3 Jenis Makanan Sehat Pencegah Kanker Serviks

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kanker serviks atau kanker leher rahim menempati urutan kedua setelah kanker payudara dari total seluruh kasus penyakit kanker. Berangkat dari hal tersebut, diperlukan serangkaian upaya untuk mencegah kanker serviks. Asupan makanan, misalnya, dapat berperan sebagai pencegah kanker serviks. Lantas, apa saja pilihan makanan yang bisa dipilih? Simak ulasannya berikut ini.

Beragam makanan pencegah kanker serviks

Selain rutin melakukan deteksi dini terhadap kanker serviks, seperti pap smear atau pemeriksaan IVA, Anda perlu melakukan upaya pencegahan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Salah satunya adalah mempraktekkan pola makan sehat.

Ya, menariknya, makanan ternyata turut memiliki andil sebagai pencegah berapa jenis penyakit, salah satunya kanker serviks. Tentu Anda lebih memilih untuk melakukan pencegahan sejak dini, bukan, daripada harus menjalani pengobatan kanker serviks?

Hal ini karena sejumlah kandungan yang ada dalam makanan tertentu dapat membantu tubuh melawan serangan virus, salah satunya adalah virus yang menjadi penyebab kanker serviks.

Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, penyebab kanker serviks sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, dalam hal ini, infeksi virus HPV (human papillomavirus) diyakini yang menjadi penyebab kanker serviks.

Nah, beberapa kandungan yang ada di dalam makanan ternyata dapat membantu sebagai pencegah serangan infeksi penyebab kanker serviks, di antaranya adalah:

1. Wortel

Sumber: Joyful Healthy Eats

Wortel merupakan salah satu makanan pencegah kanker serviks. Sayuran dengan warna oranye khas ini bukan hanya dikemas dengan segudang zat gizi baik di dalamnya.

Wortel mengandung vitamin dan antioksidan yang dipercaya dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh, sehingga menurunkan risiko kanker serviks. Selain itu, makanan ini juga diyakini dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker serviks.

Pernyataan tersebut dibuktikan oleh penelitian yang dimuat dalam Indian Journal of Medical and Paediatric Oncology. Kandungan vitamin A dan karotenoid di dalam wortel diyakini dapat mencegah peluang terjadinya kanker serviks.

Ketika kadar karotenoid di dalam tubuh rendah, akan muncul pertumbuhan jaringan abnormal (lesi) prakanker yang sangat dini. Itu sebabnya, wortel disebut-sebut sebagai makanan pencegah kanker serviks.

Tak hanya itu, wortel juga dilengkapi oleh kandungan falcarinol. Falcarinol merupakan jenis pestisida alami yang memiliki kandungan antipe radangan (antiinflamasi) di dalamnya.

Itu sebabnya, wortel menjadi bahan makanan yang berpotensi efektif sebagai pencegah infeksi virus HPV, yang berpotensi menyebabkan kanker serviks.

Selain dari wortel, Anda juga bisa mendapatkan manfaat karotenoid dari makanan seperti kentang dan labu.

2. Brokoli

Salah satu makanan yang juga mampu menurunkan risiko Anda terhadap kanker serviks adalah jenis sayuran cruciferous. Nama kelompok sayuran tersebut mungkin masih cukup asing dan jarang sekali Anda dengar.

Namun, bagaimana dengan brokoli? Brokoli adalah salah satu sayuran yang tergabung dalam kelompok cruciferous. Selain brokoli, sayuran lain yang masuk ke kelompok ini adalah sawi, kol, kembang kol, selada air, arugula, hingga pok choy.

Selain kaya akan kandungan serat, brokoli juga diperkaya dengan kandungan flavonoid di dalamnya. Mengutip dari jurnal Cancers, flavonoid dalam bahan makanan merupakan antioksidan yang berperan penting sebagai agen antikanker, termasuk pencegah kanker serviks.

Itulah sebabnya senyawa kimia yang satu ini dianggap sebagai sumber perlindungan utama dari serangan kanker. Bukan itu saja, brokoli mengandung zat yang bernama glucosinolates. Zat glucosinolates dalam makanan dipercaya efektif sebagai pencegah kanker serviks.

Usut punya usut, kandungan glucosinolates inilah yang memiliki andil sebagai pencita rasa pahit pada sayuran cruciferous. Berdasarkan National Cancer Institute, saat brokoli ditelan dan masuk ke saluran pencernaan, zat glucosinolates juga akan dipecah menjadi senyawa aktif yang bersifat antikanker.

Selain brokoli dan sayuran yang telah disebutka sebelumnya, alternatif makanan yang juga jadi sumber flavonoid, antara lain apel, bawang putih, selada, bawang merah, kacang kedelai, serta bayam.

3. Stroberi

manfaat buah stroberi

Stroberi identik warna buahnya yang merah dengan rasa manis dan asam. Buah yang satu ini juga sudah terkenal dengan berbagai kandungan vitaminnya dan karotenoid.

Stroberi juga mengandung folat yang merupakan jenis vitamin B. Melansir dari Indian Journal of Medical and Paediatric Oncology, selain kandungan karotenoid, folat yang ada di dalam makanan juga bisa bertugas mencegah kanker serviks.

Hal ini dikarenakan folat dalam bahan makanan diduga dapat membantu menghentikan perkembangan infeksi HPV di dalam tubuh, sehingga berpotensi mencegah kanker serviks.

Di samping itu, buah stroberi juga mengandung polifenol. Polifenol merupakan sekelompok zat kimia dengan sifat antikanker yang cukup kuat.

Polifenol bekerja dengan cara menargetkan diri pada onkogen virus, yakni gen yang dapat mengubah sel normal menjadi sel tumor. Alhasil, melansir dari jurnal Moleculs, polifenol bisa membantu menurunkan risiko terjadinya kanker serviks. Oleh karena itulah, stroberi juga termasuk ke dalam salah satu makanan pencegah kanker serviks.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Biopsi serviks biasanya dilakukan untuk mengamati sel yang dicurigai. Prosedur ini tidak harus mengangkat seluruh benjolan. Bagaimana biopsi ini dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kanker Serviks, Health Centers 8 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit

Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Dari beberapa macam tes medis untuk mendeteksi kanker serviks, tes HPV DNA bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Namun, bagaimana tes ini dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kanker Serviks, Health Centers 7 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Kanker Serviks Stadium 3: Perkembangan, Angka Harapan Hidup, dan Pengobatan

Perkembangan kanker serviks stadium 3 sudah bukan hanya di dalam serviks, tapi sudah sampai ke area tubuh lainnya. Yuk, cari informasinya lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kanker Serviks, Health Centers 5 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit

Kanker Serviks Stadium 2: Perkembangan, Peluang Sembuh, dan Pengobatan

Kanker serviks bisa terus berkembang hingga mencapai stadium 2. Seperti apa tahap perkembangan kanker serviks di stadium ini, dan bagaimana perawatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kanker Serviks, Health Centers 4 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mencegah pencegahan kanker lambung perut

Cara Mencegah Kanker Lambung (Perut) yang Dapat Anda Lakukan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
anjuran gizi ibu hamil muda atau trimester pertama

Cara Mengetahui Apakah Porsi Makan Anda Sudah Cukup, Masih Kurang, Atau Terlalu Banyak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
pencegahan cara mencegah kanker ovarium

Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Mencegah Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
penderita kanker serviks

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit