Gejala Sakit Kepala karena Hipertensi yang Tidak Boleh Disepelekan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/05/2020
Bagikan sekarang

Seseorang disebut mengalami hipertensi saat tekanan darahnya berada di atas normal, yaitu mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Ketika hal ini dialami, biasanya seseorang mengeluhkan berbagai gejala hipertensi, yang salah satunya adalah sakit kepala. Lantas, benarkah sakit kepala dapat terjadi karena hipertensi dan apa penyebab hal tersebut?

Benarkah sakit kepala dapat terjadi karena hipertensi?

Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi ketika aliran darah mendorong dinding pembuluh darah (arteri) dengan sangat kuat. Kondisi ini ditandai dengan pengukuran tekanan darah yang mencapai angka 140/90 mmHg atau lebih.

Saat tekanan darah tinggi, banyak orang mengeluhkan sakit pada kepalanya. Pada akhirnya, ada anggapan bahwa sakit kepala dapat muncul karena hipertensi yang kambuh. Namun nyatanya, teori ini tidak sepenuhnya benar.

Hubungan antara sakit kepala dan hipertensi sering menjadi perdebatan. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa hipertensi dan sakit kepala tidak berhubungan. Bahkan, American Heart Association (AHA) pun mendukung penelitian yang mengklaim sakit kepala bukanlah gejala dari tekanan darah tinggi. Faktanya, orang dengan tekanan darah tinggi lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami sakit kepala yang berulang.

Justru AHA menyebut, hipertensi sebagai pembunuh diam-diam. Pasalnya, kondisi ini seringkali tidak menimbulkan tanda atau gejala pada penderitanya, tetapi berisiko menimbulkan berbagai komplikasi hipertensi yang tidak jarang dapat mengancam nyawa.

Apa penyebab sakit kepala karena hipertensi?

sakit kepala sebelah

Meski tidak berhubungan, sakit kepala memang dapat terjadi pada penderita hipertensi. Namun, hal ini terjadi ketika tekanan darahnya meningkat sangat tajam atau karena kondisi lain. Berikut penyebab sakit kepala karena hipertensi berikut dengan gejala yang dirasakannya.

Hipertensi maligna

Hipertensi maligna atau hipertensi darurat adalah peningkatan tekanan darah yang sangat tinggi, bisa mencapai lebih dari 180/120 mmHg. Adapun tekanan darah normal umumnya berkisar di bawah 120/80 mmHg.

Hipertensi maligna adalah kondisi serius yang berbahaya, sebab dapat menyebabkan kerusakan organ, seperti mata dan ginjal. Itu sebabnya, seseorang yang mengalami jenis hipertensi ini harus segera mendapatkan perawatan medis.

Saat mengalami hipertensi maligna, seseorang umumnya merasakan sakit kepala yang hebat. Namun, sakit kepala karena hipertensi ini tidak mirip dengan sakit kepala umum atau migrain.

Ada gejala lain yang umumnya akan dirasakan bersamaan dengan sakit kepala saat hipertensi maligna terjadi, seperti pandangan kabur, nyeri dada (angina), sesak napas, napas pendek, mual, lemas, atau kejang-kejang. Dalam beberapa kasus, aspirin pun tidak manjur untuk mengatasi sakit kepala hipertensi ini.

Kondisi medis lain

Selain karena hipertensi maligna, sakit kepala saat tekanan darah tinggi juga bisa terjadi jika ada kondisi medis lain yang Anda derita. Kondisi medis ini bisa juga merupakan penyebab hipertensi yang Anda alami atau yang disebut dengan hipertensi sekunder.

Umumnya, sakit kepala ini terasa nyeri di sekeliling kepala dan terasa lebih buruk saat bangun tidur dan mulai berkurang sakitnya seiring berjalannya hari. Kondisi ini juga bisa disertai dengan gejala lain, seperti kram, pusing, jantung berdebar, dan terasa lelah.

Bila hal ini terjadi, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk dapat memastikan penyebab pastinya dan mengatasi penyebab sekundernya tersebut.

Pembengkakan otak

Di sisi lain, sebuah jurnal di Iranian Journal of Neurology menjelaskan, sakit kepala karena tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat terjadi di kedua sisi kepala. Nyeri pada sakit kepala ini cenderung berdenyut dan sering memburuk bila melakukan aktivitas fisik.

Lebih lanjut dalam jurnal tersebut dijelaskan, penyebab sakit kepala ini, yaitu karena tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat memengaruhi penghalang antara darah dan otak. Hal ini menyebabkan pembengkakan otak atau edema serebral.

Pembengkakan ini semakin menekan otak dan menyebabkan berbagai macam gejala, seperti sakit kepala, pusing, mual, kebingungan (linglung), lemah, kejang, dan pandangan kabur.

Meski demikian, pembengkakan otak ini umumnya terjadi pada orang yang mengalami hipertensi maligna. Namun, hal ini sangat jarang terjadi.

Efek samping obat

Sakit kepala juga bisa terjadi karena efek samping obat hipertensi yang Anda konsumsi. Pasalnya, beberapa obat darah tinggi memang bisa menimbulkan efek samping pada sebagian orang, yang salah satunya adalah sakit kepala.

Namun, di sisi lain, beberapa obat penurun tekanan darah juga bisa digunakan untuk mengurangi gejala sakit kepala yang Anda rasakan, seperti beta blocker dan calcium channel blocker. Oleh karena itu, selalu konsultasikanlah dengan dokter mengenai gejala yang Anda rasakan dan obat penurun tekanan darah yang sesuai dengan kondisi Anda.

Gejala lain yang kerap muncul saat sakit kepala karena hipertensi terjadi

Wajah bengkak akibat infeksi gigi

Ada gejala lain yang seringkali berhubungan dengan tekanan darah tinggi dan umumnya juga dirasakan bersamaan dengan sakit kepala. Salah satunya, yaitu kemerahan di wajah atau facial flushing. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di wajah membesar.

Namun, faktor utama munculnya kemerahan ini bukanlah hipertensi. Kemerahan di wajah bisa terjadi secara tak terduga yang merupakan respon terhadap sesuatu, seperti paparan sinar matahari, cuaca dingin, makanan pedas, angin, minuman panas, atau produk perawatan kulit. Kondisi ini juga dapat terjadi karena tekanan emosional atau stres, konsumsi alkohol, atau olahraga, yang semuanya dapat meningkatkan tekanan darah secara sementara. Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi bila tekanan darah Anda meningkat lebih tinggi dari biasanya.

Selain kemerahan di wajah, gejala lain yang kerap dikeluhkan penderita hipertensi dan seringnya bersamaan dengan gejala sakit kepala, yaitu sakit punggung, mimisan, atau rasa cemas yang berlebihan.

Bila hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan membantu Anda mengatasi gejala tersebut dan meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah. Anda pun perlu senantiasa menerapkan gaya hidup sehat, seperti diet hipertensi, untuk mencegah hipertensi Anda semakin parah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Daripada mengganggu aktivitas harian Anda, ada berbagai cara menghilangkan juga mengatasi sakit kepala seperti di bawah ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Apa saja makanan, minuman, dan kebiasaan buruk yang harus menjadi pantangan bagi penderita darah tinggi? Simak penjelasan lengkapnya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah

5 Cara Atasi Efek Berhenti Minum Kopi Saat Puasa

Saat puasa, Anda mungkin berhenti minum kopi, sehingga timbul efek samping seperti sakit kepala. Lalul bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
obat migrain alami

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
obat sakit kepala sebelah kanan atau kiri

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020