home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Migrain Kambuh Lagi? Mungkin Anda Terlalu Sering Main HP!

Migrain Kambuh Lagi? Mungkin Anda Terlalu Sering Main HP!

“Jangan main HP terus, nanti pusing dan matanya sakit.” Anda mungkin sering mendengar omelan tersebut terlontar dari mulut orangtua maupun orang terdekat Anda. Memang hampir semua orang tidak bisa lepas dari smartphone setiap hari. Entah untuk membalas chat, mengecek media sosial, main game, urusan pekerjaan, dan sebagainya.

Banyak orang yang bilang kalau Anda keseringan menatap layar HP, Anda bisa terkena migrain atau sakit kepala. Katanya, hal ini ada hubungannya dengan paparan radiasi dari ponsel yang bisa mengganggu kerja otak. Namun, apa benar begitu?

Benarkah sering main HP bisa bikin migrain?

mengganggu kesehatan mental

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa radiasi ponsel berpotensi membahayakan kesehatan. Salah satunya, kebiasaan sering menyimpan ponsel di saku celana terbukti dapat meningkatkan risiko kanker pada manusia.

Terlepas dari apa pun alasan Anda untuk main HP, entah karena main game atau mengecek media sosial, sebaiknya segera kurangi kebiasaan ini. Pasalnya, terlalu lama menatap layar HP ternyata terbukti dapat meningkatkan risiko migrain dan sakit kepala, lho.

Menurut sebuah studi pada jurnal Cephalalgia, menatap layar ponsel terlalu lama bisa menjadi salah satu pencetus di balik kambuhnya migrain. Hal ini dibuktikan setelah Montagni dan tim meneliti sebanyak 5.000 orang dewasa muda dengan rata-rata usia 20 tahun, kemudian mengukur seberapa lama mereka menatap layar HP, komputer, atau televisi setiap harinya.

Para ahli dari International Headache Society ini menemukan bahwa semakin sering Anda main HP, maka semakin besar pula risiko serangan migrain. Namun, mereka tidak menemukan bukti bahwa main HP dapat meningkatkan risiko jenis sakit kepala selain migrain.

Kenapa bisa begitu?

gejala stroke

Sebetulnya, para ahli masih belum menemukan penyebab pasti hubungan antara migrain dengan kebiasaan sering main HP. Pasalnya, jangka waktu main HP pada setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kebiasannya masing-masing.

Para ahli menduga bahwa ini ada kaitannya dengan paparan cahaya biru dari ponsel atau layar televisi dan laptop. Ketika Anda sering main HP dalam waktu yang lama, cahaya biru dari ponsel dapat mengganggu sinyal di otak dan menyebabkan stres. Stres yang terus-menerus menumpuk di kepala inilah yang bisa memicu migrain.

Penyebab migrain saat main HP juga bisa disebabkan oleh postur tubuh yang salah. Kebanyakan orang atau mungkin juga Anda sendiri seringnya menatap layar HP dengan posisi menunduk, artinya posisi HP berada di bawah pandangan mata.

Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat menyebabkan ketegangan otot di beberapa bagian tubuh, khususnya pada otot-otot leher. Otot-otot leher yang tegang ini terhubung ke bagian kepala. Ketika otot leher menegang, maka kepala Anda akan terasa seperti ketarik dan lama-lama memicu migrain.

Tak cuma sampai di situ. Migrain juga bisa terjadi kalau Anda punya kebiasaan main HP sampai larut malam alias begadang. Ingat, orang yang kurang tidur akan lebih rentan terkena migrain daripada orang yang waktu tidurnya cukup. Jadi, sebetulnya ada banyak faktor yang bisa jadi penyebab migrain kambuh akibat penggunaan gawai.

Main HP itu boleh, tapi batasi waktunya

gangguan akibat main hp terus

Cara terbaik untuk mencegah migrain kambuh adalah mengubah gaya hidup Anda. Tenang, Anda tak perlu repot-repot memaksa diri untuk mematikan ponsel seharian, kok.

Meskipun belum ada penelitian yang membuktikan bahwa gejala migrain bisa berkurang setelah membatasi waktu main HP, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengerem kebiasaan ini demi kesehatan Anda sendiri.

Awalnya tentu tidak mudah, tapi cobalah berkomitmen pada diri Anda sendiri untuk tidak keseringan main HP dalam sehari. Cara mudahnya begini:

  • Batasi waktu main HP saat di rumah, khususnya saat jam makan dan waktu kumpul keluarga.
  • Pasang timer saat main HP, menonton TV, atau main komputer.
  • Istirahatkan mata secara berkala. Setiap 20 menit, alihkan pandangan Anda ke benda yang jauh selama 20 detik. Ini dapat membantu meregangkan otot-otot mata yang lelah karena menatap layar ponsel.
  • Alihkah perhatian dengan melakukan hobi tanpa gadget, misalnya dengan menggambar, main catur, membaca buku, olahraga, dan sebagainya.
  • Konsultasikan ke dokter jika Anda masih merasa sulit terlepas dari HP atau bahkan sampai kecanduan.

Cara ini bukan cuma bermanfaat untuk menurunkan risiko migrain, tapi juga mencegah Anda dari kecanduan main HP. Bahkan, cara sederhana ini juga dapat menurunkan risiko gangguan penglihatan, mata perih, dan obesitas yang mungkin terjadi karena kebiasaan main HP yang tidak sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Screen Time Exposure and Reporting of Headaches in Young Adults: A Cross-Sectional Study. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26634831. Accessed 6/11/2018.

How Your Smartphone Can Trigger Migraines. https://www.verywellhealth.com/screen-time-exposure-link-to-migraines-4118909. Accessed 6/11/2018.

Is Your Cell Phone Giving You Headaches (or Blurry Vision)? https://health.clevelandclinic.org/computers-and-blurry-vision-5-fixes-for-your-tech-induced-eyestrain/. Accessed 6/11/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui 07/11/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x