Sering Disepelakan, Sakit Rahang Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/05/2020
Bagikan sekarang

Pada saat wanita mengalami serangan jantung, rupanya gejala yang dialami bisa sangat berbeda dengan yang dialami oleh pria. Gejala serangan jantung yang dialami oleh pria biasanya lebih mudah dideteksi. Sebagai contoh, nyeri pada dada, keringat berlebih, mual, muntah, bahkan hingga pingsan. Sementara itu, gejala serangan jantung pada wanita cenderung samar dan tidak berhubungan dengan penyakit jantung. Salah satunya adalah sakit rahang yang tak kunjung sembuh. Namun, apa hubungannya sakit rahang dengan serangan jantung? Simak pembahasan berikut ini.

Hubungan sakit rahang dengan serangan jantung

penyebab penyakit jantung

Bila selama ini Anda telah memahami gejala serangan jantung yang umum, seperti nyeri di bagian dada atau lengan kiri hingga pingsan, Anda juga perlu tahu tanda-tanda serangan jantung yang sering terlewatkan. Terlebih bagi wanita, pertanda serangan jantung sering disalahartikan dengan penyakit ringan lainnya, salah satunya rahang sakit.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang kaya oksigen tidak dapat masuk ke pembuluh darah jantung sehingga jantung tidak mendapatkan oksigen. Jika hal ini tidak segera ditangani, otot-otot jantung akan rusak secara perlahan dan memicu serangan jantung.

Ketika kerja jantung terganggu, organ tubuh di sekitarnya akan ikut terkena dampaknya. Bukan hanya sekadar rasa sakit di sekitar jantung saja, serangan jantung juga bisa menyebabkan rahang sakit. Mengapa demikian?

Saraf yang ada di bagian dada dan jantung ternyata terhubung dengan bagian leher dan rahang. Saat saraf jantung terganggu, maka saraf yang terhubung ke bagian leher dan rahang juga akan ikut bermasalah.

Rahang sakit akibat serangan jantung biasanya terasa pada rahang kiri bawah. Namun, tingkat keparahannya bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang mengalami rahang sakit parah, ada juga yang hanya merasakan sensasi tidak nyaman pada rahang.

Perbedaan sakit rahang karena serangan jantung dan yang bukan

gangguan tmj sendi rahang Temporomandibular

Mungkin terlihat sedikit sulit untuk membedakan mana rahang sakit yang disebabkan karena serangan jantung dan mana yang bukan. Namun, sebenarnya ada hal yang bisa Anda lakukan untuk memahami perbedaan sakit rahang karena serangan jantung dan sakit yang disebabkan oleh kondisi kesehatan lain.

Salah satu penyebab sakit rahang yang cukup umum adalah temporomandibular joint disorder atau gangguan sendi rahang. Biasanya, sakit rahang yang disebabkan oleh kondisi tersebut akan terasa semakin parah saat Anda sedang menguap atau mengunyah makanan. Bahkan, Anda juga bisa mengetahui letak rasa sakitnya pada rahang.

Sementara itu, menurut Vital Record, jika yang Anda alami adalah sakit rahang karena serangan jantung, biasanya justru sulit untuk menunjuk lokasi persis dari rasa sakit yang Anda rasakan. Belum lagi, rasa sakitnya bisa sangat intens, hingga membuat Anda susah tidur.

Namun, sakit rahang yang disebabkan oleh serangan jantung juga biasanya didampingi oleh gejala serangan jantung lainnya. Sebagai contoh, nyeri dada seperti ditindih, tubuh terasa lelah, atau rasa sakit di bagian tubuh lain seperti lengan bagian atas atau leher.

Oleh sebab itu, jika Anda merasakan gejala ini dan  tidak kunjung sembuh serta muncul gejala lain dari serangan jantung, segera periksakan kondisi kesehatan jantung Anda ke dokter.

Bagaimana cara mengatasi sakit rahang?

Sumber: Greensboro Dentist

Meski Anda sudah mengantongi informasi seputar sakit rahang, Anda mungkin masih bingung untuk membedakan mana yang termasuk gejala serangan jantung dan mana yang bukan serta cara mengatasinya.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama jika merasakan sakit rahang. Beberapa di antaranya adalah:

1. Menggunakan kompres

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit rahang adalah mengompres rahang dengan es. Anda bisa memasukkan es ke dalam wadah plastik atau membungkusnya dengan handuk kecil. Kemudian, tempelkan es tersebut ke area wajah selama kurang lebih 10 menit.

Jika sudah, lepaskan kompresan terlebih dahulu selama 10 menit sebelum mengompres rahang kembali. Anda juga bisa membasahi handuk wajah dengan air hangat dan mengompreskannya ke wajah. Sensasi hangat dapat membantu otot rahang lebih rileks dan mungkin mengurangi rasa sakit.

2. Menggunakan obat pereda nyeri

Jika Anda tidak yakin bahwa sakit rahang yang Anda rasakan disebabkan oleh serangan jantung, Anda bisa mengurangi rasa sakit dengan mengonsumsi obat pereda rasa nyeri. Obat-obatan seperti ibuprofen atau acetaminophen dapat membantu mengurangi rasa tak nyaman pada rahang Anda.

3. Pijat area yang terasa sakit

Gunakan dua jari Anda, jari telunjuk dan jari tengah, untuk memijat-mijat area rahang yang terasa sakit. Sebagai contoh, pijat area rahang yang paling dekat dengan telinga, perbatasan yang menghubungkan telinga dan rahang.

Anda juga bisa menekan-nekan bagian rahang dengan gerakan memutar selama 5-10 menit. Kemudian, coba buka mulut Anda sambil mengulangi gerakan memijat tersebut. Dengan memijat-mijat otot rahang, mungkin rasa sakit rahang yang Anda alami bisa berkurang.

Akan tetapi, jika rasa sakit tidak kunjung hilang selama beberapa hari, hingga muncul gejala-gejala lain yang mirip dengan gejala serangan jantung, lebih baik segera periksakan diri ke dokter.

Beri tahu dokter mengenai seberapa parah rasa sakit yang Anda alami pada rahang, berapa lama rahang Anda terasa sakit, dan apakah ada gejala lain yang menyertai. Bila disertai dengan nyeri dada, sesak napas, keringat berlebih, muntah, hingga pingsan, maka kemungkinan besar Anda mengalami gejala serangan jantung. Anda membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut jika memang penyebab dari sakit rahang Anda adalah serangan jantung.

Penyebab lain dari munculnya rasa sakit di rahang

Selain salah satu gejala serangan jantung, rahang yang terasa sakit mungkin disebabkan oleh kondisi kesehatan lain. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit pada rahang:

  • Arthritis rahang, termasuk rheumatoid arthritis atau peradangan pada persendian rahang yang disebabkan respon imun yang abnormal.
  • Masalah kesehatan gigi, seperti gigi berlubang, infeksi gigi, dan masalah gusi.
  • Fibromyalgia, yaitu rasa sakit yang tak berkesudahan dan bisa menyebabkan sakit otot di beberapa bagian tubuh, termasuk rahang.
  • Gangguan sendi rahang, yang dapat menyebabkan rasa sakit di rahang dan membatasi pergerakan rahang.
  • Otot rahang yang tertekan, yang biasanya disebabkan karena terlalu lebar saat menguap atau terlalu lama membuka mulut saat melakukan perawatan gigi.
  • Myosfascial pain syndrome, atau otot rahang terasa sakit disertai rasa sakit pada otot di bagian tubuh lainnya.
  • Giant cell arteritis, atau peradangan autoimun yang jika tidak segera diobati dapat menyebabkan kebutaan atau kondisi serius lainnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020

Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

Saat puasa kita tidak boleh makan dan minum. Penasaran tidak, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saat kita berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 28/04/2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
penyakit jantung boleh puasa

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
selain untuk mandi, banyak fungsi antiseptik cair yang bermanfaat untuk kesehatan

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020