Mengenal Syok Insulin, Komplikasi Diabetes karena Gula Darah Rendah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Insulin berperan penting untuk mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Jika Anda menderita diabetes tipe 1, Anda mungkin memerlukan asupan insulin tambahan. Namun, terlalu banyak menggunakan insulin juga tak baik untuk tubuh Anda. Pasalnya, asupan insulin yang berlebihan justru dapat memicu kondisi serius, yang disebut syok insulin.

Apa itu syok insulin?

Jika seseorang dengan diabetes lupa makan setelah mendapatkan suntikan insulin, maka akan menyebabkan kadar insulin terlalu banyak dalam darah. Selanjutnya, hal ini dapat menyebabkan hipoglikemia ringan, juga disebut gula darah rendah. Jika seseorang mengabaikan gejala hipoglikemia ringan, menggunakan terlalu banyak insulin karena tidak sengaja, atau melewatkan makan, mereka mungkin akan menderita kondisi yang jauh lebih serius yang disebut syok insulin.

Syok insulin adalah kondisi darurat diabetes. Kondisi ini menyebabkan gejala menakutkan yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan koma diabetes, kerusakan otak, dan bahkan kematian.

Cara kerja insulin

Ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat, karbohidrat kemudian diubah tubuh menjadi glukosa. Glukosa adalah jenis gula yang merupakan bahan bakar bagi tubuh, memberikan energi yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi sehari-hari. Nah, insulin adalah hormon yang bekerja seperti kunci. Hormon ini membuka pintu di sel-sel tubuh sehingga mereka dapat menyerap glukosa dan menggunakannya sebagai bahan bakar.

Orang dengan diabetes mungkin kekurangan insulin atau sel-sel tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya. Jika sel-sel tubuh tidak dapat menyerap glukosa dengan benar, hal ini menyebabkan kelebihan glukosa dalam darah. Hal ini disebut “gula darah tinggi” yang kemudian dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Ya, gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah mata dan kaki, penyakit jantung, stroke, masalah ginjal, dan kerusakan saraf.

Suntikan insulin membantu orang yang mengalami diabetes untuk menggunakan glukosa lebih efisien. Menggunakan suntikan insulin sebelum makan membantu tubuh menyerap dan menggunakan glukosa dari makanan. Hasilnya adalah tingkat gula darah yang lebih seimbang dan sehat. Biasanya, hal ini dapat bekerja dengan baik. Meski begitu, kadang-kadang suntik insulin juga tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Apa penyebab syok insulin?

Kadar insulin yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan gula darah rendah. Jika gula darah Anda turun terlalu rendah, tubuh Anda tidak lagi memiliki cukup energi untuk melaksanakan fungsinya. Syok insulin dapat menyebabkan tubuh Anda menjadi begitu kelaparan karena berkurangnya asupan energi.

Jika Anda memiliki diabetes dan menggunakan insulin untuk membantu mengontrol gula darah, Anda bisa saja mengalami kadar insulin yang berlebihan dalam darah. Hal ini biasanya terjadi jika Anda terlalu banyak menyuntikkan insulin atau melewatkan makan setelah suntikan insulin. Apabila dibiarkan terlalu lama, kondisi ini dapat membuat sistem pada tubuh anda tidak seimbang.

Penyebab lain syok insulin termasuk:

Bagaimana syok insulin memengaruhi tubuh?

Jika gula darah Anda turun sedikit di bawah normal, Anda mungkin mengalami gejala ringan sampai sedang, seperti:

  • Pusing
  • Kliyengan
  • Berkeringat
  • Kelaparan
  • Merasa gelisah atau cemas
  • Sifat lekas marah
  • Denyut nadi cepat

Pada tahap ini, Anda dapat melakukan langkah-langkah segera untuk pemulihan. Anda dapat makan 15 gram karbohidrat untuk pertolongan pertama. Mengonsumsi tablet glukosa atau makanan tinggi gula, seperti jus buah, kismis, madu, atau permen juga bisa membantu menstabilkan gula darah Anda. Jika Anda merasa lebih baik dalam waktu 15 menit atau lebih, Anda mungkin dapat pulih sepenuhnya. Jika tidak, Anda harus terus makan 15 gram karbohidrat sampai gula darah Anda naik atau setidaknya kondisi Anda membaik.

Jika mengalami syok insulin, Anda mungkin mengalami beberapa gejala di atas, tetapi gejala tersebut akan berkembang lebih cepat jika dibiarkan. Gula darah yang rendah juga bisa menyebabkan:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Pingsan
  • Koordinasi yang buruk, sering tersandung, dan jatuh
  • Tremor otot
  • Kejang
  • Koma

Syok insulin juga bisa terjadi pada tengah malam. Dalam hal ini, gejala yang mungkin terjadi termasuk:

  • Mimpi buruk
  • Menangis ketika tidur
  • Bingung atau sangat mudah marah
  • Berkeringat sangat banyak
  • Perilaku agresif

Mengobati syok insulin

Hipoglikemia ringan hingga sedang biasanya dapat diobati dengan mengonsumsi gula. Jika Anda mulai mengalami gejala hipoglikemia berat, sudah saatnya untuk perawatan yang lebih intensif. Jika Anda atau seseorang di dekat Anda mulai mengalami syok insulin, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Carilah bantuan medis darurat, terutama jika orang tersebut tidak sadar.
  • Berikan gula ke dalam tubuh orang tersebut segera, seperti yang diuraikan di atas.
  • Apabila orang tersebut tidak sadar, berikan suntikan glukagon jika Anda memilikinya. Jika tidak, personil medis darurat akan memberikannya. Jangan memberikan orang sesuatu yang bukan untuk ditelan karena mungkin dapat membuatnya tersedak.

Cara mencegah syok insulin

Syok insulin bukan pengalaman yang menyenangkan. Namun, ada hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hal ini terjadi, di antaranya:

  • Selalu siapkan tablet glukosa untuk Anda atau bawalah permen untuk antisipasi saat gula darah Anda turun terlalu rendah.
  • Selalu makan setelah menggunakan suntikan insulin Anda.
  • Pastikan untuk selalu minta dokter mengajarkan cara menggunakan obat baru.
  • Konsumsi camilan manis saat berolahraga. Konsultasikan dengan ahli diet Anda tentang makanan yang baik untuk dimakan sebelum olahraga.
  • Berhati-hati ketika minum alkohol. Bicarakan dengan dokter Anda tentang apa yang terbaik.
  • Berhati-hati setelah olahraga dengan instensitas tinggi karena dapat menurunkan gula darah selama berjam-jam setelah latihan.
  • Rajin mengecek gula darah Anda.
  • Jika Anda mengalami gejala gula darah rendah saat mengemudi, segera menepi.
  • Beri tahu keluarga dan teman-teman tentang gejala hipoglikemia sehingga mereka dapat membantu Anda jika Anda mulai mengalami gejala tersebut.
  • Mintalah kepada dokter Anda untuk memberikan glukagon, karena semua orang yang menggunakan insulin harus selalu memiliki persediaan glukagon.
  • Kenakan identitas medis sehingga perawat medis darurat dapat memperlakukan Anda dengan cepat.

Dengan tindakan pencegahan yang tepat, Anda dapat mengelola diabetes Anda dan menggunakan obat insulin untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
diabetes dan kanker hati

Diabetes Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Ini Tips Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020