home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Setelah Terserang Stroke, Kapan Proses Pemulihannya Mulai Bisa Dilakukan?

Setelah Terserang Stroke, Kapan Proses Pemulihannya Mulai Bisa Dilakukan?

Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika berkurang atau terganggunya pasokan darah menuju otak. Akibatnya, kebutuhan oksigen dan nutrisi yang seharusnya diperoleh otak pun tidak tercukupi. Stroke identik dengan kondisi yang datang secara tiba-tiba, sehingga harus segera ditangani sebelum terlambat. Setelah mengalami stroke, kapan pasien bisa mulai melakukan proses penyembuhan stroke?

Kapan proses penyembuhan stroke dimulai?

Stroke bukanlah penyakit ringan yang bisa dianggap enteng. Sebaliknya, serangan stroke justru dapat mengakibatkan masalah pada kemampuan kognitif, motorik, sensorik, hingga bicara (bahasa). Tak jarang, stroke bahkan bisa menimbulkan gangguan serius pada kemampuan tubuh jangka panjang, tergantung dari tingkat keparahan stroke tersebut.

Itulah mengapa penyembuhan stroke merupakan proses panjang yang membutuhkan banyak waktu, usaha, serta kesabaran. Saat terkena stroke, dokter akan melakukan serangkaian tindakan guna mengontrol kondisi pasien agar lebih stabil, mencegah serangan stroke kembali, serta menghindari komplikasi yang mungkin terjadi akibat stroke.

Setelah kondisi kesehatan dirasa sudah cukup stabil, pasien stroke mulai bisa melakukan terapi penyembuhan stroke. Atau dengan kata lain, proses pemulihan atau rehabilitasi stroke baru bisa dimulai sekitar 24-48 jam setelah stroke.

Semakin cepat proses pemulihan atau penyembuhan stroke dimulai, semakin besar peluang pasien untuk mengembalikan fungsi otak dan tubuh yang sempat hilang.

Berapa lama waktu pemulihan stroke berlangsung?

Durasi waktu yang dibutuhkan untuk rehabilitasi atau penyembuhan stroke tergantung pada kondisi tubuh serta tingkat keparahan stroke yang dialami. Jika stroke yang pasien alami cukup parah, bahkan disertai dengan komplikasi penyakit, tentu butuh waktu pemulihan yang tidak sebentar.

Sebaliknya, waktu pemulihan bisa terbilang singkat ketika kondisi stroke yang dialami tidak terlalu parah. Selama proses penyembuhan berlangsung, pasien akan terus dibimbing untuk melatih dan mempelajari kembali kemampuan tubuhnya yang mungkin sempat hilang.

Apa saja kemampuan yang bisa dipulihkan pasca stroke?

Tujuan proses rehabilitasi atau penyembuhan stroke yaitu untuk mengembalikan kemampuan tubuh, seperti:

1. Berbicara

Stroke bisa mengakibatkan menurunnya kemampuan berbahasa (berbicara) seseorang, yang disebut sebagai afasia. Kondisi ini biasanya ditandai dengan sulit berbicara dengan lancar, hingga sulit merangkai kalimat yang tepat untuk berbicara.

Proses rehabilitasi stroke akan membantu pasien untuk belajar bicara dan berkomunikasi dengan jelas, sesuai dengan masalah bicara yang dialami.

2. Kognitif

Terganggunya kemampuan berpikir, perubahan perilaku, hingga melemahnya daya ingat merupakan masalah utama yang kerap dialami pasien stroke. Jika tidak segera dipulihkan, tentu akan berisiko buruk bagi kesehatan dan keselamatan pasien itu sendiri. Maka itu, seorang terapis akan membantu memulihkan keterampilan kognitif yang terganggu ini.

3. Motorik

Gejala umum stroke lainnya berupa melemahnya otot-otot di salah satu atau kedua sisi tubuh, sehingga pergerakan tubuh pun terganggu. Lambat laun, kondisi tersebut akan menghambat pasien untuk berjalan, melakukan berbagai aktivitas fisik lainnya, bahkan bisa sampai mengalami kejang otot.

Di sini, terapis akan membantu pasien untuk belajar bagaimana caranya menggunakan otot dan menyeimbangkan tubuhnya. Rutin melakukan latihan peregangan, serta ditambah dengan penggunaan alat bantu jalan setidaknya bisa membantu mempercepat kembalinya kemampuan motorik yang hilang.

4. Sensorik

Tak jarang, stroke bisa menghambat kemampuan tubuh untuk merasakan panas, dingin, dan fungsi sensorik lainnya. Namun tak perlu khawatir, terapis akan membantu proses penyembuhan stroke dengan melatih pasien menyesuaikan diri dengan adanya perubahan dari lingkungan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Stroke Recovery: What to Expect. https://www.healthline.com/health/stroke/recovery Diakses pada 29 Januari 2019.

Stroke Rehabilitation: What to Expect as Your Recover. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stroke/in-depth/stroke-rehabilitation/art-20045172 Diakses pada 29 Januari 2019.

Recovery Stroke. https://www.nhs.uk/conditions/stroke/recovery/ Diakses pada 29 Januari 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x