Ciri-ciri dan Bahaya Overdosis Insulin Pada Pasien Diabetes

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Untuk membantu  menjaga kadar normal hormon insulin dalam tubuh dan menjaga kadar glukosa dalam darah, pasien diabetes biasanya akan mendapatkan terapi insulin. Namun, penggunaan terapi insulin pada pasien diabetes, harus dilakukan secara hati-hati, karena ada bahaya overdosis insulin.

Apa itu overdosis insulin?

Overdosis insulin terjadi ketika kadar insulin yang Anda masukan ke dalam tubuh melebihi kebutuhan tubuh. Kelebihan kadar insulin akan memicu terjadinya hipoglikemia atau turunnya kadar glukosa dalam darah hingga mencapai level sangat rendah. Hal ini bisa cukup berbahaya bahkan mungkin mematikan bila tidak segera terdeteksi dan teratasi.

Pada dasarnya, memang tidak ada rumus paten dalam menentukan kadar insulin yang diperlukan seorang pasien diabetes. Ada cukup banyak variabel yang perlu diperhatikan untuk memastikan kadar insulin yang diperlukan oleh tubuh. Itu sebabnya mereka yang sudah diputuskan untuk secara rutin menjalankan terapi insulin diharuskan memeriksakan dan berkonsultasi secara rutin untuk memantau kebutuhan insulin yang perlu disuntikan secara rutin.

Sementara kondisi hipoglikemia adalah kondisi yang sebenarnya sama seriusnya dengan hiperglikemia. Ketika kadar glukosa dalam darah terlalu rendah, maka sel-sel dalam tubuh akan kekurangan asupan glukosa dan akhirnya mengalami kekurangan energi. Ini akan mempengaruhi seluruh fungsi tubuh, mulai dari kinerja otak, fungsi organ, sistem saraf hingga fungsi motorik dan kognitif.

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa terlarut dalam darah berada pada level sangat rendah, atau sekitar di bawah kisaran 70mg/dL. Pada level ini maka sel-sel dalam tubuh akan kekurangan suplai glukosa yang berakibat pada kekurangan sumber energi.

Apa ciri-ciri seseorang mengalami overdosis insulin?

Ketika Anda tengah mengalami overdosis insulin, Anda mungkin akan mengalami sejumlah keluhan seperti berikut ini:

  • Perasaan bingung dan pikiran yang bingung, bahkan kesulitan memahami kata-kata orang lain
  • Mood yang turun, mudah marah atau menjadi merasa sangat sedih, kadang hingga merasa depresi
  • Merasa gelisah, resah, keringat dingin dan tidak tenang
  • Merasa lemah, hingga merasakan kaki dan tangan Anda gemetar
  • Merasa kesulitan untuk berdiri tegak seolah kaki Anda kehilangan kekuatan untuk menyangga tubuh
  • Muncul rasa pening di kepala disertai dengan efek pandangan yang kadang buram
  • Detak jantung yang tidak beraturan disertai nafas yang terasa lebih pendek

Apa yang harus dilakukan saat Anda mengalami gejala overdosis insulin?

Bila tak lama setelah Anda menjalankan terapi insulin dan Anda merasakan sejumlah gejala sebagaimana dijelaskan di atas, segera lakukan beberapa tindakan untuk menekan risiko hipoglikemia yang lebih berat. Segera konsumsi karbohidrat yang mudah diserap tubuh seperti teh manis hangat, permen, air madu hangat, kismis, atau jus buah. 

Bila setelah Anda menjalankan tindakan darurat hipoglikemia dan Anda masih menemukan kondisi yang tidak membaik, segera hubungi pihak medis dan bawa pasien ke rumah sakit untuk tindakan intensif. Pada kasus hipoglikemia serius, pasien dapat mengalami kejang bahkan kematian.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 5, 2017 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca