10 Gejala Umum Kanker Serviks yang Penting untuk Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Kanker serviks kerap disebut sebagai the silent killer atau pembunuh diam-diam bagi wanita. Pasalnya, sering kali tidak ditemukan gejala kanker serviks sampai tahapan stadium kanker serviks yang cukup parah. Akan tetapi, meski kanker ini sulit dideteksi, ada beberapa gejalanya yang wajib Anda ketahui. Berikut ulasan lengkap mengenai gejala atau ciri-ciri kanker serviks.

Berbagai gejala kanker serviks

Kanker serviks adalah kondisi yang terjadi saat sel kanker tumbuh di leher rahim (serviks). Leher rahim atau  serviks merupakan organ sempit yang terletak di bagian bawah rahim, dan terhubung dengan vagina.

Penyebab kanker serviks sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun umumnya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi HPV (human papilloma virus). Jenis virus HPV bukan hanya satu, melainkan ada 100.

Secara umum, virus HPV-16 dan HPV-18 merupakan jenis yang sering menginfeksi dan menyebabkan terjadinya kanker serviks.

Mengetahui gejala kanker serviks sejak dini menjadi hal yang penting bagi setiap wanita agar deteksi sedini mungkin bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi kanker serviks. Biasanya, wanita dengan kanker serviks tidak memiliki gejala tertentu di awal kemunculannya.

Umumnya keluhan tidak akan muncul sampai kanker serviks sudah menyebar dan tumbuh ke jaringan terdekat. Ketika kanker serviks mulai menyebar, barulah Anda akan merasakan berbagai gejala atau ciri-ciri, seperti:

1. Perdarahan tidak normal sebagai gejala kanker serviks

darah haid

Ada berbagai kriteria ketika perdarahan dari vagina dikatakan tidak normal. Mulai dari perdarahan setelah berhubungan seks, usai menopause, masa haid yang lebih lama, dan perdarahan di antara siklus haid.

Anda juga mungkin mengalami periode menstruasi yang terjadi dua kali dalam sebulan. Selain itu, perlu Anda waspadai juga ketika muncul perdarahan abnormal dari vagina setelah melakukan douching maupun pemeriksaan panggul.

Menurut Dr. Taraneh Shirazian, seorang ginekolog di NYU Langone Health, perdarahan abnormal pada vagina merupakan salah satu gejala umum kanker serviks.

Perdarahan vagina ini juga merupakan ciri-ciri kanker serviks stadium lanjut. Sebab itu artinya, perkembangan tumor yang ada di dalam kanker serviks sudah mulai menyebar dan memengaruhi jaringan di sekitarnya.

Jika ciri-ciri penyakit kanker serviks ini muncul, sebaiknya Anda tidak menyepelekan apa yang menjadi gejala dari kanker serviks ini dan segera periksakan lebih lanjut ke dokter.

2. Keputihan yang tidak biasa

keputihan saat hamil

Normalnya, keputihan tidak berbau dan berwarna. Teksturnya juga cenderung lengket seperti lendir pada umumnya. Kondisi ini sebenarnya normal dan tak perlu dikhawatirkan selama kondisinya masih dalam batas wajar.

Meski begitu, ada kondisi keputihan yang menandakan kanker serviks. Keputihan karena kanker serviks akan terlihat berdarah, berbau amis, dan lebih kental dari biasanya.

Keputihan abnormal ini bisa muncul setelah menopause atau di antara periode menstruasi. Dr. Shirazian merincikan lebih lanjut bahwa cairan keputihan yang berdarah biasanya berwarna merah muda ataupun agak kecokelatan.

Kondisi ini biasanya terjadi karena adanya potongan jaringan, atau biasa disebut nekrotik, keluar melalui vagina. Ditambah lagi, ada pula cairan yang berasal dari tumor di dalam serviks yang membuat keputihan menjadi abnormal.

3. Nyeri punggung bawah dan panggul yang terus-menerus

nyeri punggung setelah melahirkan

Nyeri punggung bawah dan panggul biasanya menunjukkan adanya masalah pada organ reproduksi, termasuk leher rahim alias serviks. Terlebih lagi Anda perlu waspada ketika nyeri punggung bawah ini terasa cukup intens.

Bahkan, gejala kanker serviks yang ditandai dengan nyeri panggul dan punggung bawah juga bisa menyebar sampai ke organ tubuh lainnya, seperti kandung kemih, usus, paru, atau hati.

Dr. Chapman Davis mengungkapkan bahwa ciri-ciri ini mungkin menunjukkan bahwa kanker serviks telah berkembang ke stadium lanjut.

Hal ini karena masalah yang muncul pada serviks atau leher rahim tidak langsung berpengaruh pada saraf tubuh. Itu sebabnya, gejalanya baru akan muncul saat sudah tahap lanjut.

Jika Anda mengalami sakit punggung atau panggul yang terus-menerus tanpa alasan yang jelas, periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

4. Kelelahan parah

cara mengatasi kelelahan

Kelelahan parah menjadi salah satu ciri-ciri kanker serviks yang juga perlu diwaspadai.

Meski mirip dengan gejala penyakit lainnya, kelelahan akibat kanker serviks biasanya lebih parah. Hal ini juga karena perdarahan vagina yang tidak normal. Akibatnya, jumlah sel darah merah dan oksigen di dalam tubuh menurun.

Anda pun merasa sangat lelah sepanjang waktu tanpa alasan jelas. Bahkan, bisa saja Anda mengeluh kelelahan meski sedang tidak melakukan aktivitas yang cukup berat.

Jika Anda merasakan kelelahan yang tidak biasa dan tak cukup dengan beristirahat saja, cobalah periksakan diri Anda ke dokter. Dokter mungkin akan memeriksa kadar zat besi dan sel darah merah Anda, untuk memastikan apakah yang Anda alami merupakan gejala kanker serviks atau bukan.

5. Sakit saat berhubungan seks sebagai gejala kanker serviks

tips seks vaginismus

Pertumbuhan tumor di seluruh jaringan serviks bisa menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat saat berhubungan intim. Gejala yang satu ini terutama akan semakin terasa ketika kanker servis telah memasuki stadium lanjut.

Walaupun demikian, rasa sakit atau perdarahan yang muncul saat berhubungan seks tidak berarti langsung menandakan bahwa Anda mengalami kondisi serius.

Nyeri atau sakit yang Anda rasakan saat berhubungan seks bisa jadi disebabkan oleh masalah lain dan bukan merupakan gejala kanker serviks. Radang serviks, infeksi vagina, dan polip serviks juga bisa menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seks.

Namun, jika Anda merasakannya terus-terusan Anda perlu berhati-hati. Pasalnya, bisa jadi rasa sakit ini merupakan sinyal tubuh untuk menginformasikan ciri-ciri kanker serviks.

6. Berat badan turun tiba-tiba

diet yang ampuh

Sama seperti jenis kanker lainnya, penurunan berat badan secara tiba-tiba bisa juga menjadi salah satu gejala atau ciri-ciri kanker serviks. Kondisi ini umumnya terjadi tanpa persiapan. Maksudnya adalah Anda tidak sedang menjalani program khusus untuk menurunkan berat badan.

Namun, gejala kanker serviks yang satu ini sebenarnya dipengaruhi oleh kondisi seperti kelelahan parah, merasa nyeri, serta tidak nyaman pada tubuh. Akibatnya, Anda jadi malas makan dan berat badan pun turun.

Penurunan berat badan tiba-tiba sebenarnya tidak selalu mengarah pada ciri-ciri kanker serviks. Namun, Anda tak boleh mengabaikannya, terlebih jika ada gejala lain yang mengikuti.

7. Selalu merasa mual

mual setelah berhubungan intim

Rasa mual yang tak kunjung hilang bisa menjadi salah satu gejala kanker serviks. Keluhan ini muncul karena saat leher rahim membengkak ke arah rongga perut, saluran pencernaan dan lambung menjadi tertekan.

Alhasil, kondisi tersebut memicu refluks asam atau naiknya asam lambung ke tenggorokan. Anda pun jadi terus-terusan merasa mual. Namun, biasanya ini bukanlah gejala utama.

8. Sakit saat buang air kecil

ciri kanker serviks

Nyeri atau sakit saat buang air kecil sebenarnya bukanlah gejala utama kanker serviks. Ciri-ciri kanker serviks yang satu ini biasanya baru akan muncul ketika kanker telah menyebar ke berbagai jaringan di sekitarnya.

Struktur organ reproduksi wanita yang berdekatan dengan saluran kemih berpotensi menimbulkan gejala yang mirip seperti infeksi saluran kemih.

Ciri-ciri kanker serviks meliputi sakit saat buang air kecil, susah buang air kecil, hingga frekuensi buang air kecil yang meningkat. Konsultasikan segera dengan dokter untuk mendapatkan penyebab pasti dari kondisi Anda.

9. Kaki bengkak atau sakit

cara menghilangkan gatal di telapak kaki

Tak banyak diketahui, kaki bengkak dan sakit menjadi salah satu tanda kanker serviks yang harus Anda waspadai. Keluhan ini biasanya muncul jika kanker sudah ada di tahap yang lebih serius.

Pengaruh dari nyeri pada punggung dan panggul dapat menjalar hingga kaki. Keluhan ini juga bisa muncul saat kanker serviks menyebar ke kelenjar getah bening, yang terletak di daerah antara tulang pinggul.

Selain itu, kaki yang mengalami pembengkakan juga disebabkan oleh sel kanker yang telah menghambat cairan getah bening yang seharusnya dibuang oleh tubuh. Akibatnya, cairan akan menumpuk di kaki. Kondisi ini mengakibatkan pembengkakan, yang disebut dengan limfedema.

10. Hasil tes pap smear abnormal sebagai gejala kanker serviks

pap smear dan tes iva deteksi kanker serviks

Jika Anda merasakan gejala kanker serviks, penting bagi Anda untuk melakukan deteksi kanker serviks yang bisa dilakukan dengan mengikuti pemeriksaan IVA atau tes pap smear.

Tes pap smear yang abnormal memang tidak selalu menjadi gejala dari kanker serviks. Namun, hal ini bisa menjadi “rambu-rambu” penting yang tidak boleh disepelekan.

Jika Anda sudah melakukan tes pap dengan hasil yang abnormal, sebaiknya lakukan tes lanjutan untuk mengetahui kondisi Anda sebenarnya.

Saat merasakan gejala kanker serviks, kapan harus ke dokter?

tes pap smear

Sebenarnya, melakukan deteksi kanker serviks tidak perlu menunggu timbulnya gejala, karena pemeriksaan ini juga dilakukan sebagai bentuk pencegahan kanker serviks selain menerapkan gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan pencegah kanker serviks.

Oleh sebab itu, jika Anda menyadari bahwa ada serangkaian gejala kanker serviks di atas, penting bagi Anda untuk konsultasi dengan dokter. Jangan tunda untuk segera memeriksakan diri apabila Anda mengalami kondisi berikut ini:

  • Perdarahan tidak normal.
  • Perdarahan setelah berhubungan intim.
  • Perdarahan baru setelah menopause.

Meski perdarahan vagina sangat umum, misalnya saat menstruasi, tapi pahami sekiranya penyebab dari perdarahan yang Anda alami. Pasalnya, menurut National Health Service (NHS), perdarahan vagina bisa menjadi gejala yang paling mudah ditemukan pada penderita kanker serviks.

Hal ini penting untuk segera dilakukan, sebab semakin cepat kondisi kesehatan Anda diketahui, semakin cepat pula dokter bisa memberikan penanganan terbaik. Apabila positif mengalami kanker serviks, lebih baik segera lakukan pengobatan untuk kanker serviks.

Ada banyak pilihan pengobatan kanker serviks, mulai dari menggunakan obat medis kanker serviks, hingga pengobatan alami menggunakan obat tradisional dan menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat untuk kanker serviks dan rutin berolahraga.

Setelah menjalani, Anda juga perlu menjalani pemulihan untuk kanker serviks demi menghindari munculnya sel kanker kembali. Biasanya, gejala dan pengobatan yang dijalani akan berbeda untuk tiap tahapan, mulai dari stadium 1, 2, 3, hingga 4.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Lidah

Kanker lidah dapat terjadi pada siapa pun, tanpa atau dengan gejala. Berikut informasi mengenai defisini, gejala, penyebab dan pengobatan kanker lidah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Kanker Mulut (Gusi, Lidah dan Bibir)

Kanker mulut menandakan sel abnormal yang menyerang gusi, lidah, bibir, atau area lain di mulut. Yuk, pelajari mengenai gejala, penyebab, dan obatnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Perawatan paliatif adalah perawatan suportif yang umumnya dijalani pasien kanker. Namun, seperti apa sih perawatan ini? Pelajari selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

Cara mengobati penyakit kanker tidak hanya dengan minum obat. Tersedia juga prosedur medis lain yang dapat mengatasi kanker. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala kanker tiroid

Kanker Tiroid

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
gejala kanker mata

Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker esofagus kanker kerongkongan

Kanker Esofagus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker penis

Kanker Penis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit