home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Gonta-ganti Sabun Pembersih Wajah Bikin Kulit Wajah Rusak?

Apakah Gonta-ganti Sabun Pembersih Wajah Bikin Kulit Wajah Rusak?

Tak semua produk sabun cuci muka cocok untuk setiap orang. Jenis dan sensitivitas kulit setiap orang yang berbeda-beda, memengaruhi cara kerja produk pembersih pada kulit.

Tak jarang, kulit Anda menjadi lebih kering atau bahkan muncul ruam dan iritasi. Ini yang menyebabkan Anda kerap beralih dari satu produk pembersih wajah ke produk lainnya. Namun, tidakah hal ini justru semakin membahayakan kesehatan kulit Anda?

Efek mengganti sabun cuci muka terlalu sering

Mengganti produk perawatan wajah memang sangat dianjurkan ketika Anda mengalami sejumlah permasalahan kulit setelah menggunakan produk selama beberapa hari.

Namun hal ini dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan kulit Anda jika dilakukan terlalu sering.

Menurut American Academy of Dermatology, mengganti produk perawatan wajah setiap minggunya dapat memicu terjadinya iritasi kulit hingga kemunculan jerawat. Terutama jika produk pengganti yang digunakan memiliki kandungan yang sangat berbeda dengan produk sebelumnya.

Mengganti sabun cuci muka terlalu sering juga tidak disarankan hanya karena Anda tidak puas dengan produk tersebut. Hal ini malah akan berimplikasi pada produk pengganti yang membutuhkan waktu lebih lama untuk berkerja secara efektif.

Anda tidak bisa mendapatkan hasil dari produk pembersih wajah secara instan, terutama bagi kulit wajah yang berjerawat. Rata-rata untuk menghilangkan jerawat yang meradang diperlukan waktu selama 3 hingga 4 bulan.

Apabila tidak menunjukan komplikasi kulit, berilah waktu untuk produk tersebut bekerja setidaknya dengan rutin menggunakannya selama 6 hingga 8 minggu. Jika setelahnya tidak memperlihatkan perubahan, Anda bisa beralih pada produk lain.

Lalu, bagaimana memilih sabun cuci muka yang tepat?

Anda perlu memakai sabun cuci muka yang telah diformulasikan secara khusus untuk kulit wajah. Karena produk perawatan kulit pada setiap orang memiliki efek yang berbeda, maka sebaiknya Anda memilih pembersih wajah yang disesuaikan dengan jenis dan sensitivitas kulit Anda.

Tipe kulit normal sebaiknya menggunakan sabun yang tidak menghilangkan kandungan minyak alami kulit. Sebaliknya, kulit berminyak membutuhkan sabun yang bisa mereduksi kadar minyak alami. Sabun tersebut biasanya mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida.

Sementara bagi pemilik kulit kering, tidak disarankan memilih sabun pembersih yang mengandung alkohol tinggi karena bisa mengikis kulit. Sabun cuci muka yang tidak mengandung wewangian, pewarna, dan alkohol cocok untuk tipe kulit sensitif.

Secara penelitian, Anda perlu memilih sabun cuci muka yang memiliki pH lebih asam yang mana mendekati kadar pH alami kulit. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan NCBI, produk pembersih yang baik untuk wajah adalah yang memiliki pH 4 sampai 5.

Cara membersihkan wajah dengan sabun cuci muka

Setelah menemukan produk yang cocok untuk kulit, Anda tak bisa sembarangan membersihkan wajah. Alih-alih kulit sehat, keliru membersihkan wajah malah menimbulkan berbagai masalah kulit.

Ikuti aturan membersihkan wajah berikut ini agar kulit terhindar dari jerawat, ruam, dan iritasi.

  1. Mencuci muka secara rutin yaitu setelah dan sesudah bangun tidur. Di pagi hari, kulit wajah perlu dibersihkan dari minyak yang diproduksi selama tidur. Pada malam hari, kulit wajah perlu dibersihkan dari kotoran dan riasan yang menempel selepas beraktivitas.
  2. Anda tidak perlu membersihkan wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit wajah menjadi kering.
  3. Bagi Anda yang terpapar polusi secara intens atau memakai riasan tebal sebaiknya melakukan double cleansing.
  4. Bersihkan setiap bagian wajah secara menyeluruh dengan sabun wajah dan air hangat. Lakukan gerakan memijat dengan lembut saat membersihkan. Jangan mengusap wajah terlalu keras karena bisa memicu iritasi
  5. Bilas wajah dengan air hangat bersih.
  6. Keringkan wajah dengan handuk khusus wajah bukan handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh.
health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How Bad Is It to Switch Up Your Skin-Care Products All the Time? https://www.self.com/story/how-bad-is-it-to-switch-skin-care-products.Diakses pada 4 Desember 2019.

10 SKIN CARE SECRETS FOR HEALTHIER-LOOKING SKIN. https://www.aad.org/skin-care-secrets/healthier-looking-skin. Diakses pada 4 Desember 2019.

10 SKIN CARE HABITS THAT CAN WORSEN ACNE. https://www.aad.org/habits-to-stop.Diakses pada 4 Desember 2019.

The Relation of pH and Skin Cleansing.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/30130782.Diakses pada 4 Desember 2019.

Picking a Soap for Washing Your Face.https://www.verywellhealth.com/how-to-pick-a-soap-to-wash-your-face-1069219.Diakses pada 4 Desember 2019.

FACE WASHING 101. https://www.aad.org/skin-care-basics/face-washing-101.Diakses pada 4 Desember 2019.

Skincare Advice from Gervaise Gerstner, MD. https://www.ujajcc.org/index.php?src=blog&year=2013&srctype=detail&blogid=4536.Diakses pada 4 Desember 2019.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Fidhia Kemala pada 31/01/2020
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
x