home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Masalah Keseimbangan Pasca Stroke

Masalah Keseimbangan Pasca Stroke

Stroke dapat mempengaruhi bagian dari sistem keseimbangan Anda. Biasanya tubuh Anda dapat mengatasi masalah ringan, tetapi jika mereka lebih parah, sistem Anda tidak akan dapat bekerja secara efektif dan dia mungkin akan merasa tidak seimbang.

Saya khawatir terjatuh karena masalah keseimbangan ini. Adakah bantuan yang tersedia?

Gangguan keseimbangan meningkatkan risiko Anda untuk jatuh. Ini adalah penyebab umum dari kecelakaan yang dapat menyebabkan cedera serius. Anda dapat pergi rumah sakit di mana mereka akan memeriksa dan mengobati:

  • Kondisi lain yang Anda miliki dan mungkin meningkatkan risiko jatuh
  • Memastikan obat-obatan Anda tidak memiliki efek samping yang meningkatkan risiko jatuh
  • Penglihatan Anda
  • Kaki dan alas kaki Anda, dan lingkungan rumah Anda untuk mengetahui apakah ada hal lain yang meningkatkan risiko jatuh atau apakah ini hanya sekedar masalah adaptasi (seperti pegangan tangan saat melangkah atau tempat duduk untuk membantu Anda selama mandi, bisa membantu).

Bila Anda pernah jatuh dan merasa tidak seimbang serta berisiko melukai diri sendiri, dokter bisa merujuk Anda ke pusat pelatihan keseimbangan. Beri tahu tenaga ahli bahwa Anda rutin memeriksakan diri ke dokter dan dokter Andalah yang merujuk tenaga ahli tersebut sesuai permintaan Anda.

Bantuan seperti apa yang tersedia untuk mengatasi masalah keseimbangan?

Pusing pasca stroke yang berpengaruh pada batang otak jarang berlangsung lama. Masalah yang disebabkan oleh stroke menandakan bahwa Anda tidak bisa langsung bergerak. Tidak dapat bergerak untuk waktu lama dapat mempengaruhi lamanya masalah keseimbangan Anda agar bisa membaik. Cobalah untuk bergerak sesegera mungkin akan membantu pemulihan Anda.

Perkembangan cenderung akan lebih cepat pada beberapa hari pertama atau minggu pasca stroke tetapi bisa berlanjut secara perlahan berbulan-bulan atau bahkan menahun. Namun, setiap orang berbeda dan tidak ada waktu tetap yang dapat memastikan kapan kondisi akan membaik. Sama seperti pada semua pengaruh fisik akibat stroke, ahli fisioterapi bisa menyarankan terapi atau olahraga yang dapat membantu untuk pemulihan. Kebanyakan orang akan memeriksakan diri ke ahli fisioterapi selama berada di rumah sakit. Bila Anda berada di rumah, dokter bisa merujuk ke ahli fisioterapi.

Melatih ulang keseimbangan

Terdapat bukti penelitian yang baik bahwa olahraga dan melatih ulang keseimbangan adalah cara efektif dalam mengobati masalah keseimbangan. Agar bisa efektif, olaharaga perlu:

  • Intensif – Anda perlu melakukan sebanyak yang Anda bisa dan sesering mungkin
  • Individu – Anda perlu berlatih akan hal-hal yang Anda rasa sulit
  • Fungsional – Anda perlu berlatih kegiatan sehari-hari yang Anda rasa sulit, seperti berdiri dan duduk, cobalah mengubah permukaan menjadi tidak rata dan terdapat beberapa rintangan, ubah arah dan kecepatan, naik tangga
  • Progresif – Anda perlu melakukan aktivitas yang menantang saat sudah bisa melakukan suatu aktivitas untuk meningkatkan kondisi.

Latihan mungkin termasuk melangkah, bergerak dari posisi duduk ke posisi berdiri, berlatih meraih objek dan berdiri pada permukaan tidak rata. Latihan treadmill berguna. Sebagai bagian dari program, hal ini dapat membantu untuk meningkatkan stamina Anda secara bertahap. Program ini mungkin tersedia di bagian fisioterapi tempat Anda berlatih, atau banyak daerah menawarkan ‘latihan skema resep’ (nama yang berbeda digunakan di daerah yang berbeda) di mana Anda dapat bekerja dengan pelatih kebugaran yang terlatih untuk bekerja dengan orang-orang cacat di pusat kebugaran setempat. Dokter Anda bisa memberitahu pilihan yang tersedia di dekat tempat Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Balance problems after stroke. https://www.stroke.org.uk/sites/default/files/balance_problems_after_stroke.pdf. Accessed July 14th, 2015.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 21/12/2020
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team