Jahe Bantu Gula Darah Puasa Tetap Normal Bagi Diabetesi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Selain sebagai bahan masakan, jahe telah digunakan sejak ribuan tahun lalu sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit, seperti pilek, mabuk perjalanan, sakit perut, hingga nyeri otot dan sendi. Bahkan khasiat jahe diketahui dapat menurunkan gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2. Lantas, seberapa efektifkah jahe untuk diabetes? Simak ulasannya berikut.

Jahe membantu menjaga gula darah puasa tetap normal

Sebenarnya sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat jahe untuk menurunkan kadar gula darah dan membantu mengatur respon insulin pada penderita diabetes. Namun, sebuah penelitian dari Shahid Sadoughi University of Medical Science di Iran menemukan bahwa jahe khususnya menurunkan gula darah puasa dan kadar HbA1c dalam darah. Teori tersebut didapat setelah mengamati  88 pasien diabetes yang rutin maan 3 gram jahe setiap hari selama 8 minggu.

Para peneliti tidak tahu bagaimana pastinya jahe bisa menurunkan gula darah. Sejauh ini mereka menduga bahwa senyawa aktif dalam jahe menghambat kerja enzim fosforilase hepatik untuk memecah glikogen. Ketika glikogen dipecah, gula darah naik. Namun karena jahe dapat menghambat enzim tersebut, maka gula darah orang dengan diabetes akan mengalami penurunan dan berada dalam batas normal.  

Penelitian lain yang dilakukan pada tikus gemuk dengan diabetes juga menunjukkan hasil yang serupa. Tikus yang dijadikan bahan penelitian diketahui mendapatkan banyak manfaat ketika diberikan campuran kayu manis dan jahe.

Beberapa manfaat dari kombinasi jahe dan kayu manis termasuk penurunan gula darah, peningkatan kadar insulin, serta penurunan berat badan dan massa lemak tubuh. Selain itu, sifat antiradang dalam jahe juga dapat mencegah komplikasi diabetes, seperti retinopati, penyakit jantung, dan stroke.

Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan jangakuan yang lebih luas guna memastikan manfaat jahe untuk diabetes. 

Yang harus diperhatikan jika ingin menggunakan jahe untuk diabetes

Meski banyak penelitian yang menunjukan bahwa jahe untuk diabetes terbukti efektif, namun Anda tetap harus berhati-hati saat mengonsumsinya. Anda tak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.

Jahe jarang menyebabkan efek samping berbahaya, tapi kebanyakan makan jahe bisa menyebabkan perut mulas hingga diare. Selain itu, jahe memiliki efek pengencer darah yang dapat meningkatkan risiko pendarahan berlebihan.

Jika Anda saat ini sedang diresepkan obat pengencer darah oleh dokter, maka sebaiknya hindari makan jahe. Begitu pula jika Anda sedang menggunakan obat tekanan darah. Efek pengencer darah dari jahe dapat menurunkan tekanan darah yang dapat menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur.

Ingat, jahe bukan pengganti untuk terapi medis yang mungkin sedang Anda jalani. Anda tetap harus mengikuti saran dokter. Jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa saat makan jahe, Anda harus berhenti menggunakannya.

Agar aman, pastikan Anda selalu memberi tahu dokter jika Anda ingin mengombinasikan jahe dengan pengobatan medis. Dengan begitu, dokter akan menentukan dosis obat terbaik untuk Anda serta mendiskusikan potensi efek samping yang ada.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Rena Widyawinata

Direkomendasikan untuk Anda

Herbavid-19 COVID-19

Bolehkah Minum Jamu Saat Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020