5 Langkah Mudah Mengatasi Kulit Gatal Karena Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/12/2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Diabetes dapat memengaruhi setiap bagian tubuh, termasuk juga pada kulit. Menurut American Diabetes Association, satu dari 3 orang akan mengalami kulit kering dan gatal karena diabetes.

Jika Anda mengalaminya, tak perlu khawatir. Masalah kulit ini sebetulnya bisa diatasi dengan mudah, lho.

Kenapa diabetes bikin kulit jadi gatal dan kering?

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah dalam tubuh. Tanpa disadari, perubahan gula darah ini dapat memengaruhi kesehatan kulit. Ini karena gula darah tinggi akan mengubah cara kerja sistem saraf dan memproduksi lebih banyak zat sitokin dalam tubuh. Apa itu sitokin?

Sitokin adalah hormon dalam tubuh yang jika diproduksi berlebihan dapat menyebabkan terjadinya peradangan atau inflamasi. Nah, akibat produksi sitokin yang berlebihan, kulit akan menunjukkan reaksi peradangan. Reaksi sitokin berlebih inilah yang membuat kulit Anda terasa gatal, kering, bahkan pecah-pecah.

Kadar gula darah yang lebih tinggi dari batas normal dapat meningkatkan risiko infeksi pada kulit tangan, kaki, bahkan hingga area organ intim. Penyebabnya bisa karena infeksi jamur atau bakteri, mirip seperti kulit gatal akibat eksim, psoriasis, dermatitis, atau penyakit kulit lainnya.

Glukosa termasuk salah satu makanan favorit bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Semestinya, jamur dan bakteri ini tumbuh secara alami dan normal pada kulit. Akan tetapi, tingginya kadar glukosa tadi membuat bakteri tumbuh dengan cepat dan mulai menginfeksi kulit.

Penyakit kulit yang banyak dialami oleh penderita diabetes di antaranya dermotapi diabetik dan xanthomatosis eruptif.

Cara merawat kulit gatal karena diabetes

Kulit kering dan gatal karena diabetes sering kali membuat Anda tergoda untuk menggaruknya, dengan harapan supaya gatalnya berkurang. Eits, tunggu dulu. Segatal apa pun kulit Anda, sebaiknya jangan digaruk, ya.

Bukannya meredakan gatal, menggaruk kulit dengan keras justru dapat melukai kulit dan memicu infeksi berkepanjangan.

Hal ini tentunya diperparah dengan kondisi di mana penderita dengan jenis diabetes tertentu rentan memiliki luka yang sulit kering. Jika kulit digaruk terlalu keras, ada kemungkinan muncul luka yang bekasnya sulit dihilangkan.

Sebagai solusinya, ikuti panduan mengatasi kulit gatal karena diabetes berikut ini.

1. Latihan pernapasan

latihan pernapasan

Beberapa penderita diabetes mengakui bahwa meditasi dan latihan pernapasan yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi stres yang menyebabkan gula darah melonjak. Secara tidak langsung, jika Anda mampu menjaga gula darah tetap normal, maka gejala kulit kering dan gatal karena diabetes pun tentu akan lebih mudah dikendalikan.

Caranya, tarik napas dalam dan tahan beberapa saat, lalu embuskan pelan-pelan. Lakukan berulang kali hingga Anda merasa benar-benar tenang. Meski tidak dapat mengobati kulit gatal hingga tuntas, namun setidaknya cara ini cukup ampuh mengurangi sensasi gatal pada kulit.

2. Jangan mandi terlalu lama

mandi air hangat

Sebetulnya, air merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengembalikan kelembapan kulit dan mengatasi kulit kering. Akan tetapi, mandi yang terlalu lama, misalnya lebih dari 15 menit, justru bisa membuat kulit kering.

Apalagi kalau Anda sering mandi pakai air panas, kebiasaan ini dapat melebarkan pori-pori dan mengikis minyak alami yang dibutuhkan kulit. Tak heran jika kulit Anda justru semakin kering dan berisiko gatal setelahnya.

Beberapa ahli mengatakan bahwa lama waktu mandi yang ideal adalah setidaknya 5 sampai 10 menit saja. Gunakan air hangat, artinya tidak terlalu panas maupun dingin, untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

3. Pakai krim pelembap

Setelah selesai mandi, gunakan krim pelembap yang tepat untuk menjaga kelembapan kulit.

Untuk hasil yang lebih maksimal, sebaiknya segera oleskan pelembap saat kulit masih cukup lembap setelah Anda selesai mandi. Anda cukup menepuk-nepuk kulit yang basah dengan handuk, sehingga kadar air di kulit Anda masih cukup tinggi.

Mengapa demikian? Memakai pelembap atau lotion saat kulit masih basah jauh lebih bermanfaat ketimbang saat kulit sudah kering. Pelembap dapat membantu mengunci kadar air di kulit yang masih basah. Dengan ini, risiko gatal-gatal karena diabetes pun dapat dihindari.

Pilihlah pelembap yang mengandung urea dan emollient. Dua bahan tersebut dapat melembutkan dan melembapkan kulit serta meringankan rasa gatal dan pengelupasan. Bahan aktif tersebut juga sering digunakan untuk mengatasi kulit kering dan gatal akibat eksim, psoriasis, dermatitis, atau penyakit kulit lainnya.

Selain dengan pelembap yang dijual di pasaran, Anda sebetulnya juga bisa memanfaatkan beberapa bahan alami di rumah untuk mengatasi kulit kering dan gatal karena diabetes. Misalnya oatmeal, gel lidah buaya, susu, atau minyak zaitun.

Cukup oleskan bahan alami tersebut pada area kulit yang gatal, lalu diamkan selama 10-15 menit. Lakukan secara rutin sebelum mandi untuk hasil yang maksimal.

4. Gunakan tea tree oil

Tea tree oil memiliki kandungan yang dapat meringankan kulit gatal karena diabetes. Selain itu, zat-zat yang terdapat di dalam tea tree oil juga bermanfaat sebagai agen antiinflamasi atau peradangan.

Sebuah studi dari The Archives of Dermatological Research membandingkan penggunaan zinc oxide dengan clobetasone butyrate yang terdapat di tea tree oil pada penderita dermatitis.

Hasilnya? Tea tree oil dinilai jauh lebih baik dalam mengurangi reaksi-reaksi alergi pada penderita dermatitis dibanding dengan obat oles atau salep gatal lainnya.

5. Atur pola makan

manfaat omega 3

Bukan cuma menjaga kesehatan tubuh, asupan makanan yang tepat juga penting untuk menjaga kesehatan kulit. Kunci pentingnya adalah perbanyak asupan asam lemak omega-3 dalam menu makanan Anda.

Kebutuhan asam lemak omega-3 ini bisa Anda dapatkan lewat sejumlah makanan berikut ini:

  • Ikan berlemak, contohnya salmon, tuna, sarden, makerel
  • Biji rami dan olahan minyaknya
  • Tahu
  • Biji chia
  • Sayuran tertentu, misalnya bayam dan daun selasih

Anda juga dapat minum smoothie alpukat setiap hari supaya kulit Anda tetap sehat. Selain rasanya enak, alpukat mengandung lemak tak jenuh yang dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembap.

6. Gunakan humidifier

cara membersihkan humidifier

Jika cuaca di luar cenderung dingin, pasang humidifier untuk membantu melembapkan udara dalam ruangan. Suhu dingin membuat kadar kelembapan menurun sehingga kulit berada dalam kondisi yang paling kering. Itulah kenapa penting untuk menjaga kelembapan ruangan agar kulit Anda tidak kering dan gatal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Mengatasi Sela-sela Jari Tangan yang Kering

Terutama untuk Anda yang bekerja pada ruangan ber-AC, mengatasi kulit kering pada sela-sela jari bisa dilakukan dengan lima langkah mudah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 14/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Obat Biduran untuk Anak yang Aman

Anak Anda mengalami ruam merah dan gatal secara tiba-tiba? Bisa jadi itu biduran. Ketahui beberapa jenis obat biduran anak yang diperbolehkan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Anak, Parenting, Hidup Sehat 30/03/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Jerawat Terasa Gatal dan Tidak Nyaman

Banyak orang yang mengira bahwa penyebab jerawat terasa gatal adalah proses dari penyembuhan. Namun, ternyata ada faktor lain yang menyebabkan hal ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Kecantikan 24/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Perbedaan Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi yang Jarang Diketahui

Jika kulit Anda tampak kusam dan tidak sehat, kondisi ini mungkin menandakan kulit dehidrasi. Ini perbedaan antara kulit kering dan kulit dehidrasi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 10/02/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020 . Waktu baca 5 menit
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
perbedaan hydrating dan moisturizing

Apa Bedanya Skincare yang Hydrating dan Moisturizing untuk Kulit Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit