home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Operasi Selalu Merupakan Pilihan Terbaik Untuk Stroke Berat?

Apakah Operasi Selalu Merupakan Pilihan Terbaik Untuk Stroke Berat?

Sering kali, serangan stroke tidak menyebabkan kerusakan otak yang signifikan sehingga masih bisa dipulihkan dengan mengonsumsi obat dan terapi. Meskipun begitu, beberapa kasus serangan stroke menyebabkan perdarahan hebat yang berdampak serius. Dalam kondisi terntentu, tindakan operasi stroke perlu dilakukan secepat mungkin demi mencegah risiko kematian.

Kapan operasi stroke perlu dilakukan?

Operasi stroke perlu dilakukan saat terjadinya serangan stroke hemoragik yaitu stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah sehingga mengakibatkan terjadinya perdarahan di dalam otak.

Ketika stroke hemoragik berlangsung, kondisi ini mempengaruhi aliran darah yang melalui pembuluh darah arteri utama di serebral tengah. Hampir seluruh bagian otak benar-benar kekurangan darah, menyebabkan kematian yang cepat serta perdarahan di hampir setengah bagian otak.

Karena otak terbungkus oleh dinding tulang tengkorak, perdarahan ini menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial (ICP) yang menghasilkan pembesaran area kerusakan pada otak.

Pada akhirnya, peningkatan tekanan intrakranial akan menghalangi darah mengalir ke bagian otak yang mengakibatkan cepatnya proses kematian sel-sel otak. Dalam sebagian besar kasus, cara terbaik untuk meringankan tekanan intrakranial yaitu melalui operasi stroke yang disebut hemikraniektomia.

Apa itu hemikraniektomia?

Hemikraniektomia merupakah salah satu prosedur efektif untuk mengurangi tingkat perdarahan otak.

Prosedur operasi stroke ini dilakukan dengan penggunaan anestesi, mengangkat sebagian rangka tengkorak agar memungkinkan otak mengalami perdarahan yang melampaui batas tulang tengkorak tanpa menyebabkan peningkatan tekanan otak lebih lanjut.

Bagian rangka tengkorak yang diangkat biasanya dibekukan sampai perdarahan mereda, dan selanjutnya rangka tengkorak bisa dipasang kembali.

Apakah setiap kasus stroke berat harus melalui prosedur hemikraniektomia? Tidak.

Memang banyak dokter yang menganjurkan demikian pada kasus perdarahan otak yang parah akibat stroke hemoragik. Akan tetapi, banyak juga dokter lain beranggapan bahwa walaupun manfaat operasi stroke dengan hemikraniektomia tidak menjamin kualitas hidup pasien pasca operasi akan lebih membaik.

Hal ini biasanya terjadi pada serangan stroke hemoragik yang menyebabkan perdarahan besar, bagi orang-orang yang lemah secara medis, serta penderita usia lanjut. Dengan demikian, banyak kontroversi seputar dampak prosedur ini terhadap kehidupan pasien dan keluarganya.

Siapa yang dapat menyetujui operasi hemikraniektomia?

Keputusan apakah pasien harus menjalani hemikraniektomi hanya dapat dilakukan setelah adanya pertimbangan dan persetujuan dari pihak keluarga.

Oleh karena itu, pendapat serta persetujuan keluarga sama penting dengan yang dilakukan oleh tim medis, kecuali jika operasi stroke dilakukan dalam keadaan yang sangat genting.

Untungnya adalah banyak keluarga yang mengetahui keinginan si pasien sebelum terkena stroke melalui hasil pembicaraan.

Misalnya, pasien mungkin telah berbicara kepada orangtuanya atau saudara tentang keinginan untuk merelakannya dalam damai apabila terserang cedera otak berat atau akan cacat seumur hidup. Dalam kasus tersebut, adalah hal bijak untuk menghormati keinginan sang pasien.

Bagaimana Anda mempertimbangkan operasi hemikraniektomia?

Apabila Anda dihadapkan pada sebuah kenyataan di mana orang terdekat Anda harus menjalani operasi stroke hemikraniektomi, pertanyaan berikut ini mungkin dapat membantu.

  • Seberapa besar kemungkinan berfungsinya kembali otak orang yang Anda kasihi setelah menjalani prosedur hemikraniektomi?
  • Bila operasi dilakukan dan ia dapat bertahan dengan stroke, apakah ia memiliki kesempatan untuk bisa makan atau bernapas? Jika tidak, apakah ia pernah menceritakan perasaannya tentang pemakaian tabung makanan atau ventilasi mekanik?
  • Apakah orang yang Anda cintai pernah menyatakan apa yang inginkan jika harus menghadapi kondisi seperti ini?

Jenis operasi stroke lainnya

Pengobatan stroke melalui operasi tak hanya bisa memperbaiki kerusakan, tapi juga membantu mencegah masalah di masa depan.

Dalam beberapa kasus stroke ringan misalnya, terdapat kondisi di mana obat stroke ringan tidak lagi efektif dalam mencegah serangan stroke yang sebenarnya. Kondisi pembuluh arteri yang semakin menyempit sehingga bisa memicu penyumbatan dalam waktu dekat. Untuk itu, dokter akan menganjurkan Anda untuk menjalani prosedur operasi stroke.

Pada orang yang berisiko mengalami stroke hemoragik, area yang mungkin terkena serangan stroke harus berada cukup dekat dengan permukaan otak supaya ahli bedah dapat mengakses pembuluh darah tersebut. Jika dokter bedah dapat mengakses pembuluh darah yang terpengaruh tersebut, ia bisa mengangkatnya lewat operasi.

Operasi stroke seperti ini dapat mengurangi risiko pecahnya pembuluh darah di masa depan. Beberapa jenis operasi stroke yang dilakukan untuk kembali melancarkan aliran darah ke otak adalah:

Endarterektomi karotid

Endarterektomi karotis merupakan operasi stroke yang dilakukan pada pasien yang menunjukkan gejalastroke ringan. Artinya serangan stroke hanya terjadi sementara waktu.

Namun operasi untuk pencegahan stroke ini juga dapat dilakukan apabila diketahui terdapat faktor risiko stroke lain seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi, dan kolesterol.

Dalam prosedur ini, ahli bedah akan mengangkat plak pada pembuluh arteri yang berpotensi menyebabkan serangan stroke dikemudian hari.

Padastudi yang dilakukan Department of Clinical Epidemiology and Biostatistics, McMaster University, Canada, operasi ini efektif mencegah stroke pada 70 sampai 99 persen mencegah stroke pada pasien yang mengalami serangan stroke ringan akibat penyempitan di arteri karotis.

Angioplasti

Arteri karotis yang menyempit juga dapat diperlebar denganprosedur angioplasti. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasang katerer pada pembuluh dara pada bagaian pangkal paha yang membawa alat stenting, seperti balon, menuju arteri karotis.

Setelah sampai pada arteri karotis, alat stenting kemudian dibuka sehingga memperluas bagian pembuluh arteri yang tersumbat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Stroke management: decompressive hemicraniectomy.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4415507/.Diakses 13 November 2019.

Revisiting Hemicraniectomy: Late Decompressive Hemicraniectomy for Malignant Middle Cerebral Artery Stroke and the Role of Infarct Growth Rate.https://www.hindawi.com/journals/srt/2017/2507834/.Diakses 13 November 2019.

Decompressive Hemicraniectomy With Duraplasty: A Treatment for Large-Volume Ischemic Stroke.https://www.medscape.com/viewarticle/512034.Diakses 13 November 2019.

Beneficial effect of carotid endarterectomy in symptomatic patients with high-grade carotid stenosis.https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/1852179. Diakses 13 November 2019.

Surgical Treatments for Stroke.https://stanfordhealthcare.org/medical-conditions/brain-and-nerves/stroke/treatments/surgical.html.Diakses 13 November

Diagnosis.https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stroke/diagnosis-treatment/drc-20350119. Diakses 13 November

Foto Penulis
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 01/01/1970
x