Penyebab Cauda Equina Syndrome, Gangguan Saraf yang Bisa Memicu Kelumpuhan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Maret 6, 2020
Bagikan sekarang

Cauda equina syndrome merupakan kondisi ketika kumpulan akar saraf pada tulang belakang mengalami tekanan. Tekanan pada akar saraf dapat mengakibatkan nyeri punggung hingga kaki, hilangnya kontrol buang air kecil dan besar, bahkan kelumpuhan permanen. Lantas, apa yang menjadi penyebab cauda equina syndrome?

Faktor penyebab cauda equina syndrome

Cauda equina syndrome dapat disebabkan oleh beragam kondisi yang mengakibatkan peradangan atau terjepitnya akar saraf tulang belakang. Secara umum, berikut adalah faktor-faktor yang menjadi penyebabnya:

1. Penyebab cauda equina syndrome karena saraf terjepit

obat saraf kejepit

Saraf terjepit sebenarnya merupakan istilah awam dari herniated disc, yakni pergeseran bantalan tulang belakang dari tempatnya semula. Pada beberapa kasus, herniated disc juga dapat terjadi akibat robeknya bantalan tulang belakang.

Bantalan tersebut berfungsi menahan guncangan dan tekanan yang dapat melukai saraf tulang belakang. Ketika bantalan tulang belakang bergeser atau robek, saraf-saraf di sekitarnya akan tertekan sehingga menimbulkan nyeri dan gejala lainnya.

Saraf terjepit adalah salah satu faktor yang paling sering menjadi pemicu cauda equina syndrome. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh cedera olahraga, kecelakaan, atau terkadang penyempitan saluran tulang belakang.

2. Tumor

Sumber: Christopher Reeve Foundation

Terkadang, tumor bisa terbentuk pada ruang kecil dalam tulang belakang dan menekan kumpulan saraf di dalamnya. Jika tumor menekan akar saraf, kondisi ini dapat memicu timbulnya gejala cauda equina syndrome.

Saraf tulang belakang terlindungi oleh selaput meninges. Selaput ini terdiri dari tiga lapisan, sama seperti lapisan pelindung otak. Berdasarkan lokasi tumbuhnya, tumor pada akar saraf yang menjadi penyebab cauda equina syndrome terbagi menjadi:

  • Tumor ekstradural, tumbuh di bagian luar saraf dan meninges.
  • Tumor intradural-ekstradural, tumbuh di luar kumpulan saraf, tapi ada di dalam meninges.
  • Tumor intradural, tumbuh di dalam sumsum berisikan saraf tulang belakang.

3. Abses epidural

cedera tulang belakang

Abses epidural adalah penumpukan nanah pada tulang belakang yang menyebabkan pembengkakan. Dilansir dari John Hopkins University, pembentukan abses biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri S. aureus, jamur, ataupun kuman tertentu dalam tubuh.

Jika abses terbentuk pada bagian bawah tulang belakang, nanah yang menumpuk bisa menekan akar saraf dan menjadi penyebab cauda equina syndrome. Pasien biasanya mengalami gejala demam, sakit pinggang, serta hilangnya kontrol BAK dan BAB.

Kondisi ini lebih banyak terjadi pada orang-orang yang pernah menjalani operasi pada punggung. Selain itu, mereka yang terkena infeksi pada tulang belakang, memiliki bisul di punggung dan kulit kepala, dan menggunakan narkoba suntik juga berisiko.

4. Stenosis spinal

lumbar spinal stenosis

Stenosis spinal adalah penyempitan pada saluran spinal yang berisikan kumpulan saraf tulang belakang. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala berupa nyeri, rasa tergelitik, mati rasa, dan lemah otot yang bertambah parah bila tidak ditangani.

Stenosis spinal terbagi menjadi dua jenis, yakni stenosis servikal pada area leher serta stenosis lumbar pada area pinggang belakang. Jika penyempitan terjadi di pinggang, inilah yang menjadi penyebab cauda equina syndrome.

Penyebabnya antara lain kerusakan bantalan tulang belakang, cedera tulang belakang, tumor, dan mengerasnya otot ligamen antara ruas tulang belakang. Pada penderita radang sendi, tulang dapat tumbuh secara berlebihan dan menekan akar saraf.

Cauda equina syndrome adalah kondisi medis darurat yang harus ditangani dengan segera. Pasalnya, penyakit ini dapat menyebabkan dampak permanen yang memengaruhi kualitas hidup penderitanya.

Segera periksakan diri ke dokter spesialis syaraf atau fasilitas kesehatan terdekat bila Anda merasa mengalami gejala cauda equina syndrome. Pemeriksaan berguna untuk memastikan diagnosis, menentukan faktor penyebab, dan penanganan bila gejala tersebut memang berkaitan dengan cauda equina syndrome.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kondisi yang Membuat Wajah Mati Rasa Sebelah

Mati rasa pada sebelah bagian wajah terjadi ketika saraf wajah mengalami kerusakan. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik November 6, 2019

Saraf Kejepit yang Menyerang Lutut, Bisa Diatasi dengan 5 Cara Ini

Saraf kejepit bisa menyerang lutut Anda. Lantas, apa saja perawatan untuk meredakan gejala saraf kejepit di lutut? Baca selengkapnya di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat November 5, 2019

Terbiasa Menggunakan Pakaian Ketat Ternyata Berbahaya bagi Kesehatan, Lho

Banyak orang yang tidak sadar bahwa bahaya dari penggunaan pakaian ketat dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mereka, apa saja?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik Agustus 26, 2019

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Penyakit saraf kejepit memang membatasi gerak tubuh. Namun, ada gaya renang yang cukup aman sehingga disarankan untuk penderita penyakit saraf kejepit.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat Juli 21, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Mengenal Gangguan Saraf dan Cara Pencegahannya

Mengenal Gangguan Saraf dan Cara Pencegahannya

Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang April 20, 2020
Apakah Penyakit Saraf Terjepit Akan Mengurangi Gairah Seksual Penderitanya?

Apakah Penyakit Saraf Terjepit Akan Mengurangi Gairah Seksual Penderitanya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Januari 3, 2020
Berbagai Gejala Saraf Leher Terjepit yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Berbagai Gejala Saraf Leher Terjepit yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Desember 20, 2019
Jangan Biarkan Saraf Terjepit Mengganggu Kehamilan, Ini 5 Cara Mengatasinya

Jangan Biarkan Saraf Terjepit Mengganggu Kehamilan, Ini 5 Cara Mengatasinya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang November 18, 2019