home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Meningioma, Tumor Otak yang Bisa Menyebabkan Kebutaan

Mengenal Meningioma, Tumor Otak yang Bisa Menyebabkan Kebutaan

Mungkin Anda tidak familiar dengan penyakit meningioma. Meningioma adalah salah satu jenis tumor otak yang paling sering ditemukan. Tidak seperti tumor otak lainnya, meningioma sering menyebabkan gangguan pada penglihatan karena posisinya tumor yang dekat dengan saraf penglihatan. Mari kenali lebih dalam mengenai meningioma.

Siapa yang bisa terkena meningioma?

Meningioma adalah tumor otak yang paling sering ditemukan, kebanyakan menyerang wanita yang berusia 50 tahun ke atas. Namun bukan berarti hanya kelompok usia tersebut saja yang bisa mengalami penyakit ini.

Sebanyak 60 persen orang yang mengalami meningioma, diketahui juga memiliki gangguan pada gennya. Sementara efek lingkungan terhadap penyakit ini masih belum diketahui pasti dan harus diteliti lebih lanjut. Sehingga, siapa saja sebenarnya dapat menderita meningioma, hanya saja berdasarkan hasil penelitian.

Untuk itu, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penyakit tumor otak ini.

Apa saja gejala meningioma?

Meningioma adalah tumor otak yang biasanya tidak menimbulkan gejala apapun ketika masih stadium awal. Ukuran tumor akan membesar sekitar satu sampai tiga milimeter per tahun.

Karena dekat dengan saraf pada mata, tumor yang membesar akan menekan bagian saraf penglihatan dan menyebabkan sebagian penglihatan hilang. Jika semakin besar, bukan tidak mungkin saraf pada mata akan rusak dan akhirnya membuat kemampuan penglihatan hilang.

Apabila tumor sudah mendesak ke rongga mata, tumor dapat menyebabkan mata terlihat menonjol keluar. Umumnya penonjolan ini hanya terjadi pada salah satu mata.

Selain itu juga dapat terjadi gangguan dari pergerakkan bola mata, mendesak ke rongga hidung, dan menyebabkan penurunan penciuman.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan

Perimetri merupakan pemeriksaan yang akan terlebih dahulu dilakukan pada saat Anda datang dengan keluhan adanya penurunan sebagian penglihatan.

Selama proses pemeriksaan Anda akan diminta untuk melihat ke satu titik tertentu pada alat dan memencet tombol khusus saat Anda melihat cahaya. Hasil pemeriksaan akan membantu untuk memastikan sekaligus menentukan posisi hilangnya sebagian penglihatan Anda.

Apabila dokter spesialis mata Anda memiliki kecurigaan ke arah tumor di otak, diperlukan beberapa pemeriksaan tambahan lain, yaitu:

  • CT scan dengan atau tanpa kontras untuk menentukan lokasi pasti dan juga ukuran daripada tumor.
  • MRI memiliki peran yang hampir serupa dengan CT scan.

Mengenal stadium pada meningioma

Beberapa stadium yang diketahui ketika seseorang mengalami meningioma adalah:

  • Stadium 1 dikategorikan sebagai tumor otak jinak.
  • Stadium 2 merupakan stadium transisi, sel tidak lagi menunjukkan gambaran sebagai sel jinak namun belum dapat dikategorikan sebagai sel ganas.
  • Stadium 3 digolongkan sebagai tumor otak ganas

90 persen penderita umumnya berada pada stadium 1, sedangkan 10 persen sisanya terbagi ke dalam stadium 2 dan 3.

Pengobatan seperti apa yang dapat dilakukan?

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit meningioma adalah:

  • Operasi pengangkatan tumor. Operasi akan membantu mengurangi efek penekanan pada saraf penglihatan dan juga untuk pemeriksaan sel dari tumor sehingga stadium penyakit dapat ditentukan.
  • Radioterapi. Tindakan ini dapat dilakukan pada penderita yang tidak dapat menjalani operasi. Pada beberapa kasus radioterapi juga dilakukan bersamaan dengan operasi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
  1. Sphenoid Wing Meningioma [Internet]. Demyelinating Optic Neuritis – EyeWiki. 2014 [cited 2018Jun20]. Available from: http://eyewiki.aao.org/Sphenoid_Wing_Meningioma
  2. Ophthalmology AAO 2014-2015 Basic and Clinical Science Course (BCSC): Section 5: Neuro-Ophthalmology. MD HDS, editor. American Academy of Ophthalmology; 2014
  3. Bowling B. Kanski’s clinical ophthalmology. 8th ed. Elsevier; 2016.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Laura Agnestasia Dj.
Tanggal diperbarui 14/07/2018
x