Penyebab Kenapa Tekanan Darah Tinggi Semakin Banyak Terjadi pada Usia Muda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Hipertensi lebih dikenal sebagai penyakit yang sering menyerang orang berusia lanjut. Risiko hipertensi memang semakin meningkat seiring kita bertambah tua. Namun kenyataannya, kasus hipertensi pada remaja dan anak kecil ditemukan semakin banyak di penjuru dunia. Penyebab tekanan darah tinggi pada usia muda pun terdiri dari berbagai kondisi dan faktor.

Di Amerika Serikat, kurang lebih 20% orang dewasa muda usia 18-30 tahun yang berisiko penyakit jantung koroner lebih dulu memiliki hipertensi. Sementara itu di Indonesia, data Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan bahwa dari 25,8 persen total kasus hipertensi nasional ternyata 5,3% di antaranya dipegang oleh anak remaja berusia 15-17 tahun.

Sebenarnya, apa penyebab darah tinggi pada usia muda?

Sekitar 90-95% kasus hipertensi di dunia termasuk jenis hipertensi primer. Hipertensi primer adalah kondisi tekanan darah tinggi yang tidak jelas penyebab pastinya dan tidak dipengaruhi oleh kondisi medis apa pun, termasuk hipertensi yang terjadi pada remaja usia muda.

Sisanya termasuk ke dalam kategori hipertensi sekunder. Ini adalah jenis tekanan darah tinggi yang penyebab utamanya adalah kondisi medis tertentu yang menyerang fungsi ginjal, pembuluh darah, jantung, atau sistem endokrin, tidak terkecuali hipertensi sekunder pada remaja usia muda.

Penyebab tekanan darah tinggi atau hipertensi sekunder pada remaja usia muda adalah penyakit ginjal turunan/bawaan, kelainan fungsi/bentuk aorta, sleep apnea, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), atau masalah tiroid (hipotiroidisme atau hipertiroidisme). Rutin minum pil kontrasepsi atau KB juga berpotensi menjadi penyebab darah tinggi pada perempuan usia muda.

Namun, dugaan hipertensi sekunder pada remaja harus dikesampingkan lebih dulu jika memang dicurigai. Hipertensi sekunder bisa dibatalkan ketika kondisi penyebabnya diberantas.

Gaya hidup zaman modern menjadi penyebab utama darah tinggi pada usia muda

Sebagian besar kasus tekanan darah tinggi pada remaja usia muda tergolong ke dalam hipertensi primer, yang berarti tidak diketahui penyebab pastinya. Meski tidak diketahui jelas apa penyebab spesifiknya, darah tinggi atau hipertensi primer pada usia muda kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik), gaya hidup yang tidak sehat, atau kombinasi keduanya. Untuk tahu bagaimana kondisi-kondisi tersebut menjadi penyebab darah tinggi pada usia muda, simak penjelasan berikut:

1. Faktor genetik

Riwayat hipertensi turunan dalam keluarga dapat meningkatkan risiko hipertensi pada anak muda generasi berikutnya. Beberapa remaja tampak mewarisi kecenderungan terkena tekanan darah tinggi dari orangtua mereka

Pada remaja usia muda yang memiliki tekanan darah tinggi tapi tidak ada masalah medis yang jadi pemicunya dan gaya hidupnya juga tidak berisiko, genetik adalah satu-satunya penyebab yang paling mungkin.

2. Obesitas

Sekarang ini, ada lebih banyak anak muda dan remaja yang punya berat badan berlebih dibandingkan remaja generasi masa lalu. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kasus obesitas meningkat 2 kali lipat semenjak tahun 1980-an. Setidaknya 1 dari 10 orang dewasa muda di dunia termasuk obesitas.

Obesitas menjadi salah satu penyebab utama mengapa kasus darah tinggi atau hipertensi pada remaja usia muda semakin menjamur. Sebuah survei internasional terbitan Experimental and Therapeutic Medicine melaporkan bahwa obesitas adalah penyebab utama dari hipertensi, diabetes, dan penyakit lain yang berhubungan dengan kerusakan sistem pembuluh darah, jantung, dan ginjal.

Semakin skor BMI Anda lebih tinggi dari 30, yang notabene sudah masuk dalam kategori “berat berlebih (cenderung obesitas)”, semakin tinggi risiko hipertensi Anda.

3. Kurang olahraga

Aktivitas fisik seperti olahraga membuat tubuh memproduksi hormon yang melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga bantu menurunkan tensi serta mengurangi gejala-gejala darah tinggi Anda.

Sementara itu, semakin Anda kurang gerak berarti semakin banyak lemak yang tertimbun di tubuh sehingga berat badan bertambah. Berat badan yang berlebih juga termasuk dalam penyebab tekanan darah tinggi pada usia muda.

Jika Anda kurang olahraga ditambah memiliki berat badan yang cenderung obesitas, ini akan semakin meningkatkan risiko terjadinya hipertensi di usia muda.

4. Pola makan yang buruk

Kebiasaan remaja untuk makan makanan serba cepat saji yang tinggi garam turut menyumbang pada peningkatan kasus hipertensi secara global. Tidak mengherankan apabila pola makan yang kurang sehat ini menjadi penyebab darah tinggi terjadi pada usia muda.

Asupan garam berlebihan dan berkelanjutan  akan mempersempit pembuluh darah dan membuat tubuh menyimpan kelebihan berat air. Dua faktor ini akan meningkatkan tekanan darah.

5. Tidak terbiasa cek tensi

Hipertensi sering dipandang sebelah mata oleh remaja usia muda karena beranggapan penyakit ini hanya akan terjadi pada orang-orang tua. Itu kenapa salah satu penyebab darah tinggi pada usia muda adalah jarang cek tensi. Padahal idealnya, kita harus mulai rutin cek tensi mulai dari usia 20 tahun.

Anak-anak muda harus mulai menyadari sedini mungkin bahwa kasus hipertensi pada usia dini semakin banyak tiap tahunnya. Mereka juga harus menyadari apa saja risiko komplikasi hipertensi pada kesehatan tubuh di masa depan. Dengan begitu, mereka bisa mengambil langkah proaktif untuk mencegah hipertensi.

6. Perubahan hormon

Perubahan hormon selama masa puber pun ternyata ikut berperan penting menjadi penyebab darah tinggi pada remaja usia muda. Lonjakan hormon seks testosteron dan estrogen dilaporkan dapat menjadi awal perkembangan tekanan darah tinggi di kalangan remaja.

Beberapa penelitian bahkan menyebut bahwa risiko hipertensi meningkat pada anak-anak ABG yang mengalami pubertas dini. Meski begitu, pengaruh hormon terhadap tekanan darah masih belum sepenuhnya dipahami.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Oktober 31, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 3, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca