TBC adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat dunia. Sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. Jumlah kasus TBC terbanyak di dunia dipegang oleh India, Indonesia, dan Cina. Menurut WHO, setiap detik ada satu orang yang terinfeksi tuberkulosis di dunia.

TBC dapat diobati dengan antibiotik. Namun berobat saja tanpa memastikan asupan nutrisi yang baik tetap berisiko membuat penyakit Anda susah sembuh. Pasalnya, tubuh tidak memiliki cukup energi untuk mampu melawan infeksi tersebut sepenuhnya. Maka dari itu, Anda harus sebisa mungkin berusaha mencukupi nutrisi untuk TBC dengan makan sehat seimbang.

Dengan menerapkan pola makan sehat, Anda turut membantu tubuh dalam melawan infeksi dan Anda juga turut menjaga status gizi Anda, sehingga Anda akan lebih cepat sembuh.

Daftar asupan nutrisi untuk TBC yang paling penting

Berikut ini merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh pengidap TBC.

Kalori

Kalori alias energi adalah kebutuhan nutrisi untuk TBC yang paling penting dan wajib dipenuhi. Meningkatkan asupan kalori akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Sebaliknya, pengidap TBC yang memiliki berat badan kurang berisiko memperburuk kondisi penyakitnya.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition tahun 2004 menunjukkan bahwa penderita TBC yang diberikan energi tambahan lebih banyak selama enam minggu pengobatan memiliki kondisi fisik yang lebih baik dibandingkan kelompok yang tidak diberikan energi tambahan.

Protein

Selain energi, Anda juga membutuhkan protein yang lebih banyak. Protein juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, sehingga tubuh dapat melawan infeksi lebih baik. Selain itu, protein juga berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh.

Anda dapat memeroleh protein dari daging tanpa lemak, telur, susu dan produknya, ikan, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral sangat Anda butuhkan dalam jumlah banyak saat Anda sakit TBC. Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga Anda jadi lebih rentan terhadap infeksi.

Berikut ini merupakan vitamin dan mineral penting yang Anda butuhkan saat menderita penyakit TBC.

Seng

Seng mempunyai peranan penting dalam sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi dan juga radikal bebas. Pada penderita TBC ditemukan bahwa mereka mempunyai kadar seng yang lebih rendah dalam tubuhnya dibandingkan dengan orang yang tidak menderita TBC, terlepas dari status gizi mereka. Oleh karena itu, penderita TBC membutuhkan lebih banyak asupan seng untuk membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, seng juga berperan dalam metabolisme vitamin A. Penelitian pada hewan dan juga manusia menunjukkan bahwa kekurangan seng dapat mengganggu retina dalam mengikat protein dan mengurangi konsentrasi plasma retina.

Sumber makanan yang mengandung seng adalah daging, ayam, kerang, kepiting, lobster, kacang mede, jamur, bayam, brokoli, kale, bawang putih, susu dan produknya, sereal yang telah difortifikasi, dan dark chocolate.

Vitamin A

Seng sangat berkaitan dengan vitamin A. Keduanya memiliki peran penting dalam penyembuhan TBC. Vitamin A diperlukan dalam fungsi limfosit T dan B, aktivitas makrofag, dan respon antibodi. Kesemuanya itu merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Pengidap TBC yang banyak mengonsumsi vitamin A tentu memiliki kondisi yang lebih baik daripada yang kekurangan vitamin A.

Kebutuhan asupan vitamin A meningkat pada penderita TBC karena terjadi peningkatan ekskresi dan metabolisme vitamin A dalam tubuh. Anda dapat mendapatkan vitamin A dari wortel, tomat, bayam, ubi, selada, asparagus, seledri, hati sapi atau ati ayam, telur, mangga, semangka, dan masih banyak lagi.

Vitamin D

Vitamin D juga berperan dalam fungsi makrofag yang merupakan faktor kunci dalam melawan infeksi TBC. Oleh karena itu, penderita TBC juga mempunyai kebutuhan yang tinggi akan vitamin D. Berdasarkan penelitian, orang Indonesia yang memiliki penyakit TBC yang tidak diobati memiliki kadar vitamin D yang rendah.

Anda bisa mendapatkan vitamin D dari sumber makanan jamur, minyak ikan, ikan (terutama salmon dan makerel), tofu, sereal yang telah difortifikasi, kuning telur, susu dan produknya, serta makanan lainnya.

Vitamin C

Vitamin C sangat banyak mengandung antioksidan yang diperlukan dalam melawan radikal bebas. Karena fungsinya ini, tentu vitamin C banyak dibutuhkan oleh penderita TBC. Bahkan, penelitian juga telah membuktikan bahwa terdapat hubungan antara kekurangan vitamin C dan penyakit TBC.

Anda bisa memeroleh sumber vitamin C dari buah-buahan (seperti jeruk, kiwi, stroberi, melon, jambu biji, dan pepaya) dan sayuran (seperti paprika merah dan hijau, brokoli, kale, dan tomat).

Zat besi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita TBC memiliki hemoglobin yang lebih rendah daripada orang sehat. Oleh karena itu, penderita TBC membutuhkan lebih banyak zat besi untuk mencegah anemia. Perlu diketahui bahwa anemia sangat umum terjadi pada penderita TBC.

Zat besi bisa Anda peroleh dari daging merah, sayuran hijau (seperti bayam, brokoli, kale, sawi), sayuran yang telah difortifikasi, dan lainnya.

Selenium

Selenium juga memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Sehingga, selenium juga menjadi salah satu nutrisi untuk TBC yang paling dibutuhkan. Anda bisa mendapatkan selenium dari konsumsi seafood, ikan, daging, biji bunga matahari, roti, dan jamur.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca