5 Tips Aman Merawat Orang yang Sakit Hepatitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hidup bersama sambil merawat pasien hepatitis berarti Anda bisa tertular virusnya jika tidak tahu cara melindungi diri sendiri. Inilah mengapa Anda harus mempelajari dan menerapkan tips keamanan sehingga Anda bisa tetap sehat dan merawat pasien hepatitis dengan baik. Simak panduan mencegah penularan hepatitis untuk melindungi diri sendiri, sementara tetap membantu pasien merasa lebih baik.

Bagaimana hepatitis bisa menular?

Ada lima jenis hepatitis, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Semua jenis ini menyebabkan peradangan hati, tetapi disebarkan dengan cara yang berbeda. Hepatitis virus A, B, dan C dilaporkan memiliki jumlah kasus terbesar di seluruh dunia.

Hepatitis A pada dasarnya tidak berakibat pada infeksi kronis, tetapi Anda bisa terinfeksi jenis hepatitis ini jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi virus hepatitis A. Saat terkena hepatitis B, Anda akan mengalami sakit ringan yang berlangsung hanya dalam beberapa minggu, atau bisa berkembang menjadi kondisi kronis. Dalam kasus ini, Anda bisa beresiko terkena penyakit hati atau bahkan kanker hati. Cara penularan virus hepatitis B dari satu orang ke orang lainnya adalah melalui darah, air mani, dan cairan tubuh lainnya yang terinfeksi. Sementara itu, hepatitis C biasanya berkembang dari penyakit akut ke kondisi kronis. Jika Anda terinfeksi virus ini, Anda bisa terkena sirosis hati dan juga kanker hati. Terpapar dengan darah yang terinfeksi adalah cara yang paling umum dari penularan hepatitis C.

Tips mencegah penularan hepatitis sementara merawat pasien hepatitis

Jika Anda harus merawat pasien hepatitis, penting bagi Anda untuk memahami jenis-jenis virus dan juga tips keamanannya. Anda harus memperhatikan untuk memberikan mereka perawatan terbaik tetapi juga melindungi diri Anda dari risiko penularan. Dokter akan membantu jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara mencegah penularan hepatitis.

1. Hindari berbagi barang-barang pribadi

Kontak sederhana seperti berjabat tangan atau berpelukan tidak bisa membuat Anda tertular virus. Darah dan cairan tubuh milik pasien hepatitislah yang menyebabkan penularan virus. Hepatitis A dan E bisa menular lewat liur, sementara hepatitis B, C, dan D bisa menular lewat darah dan air mani atau cairan vagina.

Jika kulit Anda tergores atau rusak, maka Anda akan lebih rentan terinfeksi. Untuk menghindari infeksi tersebut, Anda sangat disarankan untuk tidak berbagi barang-barang pribadi dengan pasien hepatitis. Dengan tidak menggunakan bersama barang seperti alat cukur, jarum, sikat gigi, anting-anting, jarum pentul, peniti, pemotong kuku, hingga sex toys sekalipun akan membantu Anda membatasi kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh mereka yang terinfeksi.

2. Pastikan Anda divaksinasi

Vaksinasi bisa mencegah penularan hepatitis A dan B. Ada bukti kuat bahwa penggunaan vaksin yang rutin bisa sangat membantu mengurangi jumlah kasus hepatitis A dan B yang baru-baru ini dilaporkan. Jika Anda akan merawat pasien hepatitis, Anda harus divaksinasi terlebih dahulu.

3. Gunakan pelindung saat bersih-bersih rumah

Di setiap saat Anda harus membersihkan sesuatu yang bisa terkontaminasi oleh cairan tubuh seperti popok dan pakaian atau kain sprei kotor, Anda harus menggunakan sarung tangan, baju pelindung, dan masker wajah. Ini juga membantu Anda menghindari cedera akibat benda-benda tajam seperti jarum.

4. Membersihkan dengan pemutih

Virus hepatitis B bisa hidup selama 10 hari pada permukaan yang kering, sementara virus hepatitis C bisa hidup sampai empat hari dalam kondisi tersebut. Maka dari itu, disarankan bagi Anda untuk mencampurkan pemutih ke dalam air untuk memastikan bahwa Anda membersihkan barang-barang yang terinfeksi secara efektif. Air dan pemutih bisa membantu Anda membunuh kedua jenis virus ini dan mencegah penularan hepatitis di lingkungan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit