih dan organ lainnya, sehingga frekuensi buang air kecil meningkat.

    Tak jarang berat badan janin yang terlalu besar juga semakin memperparah kondisi ini, terutama di malam hari setelah kelelahan melakukan aktivitas seharian.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Lower Right Back Pain: Causes & Pain Relief. (2022). Retrieved 23 September 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22864-lower-right-back-pain

    Cholecystitis: Gallbladder Inflammation, Symptoms, Treatment. (2022). Retrieved 23 September 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15265-gallbladder-swelling–inflammation-cholecystitis

    Back pain – Symptoms and causes. (2022). Retrieved 23 September 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/symptoms-causes/syc-20369906

    Topics, H., Pain, B., & Pain, B. (2017). Back Pain. Retrieved 23 September 2022, from https://www.niams.nih.gov/health-topics/back-pain

    Topics, H. (2022). Kidney Diseases | Renal Disease | MedlinePlus. Retrieved 23 September 2022, from https://medlineplus.gov/kidneydiseases.html

    Ways of Relieving Right Side Back Pain. (2022). Retrieved 23 September 2022, from https://www.ramsayhealth.co.uk/blog/orthopaedics/ways-of-relieving-right-side-back-pain

    Endometriosis. (2021). Retrieved 23 September 2022, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/endometriosis

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany Diperbarui Oct 04
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan