Kenali Bahaya Penyakit Paget yang Menyerang Puting Payudara

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Penyakit paget pada puting payudara adalah jenis kanker yang sangat langka. Walaupun sama berbahayanya dengan kanker lain, penyakit ini berbeda dengan kanker payudara yang mungkin lebih banyak diketahui orang. Supaya Anda lebih paham dengan penyakit ini, simak ulasannya berikut ini.

Apa itu penyakit paget pada payudara?

Penyakit paget payudara atau paget’s disease pada puting payudara adalah penyakit kanker yang menyerang kulit sekitar puting dan areola (area yang berwarna gelap di payudara yang mengelilingi puting).

Penyakit ini berbeda dengan kanker payudara dan penyakit paget yang biasanya menyerang tulang. Sekitar 1 sampai 4 persen wanita yang memiliki kanker payudara juga memiliki penyakit paget payudara.

Penyebab dan orang yang berisiko dengan penyakit ini

Penyebab penyakit ini tidak diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa teori yang menjelaskan hal tersebut

Pertama, bahwa sel-sel tumor yang ada pada permukaan kulit puting dan areola kemungkinan berpindah dari saluran susu. Kedua, sel kanker bisa langsung berkembang pada bagian puting dan areola.

Penyakit paget payudara ini bisa terjadi pada siapa saja. Namun, penyakit paget payudara lebih mungkin terjadi dan lebih besar risikonya pada orang dengan kondisi berikut ini:

  • Berusia sekitar 50 tahun lebih, risiko penyakit kanker akan meningkat seiring bertambahnya usia
  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit ini
  • Pernah memiliki kanker payudara sebelumnya
  • Memiliki tumor jinak pada payudara
  • Memiliki berat badan berlebihan setelah menopause
  • Memiliki kebiasaan minum alkohol
  • Memiliki jaringan pada payudara yang padat
  • Mengunakan terapi hormon

Gejala umum dari penyakit paget pada payudara

Dikutip dari Mayo Clinic, Gejala penyakit paget pada payudara beragam, meliputi:

  • Muncul benjolan di sekitar puting atau areola
  • Benjolan terlihat kemerahan
  • Kulit yang benjol mengeras jika disentuh dan terkelupas

Pada gejala-gejala penyakit paget tersebut, umumnya Anda akan mengira bahwa itu adalah eksim, dermatitis, atau masalah kulit lainnya yang menyerang payudara. Namun, kondisinya tidak akan sembuh hanya dengan obat perawatan kulit. Kemungkinan gejala penyakit paget payudara akan semakin bertambah parah, seperti:

  • Kulit pada puting atau areola menebal
  • Keluar cairan kuning atau darah dari puting
  • Payudara jadi sensitif dan terasa nyeri

Jika kondisi ini terjadi, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter sebelum kondisi semakin bertambah parah dan lebih sulit untuk diobati.

Bagaimana penyakit paget payudara dapat didiagnosis?

Diagnosis dimulai dengan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa benjolan dan penebalan kulit di sekitar puting. Mungkin Anda juga harus mengikuti beberapa tes skrining payudara.

Selanjutnya, bila ada kemungkinan kanker, Anda akan direkomendasikan melakukan biopsi. Biopsi adalah tindakan mengambil sebagian kecil jaringan dari benjolan dan memeriksa jaringan tersebut memiliki sel kanker atau tidak.

Dari biopsi inilah, diagnosis kanker akan didapatkan. Biopsi juga dapat memberikan rincian penting lainnya, seperti:

  • Seberapa besar kemungkinan sel kanker akan tumbuh dan menyebar
  • Apakah sel kanker bersifat jinak atau ganas
  • Apakah Anda positif memiliki kelebihan gen HER2 yang jadi pemicu tumbuhnya sel kanker

Apa saja pengobatan untuk orang dengan penyakit paget payudara?

operasi jantung di siang hari

Pengobatan utama untuk mengobati adanya kanker pada puting payudara adalah operasi. Namun, hal ini tergantung seberapa parah kanker telah menyebar. Pembedahan tersebut bisa mengangkat seluruh payudara (mastektomi) atau area puting dan areola tertentu saja yang terkena (eksisi sentral).

Jika dilakukan mastektomi, kemungkinan akan dilakukan operasi rekonstruksi (pembentuk kembali payudara kembali). Selanjutnya, Anda juga perlu melakukan perawatan lebih lanjut jika sel kanker bersifat ganas, seperti:

  • Kemoterapi: terapi obat-obatan untuk menghancurkan sel-sel kanker
  • Radioterapi: terapi radiasi untuk menghancurkan sel-sel kanker
  • Terapi hormon: terapi untuk mencegah sel kanker tumbuh kembali pada bagian tubuh yang sama atau berpindah ke bagian tubuh yang lain

Komplikasi dari pengobatan untuk penyakit paget pada payudara

Potensi komplikasi penyakit paget payudara bisa terjadi jika pengobatan tertunda, tidak mendapatkan pengobatan yang tepat atau salah diagnosis. Jadi, akan lebih baik jika kondisi ini mendapatkan penanganan segera, kanker lebih mudah diobati pada tahap awal.

Namun, pengobatan seperti kemoterapi atau radiasi, mungkin bisa menyebabkan efek samping seperti iritasi kulit, kelelahan, atau rasa sakit. Dalam jangka panjang, pengobatan ini kemungkinan dapat meningkatkan penyakit lain, seperti:

  • limfedema (bengkaknya saluran getah bening) karena menghilangnya kelenjar getah bening
  • Meningkatkan risiko kanker lain akibat kemoterapi dan terapi radiasi
  • Menopause atau ketidaksuburan akibat terganggunya hormon dari terapi hormon

Bagaimana mencegah penyakit paget pada payudara supaya tidak terjadi?

minum alkohol

Untuk mencegah penyakit paget pada puting payudara, Anda harus rutin berolahraga serta mengurangi kebiasaan minum alkohol. Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin, seperti skrining kanker payudara untuk mendeteksi adanya kanker lebih dini.

Bagi Anda yang berisiko tinggi dengan penyakit paget payudara, diskusikan dengan dokter mengenai cara pencegahan untuk mengurangi risiko terkena penyakit. Dokter mungkin akan meresepkan obat penghambat estrogen, seperti tamoxifen atau raloxifene.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 26, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 22, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca