Kanker Serviks Stadium 2: Perkembangan, Peluang Sembuh, dan Pengobatan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/03/2020
Bagikan sekarang

Kanker serviks (leher rahim) termasuk jenis kanker yang paling mengincar kaum hawa. Sebab sesuai namanya, sasaran utama pada penyakit kanker serviks adalah serviks yang memiliki nama lain leher rahim. Menurut World Health Organization (WHO), kanker serviks menempati urutan keempat sebagai kanker yang paling banyak menyerang wanita di dunia. Ketika perkembangan kanker serviks sudah melewati stadium 1, artinya kanker serviks sekarang memasuki stadium 2.

Seperti apa kondisi yang terjadi pada tubuh selama kanker leher rahim berkembang di stadium 2? Dan apa pengobatan yang tepat untuk kanker serviks di tahap ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Bagaimana tahap perkembangan kanker serviks stadium 2?

kanker serviks stadium 1

Melihat perkembangan kanker serviks di stadium sebelumnya, sel-sel kanker hanya berada di permukaan paling luar dari leher rahim. Selanjutnya, saat sudah memasuki stadium 1, sel kanker sudah mulai menyerang jaringan serviks yang lebih dalam, tapi belum menyebar sampai ke area luar.

Nah, setelah pertumbuhan sel-sel kanker serviks berlanjut hingga mencapai stadium 2, sel kanker sudah menyebar sampai ke luar leher rahim (serviks) dan rahim (uterus). Hanya saja, perluasan cakupan sel kanker leher rahim pada stadium 2 ini belum mencapai dinding panggul atau vagina bagian bawah.

Dinding panggul merupakan jaringan yang melapisi area tubuh di antara pinggul. Kanker serviks stadium 2 dibagi menjadi dua stadium lagi, berdasarkan tingkat penyebaran sel kanker.

Berikut pembagian kelompok dalam perkembangan kanker serviks stadium 2:

Stadium 2A

Stadium 2A adalah tahap perkembangan kanker yang sudah menyebar sampai ke luar serviks, tepatnya di sekitar dua per tiga bagian atas dari vagina. Namun, pada tahap ini sel kanker belum sampai ke jaringan di sekitar rahim, samping leher rahim (serviks), dan jaringan parametria yang ada di samping rahim.

Stadium 2A masih terbagi lagi ke dalam dua bagian. Pembagian itu didasarkan pada ukuran tumor yang terbentuk dari sel-sel kanker serviks. Pembagian tersebut, terdiri atas:

Stadium 2A1

Pada tahap kanker serviks stadium 2 ini, ukuran tumor kanker serviks <4 sentimeter (cm), atau tepat di 4 cm.

Stadium 2A2

Berbeda dengan stadium IIA1, stadium kanker serviks IIA2 memiliki ukuran tumor lebih besar dari 4 cm.

Stadium 2B:

Setelah 2A, sel kanker mungkin saja semakin memburuk dan memasuki ke stadium 2B. Pada kanker serviks stadium 2B, penyebaran sel-sel kanker sudah cukup meluas sampai ke luar serviks.

Perluasan perkembangan sel kanker pada stadium 2 ini meliputi jaringan di sekitar rahim dan samping leher rahim (serviks) bernama parametria. Pada tahap ini, perkembangan sel kanker serviks stadium IIB belum mencapai dinding panggul.

Mengetahui sejauh mana perkembangan kanker serviks merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan pengobatan yang tepat. Setelah stadium kanker serviks Anda diketahui secara pasti, dokter dapat mengambil pengobatan tertentu sebagai langkah lanjutan untuk membantu merawat kondisi Anda.

Angka harapan hidup kanker serviks stadium 2

kanker serviks stadium 3

Melansir dari Cancer Research UK, lebih dari 50% wanita dengan kanker serviks stadium 2, memiliki angka harapan hidup selama 5 tahun atau bahkan lebih.

Meski begitu, peluang Anda untuk terus hidup setelah dinyatakan berada pada tahap kanker ini ditentukan juga oleh beberapa hal lain. Kesehatan tubuh secara umum dan pengobatan yang Anda lakukan juga dapat berpengaruh.

Apa saja pengobatan untuk kanker serviks stadium 2?

efek operasi ganti kelamin

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tahap perkembangan kanker serviks merupakan faktor penting untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat. Namun, bukan hanya itu.

Ada berbagai faktor lainnya yang juga dapat memengaruhi pilihan pengobatan kanker serviks Anda, khususnya di stadium 2 ini. Beberapa faktor tersebut meliputi lokasi munculnya kanker di dalam serviks, usia, kondisi kesehatan tubuh, serta jenis pertumbuhan sel kanker.

Perbedaan pertumbuhan sel kanker bisa dari sel skuamosa maupun sel adenokarsinoma. Kedua sel inilah yang akan menentukan pilihan pengobatan untuk kanker serviks sesuai stadium atau tingkat keparahannya.

Untuk perkembangan kanker leher rahim stadium 2, pengobatan yang biasanya diberikan dokter yakni sebagai berikut:

1. Pembedahan

Pembedahan atau operasi merupakan satu dari beberapa pilihan pengobatan yang mungkin Anda terima bila mengalami kanker serviks stadium 2. Akan tetapi secara khususnya, pengobatan kanker leher rahim stadium 2 dengan metode pembedahan cenderung lebih ditujukan untuk stadium 2A.

Pembedahan pada tahap 2A ini dilakukan dengan cara histerektomi radikal. Pada histerektomi radikal, seluruh bagian rahim (uterus), leher rahim (serviks), jaringan sisi rahim (parametria dan ligamen uterus), serta bagian atas vagina sekitar 1 cm akan ikut diambil.

Kemungkinan diangkatnya ovarium (indung telur) dan tuba falopi, tergantung dari kondisi yang Anda alami. Jika diperlukan, dalam prosedur operasi untuk kanker leher rahim stadium 2 ini, dokter mungkin juga akan mengangkat kelenjar getah bening yang ada di sekitar leher rahim dan rahim.

Hal ini dikarenakan bisa jadi ada risiko penyebaran kanker di dalam serviks, yang mengarah di kelenjar getah bening di sekitarnya. Penting untuk dipahami, pengangkatan banyak organ dan jaringan di bagian reproduksi wanita ini, khususnya rahim dan leher rahim (serviks), tentu berpengaruh pada kemampuan Anda untuk hamil nantinya.

Itu sebabnya, prosedur histerektomi radikal kurang disarankan bagi Anda yang berencana untuk hamil di kemudian hari.

2. Terapi radiasi (radioterapi)

Terapi radiasi, atau yang juga dikenal dengan radioterapi, adalah pengobatan untuk kanker serviks stadium 2 yang menggunakan sinar-X energi tinggi ataupun partikel radioaktif. Penggunaan sinar-X atau partikel radioaktif ini bertujuan untuk membunuh pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh.

Biasanya, pengobatan ini digunakan pada kondisi tumor yang sudah menyebar hingga kelenjar getah bening dan menyerang jaringan ikat disekitar organ lain seperti kandung kemih, rahim dan vagina. Terapi radiasi ini ditujukan terutama bagi penderita stadium 2A.

Penggunaan terapi radiasi untuk mengobati kanker serviks stadium 2 dapat didasari oleh dua alasan, yaitu:

  • Bagian dari perawatan utama. Dalam beberapa kanker serviks dengan stadium atau kondisi tertentu, terapi radiasi bisa dijadikan pengobatan utama atau dilakukan setelah operasi histertektomi.
  • Dilakukan kembali setelah perawatan. Pada kasus lainnya, terapi radiasi atau radioterapi bisa dipakai untuk mengobati kanker serviks yang kambuh kembali, atau telah menyebar ke organ dan jaringan tubuh lainnya.

3. Kombinasi kemoterapi dan terapi radiasi (kemoradiasi)

Selain dilakukan sendiri, terapi radiasi juga bisa dikombinasikan dengan pengobatan kanker serviks lainnya, yaitu kemoterapi. Kombinasi keduanya disebut kemoradiasi.

Pemberian kemoterapi untuk penderita kanker leher rahim stadium 2 selama melakukan terapi radiasi ditujukan untuk membantu kerja terapi radiasi agar bisa jauh lebih optimal. Kondisi ini diperlukan pada tumor yang sudah menyebar ke jaringan sebelah rahim (parametria) atau hingga kelenjar getah bening.

Salah satu pengobatan untuk kanker serviks stadium 2 ini dapat menjadi pilihan terapi pada stadium 2A maupun 2B. Oleh karena itu, kedua pengobatan ini dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Jika Anda sudah melakukan operasi histerektomi, kemoradiasi bisa diberikan setelahnya.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Treatments for Stage 2 Cervical Cancer. http://www.cancer.ca/en/cancer-information/cancer-type/cervical/treatment/stage-2/?region=on Accessed on October 14th 2019.

Cervical Cancer. https://www.who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/cervical-cancer/en/ Accessed on October 14th 2019.

NCI Dictionary of Cancer Terms. https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/stage-ii-cervical-cancer Accessed on October 14th 2019.

Stage 2. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cervical-cancer/stages-types-grades/stage-2 Accessed on October 14th 2019.

Treatment Options for Cervical Cancer, by Stage. https://www.cancer.org/cancer/cervical-cancer/treating/by-stage.html Accessed on October 14th 2019.

What You Need to Know About Cervical Cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/159821.php Accessed on October 14th 2019.

Cervical Cancer: Stages. https://www.cancer.net/cancer-types/cervical-cancer/stages Accessed on October 14th 2019.

Radiation Therapy for Cervical Cancer. https://www.cancer.org/cancer/cervical-cancer/treating/radiation.html Accessed on October 14th 2019.

Survival. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cervical-cancer/survival Accessed on October 14th 2019.

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Serviks Stadium 3: Perkembangan, Angka Harapan Hidup, dan Pengobatan

Perkembangan kanker serviks stadium 3 sudah bukan hanya di dalam serviks, tapi sudah sampai ke area tubuh lainnya. Yuk, cari informasinya lebih lanjut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Segala Hal yang Perlu Anda Tahu Soal Penyembuhan Kanker Serviks

Setelah pengobatan selesai, Anda akan masuk ke tahap penyembuhan kanker serviks. Apa saja yang perlu diperhatikan selama proses pemulihan kanker serviks?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

6 Pilihan Obat Herbal untuk Kanker Serviks Melihat dari Sisi Medisnya

Selain dengan tindakan medis dari dokter, minum obat herbal juga dinilai berpotensi untuk menghambat perkembangan sel kanker serviks. Apa saja pilihannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Tes IVA dan Pap Smear

IVA test dan pap smear sama-sama metode deteksi dini kanker serviks. Meski begitu, baik IVA test dan pap smear memiliki perbedaan yang beragam. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020
Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020
Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 08/03/2020
Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 07/03/2020