Adrenal Fatigue, Kondisi yang Diduga Membuat Anda Selalu Kelelahan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 5 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Terus merasa kelelahan, tentu mengganggu rutinitas Anda. Bisa jadi ini bukan kelelahan biasa dan merupakan pertanda dari adrenal fatigue (kelelahan adrenal). Sebenarnya, apa itu adrenal fatigue?

Apa itu adrenal fatigue?

Menurut Todd D. Nippoldt, MD seperti dilansir dari laman Mayo Clinic, adrenal fatigue adalah istilah pada sekumpulan gejala umum, seperti nyeri badan, kelelahan, gangguan tidur, dan masalah tidur.

Meski begitu, menurut laman Harvard Health Publishing, kondisi ini belum sepenuhnya diakui oleh ahli endokrinologi sebagai suatu kondisi kesehatan.

Terlebih banyak pula kondisi kesehatan yang menyebabkan gejala serupa.

Keputusan tersebut juga didukung oleh sebuah laporan tahun 2016 pada jurnal BMC Endocrine Disorder yang meninjau kembali 58 studi mengenai keletihan adrenal.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa seluruh studi yang telah dilakukan masih memiliki keterbatasan. Misalnya, tes untuk mengetahui tingkat kortisol (hormon stres) pada air liur untuk menegakkan diagnosis tidak menunjukkan banyak perbedaan.

Sebanyak 61% hasil tes air liur dari semua studi tidak menunjukkan perbedaan yang bisa dijadikan tolok ukur. Baik itu tingkat kortisol di air liur pada orang sehat ataupun dengan orang yang dianggap memiliki kelelahan adrenal.

Mengapa bisa muncul istilah adrenal fatigue?

HIV mudah lelah

Meski belum ditetapkan sebagai salah satu penyakit, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui tentang kelalahan adrenal.

Istilah “kelelahan adrenal” pertama kali dipopulerkan tahun 1998 oleh James Wilson, PHD, seorang ahli pengobatan alternatif. Kondisi ini merujuk adanya gangguan pada kelenjar adrenalin yang berada di atas ginjal.

Kelenjar adrenalin bertugas untuk memproduksi hormon yang dibutuhkan tubuh, salah satunya hormon kortisol atau dikenal juga dengan hormon stres. Jadi, saat Anda stres, maka kelenjar ini akan sangat aktif memproduksi hormon kortisol.

Salah satu teori menyebutkan bahwa penyebab fatigue adrenal adalah kondisi stres berkepanjangan. Stres berkepanjangan menyebabkan kelenjar adrenal bekerja terus-menerus. Kelelahan organ inilah yang menyebutkan tubuh kelelahan.

Selain tubuh merasa lelah tanpa henti, gejala lain yang dipercaya terjadi akibat kelelahan adrenal, antara lain:

  • Badan pegal-pegal
  • Berat badan menurun tanpa sebab
  • Tekanan darah rendah
  • Sakit kepala ringan
  • rambut rontok
  • Perubahan warna kulit
  • Otak berkabut
  • Suasana hati (mood) mudah berubah
  • Mengidam makan makanan manis atau asin
  • Masalah pencernaan, seperti mual, muntah, diare, atau sakit perut

Lantas, mungkinkah saya kena adrenal fatigue?

Bila seseorang mengalami kelelahan ekstrem disertai gejala lain, dokter akan mengutamakan beberapa kondisi lain ketimbang kelelahan adrenal (adrenal fatigue).

Dokter lebih mungkin mendiagnosis beberapa kondisi di bawah ini jika muncul gejala-gejala yang serupa, antara lain:

  • Depresi
  • Sleep apnea (napas terhenti sejenak saat tidur)
  • Fibromyalgia (gangguan pada otak yang memengaruhi sinyal rasa sakit)

Untuk meringankan gejala yang dicurigai sebagai kelelahan adrenalin, dokter mungkin akan lebih berfokus pada perubahan gaya hidup yang sehat. Perubahan gaya hidup untuk mengurangi gejala, meliputi:

  • Memperbaiki jam tidur agar kualitas tidur jadi lebih baik
  • Memperbanyak makanan yang bergizi, yang kaya vitamin C, vitamin B, dan magnesium
  • Pengaturan kembali rutinitas sehari-hari agar tubuh tidak kelelahan
  • Mengikuti konseling dan belajar untuk menangani stres, seperti latihan pernapasan dan visualisasi

Agar diagnosis penyakit jadi lebih jelas, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan serangkaian tes kesehatan sebelum akhirnya mendiagnosis Anda dengan suatu kondisi tertentu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Suka Tanpa Sadar Menghela Napas Saat Merasa Stres?

Tanpa disadari, anda akan menghela napas saat lelah dan stres. Kenapa hal ini bisa terjadi secara spontan dan apa hubungannya dengan kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 26 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mengatasi Kelelahan Akibat Terserang Radang Usus (IBD)

Selain kurang tidur, radang usus (IBD) juga bisa menimbulkan kelelahan. Penting untuk mencari tahu cara mengatasi kelelahan akibat radang usus ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 7 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Pengidap HIV Jadi Mudah Lelah? Yuk, Pelajari Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Pengidap HIV mudah lelah, bahkan ketika melakukan aktivitas sederhana. Ternyata, ada banyak penyebabnya selain sistem imun yang melemah.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
HIV/AIDS, Kesehatan Seksual 2 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Strategi Agar Tidak Cepat Lelah Saat Olahraga

Olahraga sebentar sudah langsung lelah? Mungkin ini sering terjadi. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tidak cepat lelah saat olahraga.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 30 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susah tidur malam meski badan capek

Susah Tidur Malam Meski Tubuh Kelelahan, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sinusitis adalah

Sinusitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
hepatitis b adalah

Hepatitis B

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
didi kempot meninggal

Didi Kempot Tutup Usia Diduga Kelelahan, Bagaimana Hingga Jadi Fatal?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit