home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Masalah Kesehatan yang Bisa Menjadi Penyebab Vertigo

10 Masalah Kesehatan yang Bisa Menjadi Penyebab Vertigo

Vertigo adalah suatu kondisi di mana penderitanya merasakan sensasi berputar yang sering dideskripsikan seperti pusing di kepala. Ini merupakan suatu gejala yang umum dialami oleh orang dewasa. Adapun penyebab dari gejala tersebut bisa beragam, tergantung pada jenis vertigo yang dialaminya.

Berbagai gangguan kesehatan yang dapat menjadi penyebab vertigo

sakit kepala vertigo

Secara umum, vertigo terbagi ke dalam dua jenis, yaitu periferal dan sentral. Vertigo periferal disebabkan oleh masalah di bagian telinga dalam yang mengontrol keseimbangan, atau disebut labirin vestibular. Sementara itu, vertigo sentral terjadi karena adanya masalah pada otak, yang biasanya terjadi di batang otak atau bagian belakang otak (serebelum).

Berbagai kelainan atau penyakit di bagian-bagian tubuh tersebut umumnya menjadi penyebab utama dari sakit kepala vertigo. Bila penyakit ini tidak dikontrol, vertigo akan sering kambuh, yang tentu dapat menghambat aktivitas Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa penyebab terjadinya vertigo, termasuk berbagai faktor yang menyebabkan gejala ini kambuh.

Adapun penyebab yang berbeda membutuhkan pengobatan vertigo yang berbeda pula. Berikut beberapa masalah kesehatan atau penyakit pada telinga dan otak yang mungkin menjadi penyebab pusing vertigo pada diri Anda:

1. BPPV

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) adalah penyebab vertigo paling umum, yang menimbulkan sensasi seperti berputar atau pusing secara mendadak. Pusing yang muncul bisa terasa ringan, tetapi juga dapat sangat kuat atau intens, dan sering disertai dengan mual, muntah, hingga hilang keseimbangan.

Kondisi BPPV biasanya muncul saat melakukan perubahan posisi kepala yang tiba-tiba. Kondisi ini dapat terjadi saat Anda menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah, berbaring, atau ketika Anda membalikkan tubuh atau duduk dari posisi tidur.

Adapun penyebab munculnya kondisi tersebut tidak diketahui. Namun, dilansir dari Mayo Clinic, kondisi ini sering dikaitkan dengan pukulan atau cedera ringan hingga parah di kepala atau gangguan yang merusak telinga bagian dalam, seperti kerusakan yang terjadi ketika melakukan operasi telinga.

2. Ménière’s Disease

Penyebab lain dari vertigo adalah Ménière’s Disease, yaitu kelainan telinga bagian dalam yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran. Selain vertigo, kondisi ini biasanya ditandai dengan sensasi telinga berdengung atau tinnitus, kehilangan pendengaran sementara atau tuli sensorineural, dan perasaan penuh dan tertekan di dalam telinga.

Pada bagian dalam telinga, terdapat tabung berisi cairan, yang bersama dengan saraf dan tengkorak membantu pendengaran dan menjaga keseimbangan tubuh. Ketika tabung tersebut memproduksi cairan berlebih, cairan ini dapat mengganggu sinyal yang akan diterima otak, sehingga vertigo bisa terjadi.

Adapun penyebab dari kondisi tersebut tidak diketahui. Namun, beberapa faktor mungkin dapat berperan dalam menyebabkan berlebihnya cairan di telinga, seperti masalah pada drainase cairan, respons imun yang tidak normal, infeksi virus, kelainan genetik, atau kombinasi diantara faktor-faktor tersebut.

3. Labirinitis

telinga sakit saat flu

Labirinitis adalah peradangan pada bagian telinga dalam yang disebut labirin. Labirin terdiri dari saluran berisi cairan, yang bersama dengan saraf membantu mengontrol keseimbangan dan pendengaran. Jika salah satu saraf atau labirin meradang, vertigo dan gangguan pendengaran bisa terjadi.

Penyakit labirinitis biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Beberapa virus yang diketahui bisa menjadi penyebab labirinitis, yaitu influenza, herpes, campak, rubella, polio, hepatitis, atau varisela. Namun, dalam kasus yang jarang, meningitis atau cedera kepala juga dapat menyebabkan labirinitis.

4. Vestibular Migraine

Migrain dan vertigo memang berbeda. Namun, jika Anda memiliki riwayat penyakit migrain, vestibular migraine bisa menjadi penyebab vertigo terjadi pada Anda.

Berbeda dengan migrain biasa, vestibular migrain tidak selalu menyebabkan rasa sakit di kepala. Gejala utamanya adalah rasa pusing yang muncul dan menghilang, dan bisa terjadi karena pergerakan kepala yang mendadak. Kondisi ini juga masih berhubungan dengan bagian dalam telinga yang mengatur indera pendengaran dan keseimbangan.

Penyebab dan proses terjadinya vestibular migraine belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara dari penyakit ini adalah kegagalan di antara saraf otak yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah di dalam dan di sekitar otak, termasuk arteri vestibular di telinga bagian dalam.

5. Vertebrobasilar TIA

Juga dikenal sebagai insufisiensi vertebrobasilar, penyakit ini menyerang sistem arteri vertebrobasilar yang terletak pada bagian belakang otak. Arteri ini berfungsi sebagai penyuplai darah, oksigen dan nutrisi ke struktur otak yang terpenting termasuk batang otak, lobus oksipital, dan otak kecil.

Pada insufisiensi vertebrobasilar, arteri mengalami sebuah kondisi bernama aterosklerosis yang menghambat aliran darah ke otak. Hal ini disebabkan oleh pembentukan plak akibat penumpukan kolesterol dan kalsium dalam pembuluh darah.

Penyakit ini memiliki gejala seperti stroke dan dapat menjadi penyebab vertigo kambuh secara mendadak. Orang-orang yang rentan terhadap insufisiensi vertebrobasilar biasanya adalah golongan lanjut usia atau yang memiliki risiko tinggi terhadap hipertensi dan hiperlipidemia (peningkatan kadar lemak dalam darah).

6. Autoimmune inner ear disease (AIED)

Sistem imun bekerja untuk membasmi kuman dan bakteri yang tidak baik untuk tubuh. Pada penyakit autoimmune inner ear disease (AIED), sistem imun salah menyerang dan menganggap sel pada telinga bagian dalam sebagai kuman.

Pada kondisi tersebut, reaksi autoimun pun muncul. Selain vertigo, reaksi yang mungkin muncul diantaranya telinga berdenging (tinitus), masalah kesimbangan, atau telinga terasa penuh.

7. Stroke

stroke hemoragik

Masalah pada otak, seperti stroke, juga bisa menjadi penyebab vertigo terjadi pada Anda. Stroke merupakan kondisi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang. Kondisi ini menyebabkan jaringan otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel otak mulai mati dalam beberapa menit dan beberapa gejala, termasuk pusing dan vertigo, bisa muncul.

8. Multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan secara keliru menyerang selubung pelindung (mielin) yang menutupi serabut saraf, sehingga mengganggu masalah komunikasi antara otak dan seluruh tubuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada gerakan tubuh, seperti tremor. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi penyebab pusing dan vertigo pada penderitanya.

9. Tumor otak

Tumor otak juga bisa menjadi penyebab vertigo terjadinya pada Anda. Kondisi ini terjadi ketika tumor bertumbuh dan berkembang di otak kecil (serebelum), yang merupakan bagian otak untuk mengontrol gerakan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan masalah keseimbangan, sensasi seperti berputar, atau gejala tumor lainnya.

10. Neuroma akustik

Neuroma akustik atau yang juga dikenal dengan schwannoma vestibular adalah tumor jinak (nonkanker) yang tumbuh di saraf vestibular, yaitu saraf yang mengarah dari telinga bagian dalam ke otak. Tumor jinak pada area tersebut dapat memengaruhi keseimbangan dan pendengaran Anda, sehingga dapat menimbulkan gangguan pendengaran, telinga berdenging, hingga vertigo.

Selain berbagai penyakit dan masalah kesehatan di atas, mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab vertigo. Beberapa diantaranya adalah antibiotik, aminoglikosida, cisplatin, diuretik, atau salisilat, yang memengaruhi struktur telinga bagian dalam. Lalu, obat antikonvulsan, aspirin, hingga alkohol juga bisa menjadi penyebabnya.

Oleh karena itu, bila Anda mengalami vertigo akibat obat-obatan tersebut, mengonsumsinya bisa menjadi penyebab vertigo kambuh atau kumat pada masa mendatang. Di sisi lain, menghindari atau menyesuaikan dosisnya bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini.

Berbagai faktor risiko yang bisa menjadi penyebab vertigo

Selain penyebab-penyebab di atas, berbagai faktor juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami vertigo. Berikut adalah beberapa faktor tersebut:

  • Berusia lanjut. Vertigo lebih sering terjadi pada usia lanjut terutama di atas 50 tahun.
  • Mengalami kecelakaan yang dapat menimbulkan cedera kepala.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan vertigo atau penyakit yang menyebabkannya.
  • Mengonsumsi alkohol.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antikolvusan, aspirin, antibiotik, diuretik, dan lainnya.
  • Memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  • Merokok.

Memiliki faktor risiko di atas bukan berarti Anda akan pasti mengalami vertigo. Namun, menghindari beberapa faktor di atas mungkin dapat menurunkan risiko Anda mengalami vertigo dan kekambuhannya pada masa mendatang. Di sisi lain, Anda pun bisa mencoba berbagai gerakan untuk mencegah vertigo kambuh kembali, seperti manuver Epley dan sebagainya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

AARP. 2020. How to Stop Vertigo. https://www.aarp.org/health/conditions-treatments/info-2019/vertigo-causes-treatments.html. Accessed December 28, 2020.

American Sppech-Languange-Hearing Accosiation. 2020. Autoimmune Inner Ear Disease. https://www.asha.org/articles/autoimmune-inner-ear-disease/. Accessed December 28, 2020.

Cedars Sinai. 2020. Labyrinthitis. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/l/labyrinthitis.html. Accessed December 28, 2020.

Johns Hopkins Medicine. 2020. Vestibular Migraine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/vestibular-migraine. Accessed December 28, 2020.

Mayo Clinic. 2020. Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV). https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/vertigo/symptoms-causes/syc-20370055. Accessed December 28, 2020.

Mayo Clinic. 2020. Meniere’s disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menieres-disease/symptoms-causes/syc-20374910#:~:text=Meniere’s%20disease%20is%20a%20disorder,young%20and%20middle%2Daged%20adulthood. Accessed December 28, 2020.

Mayo Clinic. 2020. Stroke. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stroke/symptoms-causes/syc-20350113. Accessed December 28, 2020.

Mayo Clinic. 2020. Multiple sclerosis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/multiple-sclerosis/symptoms-causes/syc-20350269. Accessed December 28, 2020.

Mayo Clinic. 2020. Acoustic neuroma. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acoustic-neuroma/symptoms-causes/syc-20356127 Accessed December 28, 2020.

The Royal Victorian Eye and Ear Hospital. 2020. Vestibular migraine. https://www.eyeandear.org.au/page/Patients/Patient_information/Balance_Disorders/What_are_some_types_of_balance_disorders/Vestibular_migraine/. Accessed December 28, 2020.

UC Davis Health. 2020. Vertebrobasilar insufficiency. https://health.ucdavis.edu/vascular/diseases/vertebrobasilar.html. Accessed December 28, 2020.

US National Library of Medicine – MedlinePlus. 2020. Vertigo-associated disorders. https://medlineplus.gov/ency/article/001432.htm. Accessed December 28, 2020.

US National Library of Medicine – MedlinePlus. 2020. Meniere disease. https://medlineplus.gov/ency/article/000702.htm. Accessed December 28, 2020.

US National Library of Medicine – MedlinePlus. 2020. Labyrinthitis. https://medlineplus.gov/ency/article/001054.htm. Accessed December 28, 2020.

US National Library of Medicine – MedlinePlus. 2020. Multiple sclerosis. https://medlineplus.gov/ency/article/000737.htm.  Accessed December 28, 2020.

Zhu, C. T., Zhao, X. Q., Ju, Y., Wang, Y., Chen, M. M., & Cui, Y. (2019). Clinical Characteristics and Risk Factors for the Recurrence of Benign Paroxysmal Positional Vertigo. Frontiers in neurology10, 1190. https://doi.org/10.3389/fneur.2019.01190.

Ciorba, A., Corazzi, V., Bianchini, C., Aimoni, C., Pelucchi, S., Skarżyński, P. H., & Hatzopoulos, S. (2018). Autoimmune inner ear disease (AIED): A diagnostic challenge. International journal of immunopathology and pharmacology32, 2058738418808680. https://doi.org/10.1177/2058738418808680.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal diperbarui 06/01/2021
x