Ngopi Dulu, Yuk! Rutin Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Penyakit Rosacea

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kafein dalam kopi tak hanya mampu membuat mata yang mengantuk menjadi segar kembali. Ternyata, penelitian membuktikan adanya manfaat kafein dalam kopi untuk mengurangi risiko penyakit rosacea. Mengapa bisa begitu?

Manfaat kafein dalam kopi: mengurangi risiko rosacea

minum kopi untuk penderita maag

Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Dermatology menemukan bahwa wanita yang minum empat cangkir kopi setiap hari lebih terhindar dari penyakit rosacea. Rosacea adalah jenis penyakit peradangan di kulit yang menyebabkan kemerahan, benjolan hingga iritasi. Selain itu, rosacea juga kerap membuat pembuluh darah di wajah terlihat jelas.

Dr. Rajani Katta, seorang spesialis penyakit kulit di Amerika Serikat menyatakan bahwa sebelumnya minuman panas diduga sebagai pemicu rosacea. Namun, setelah dilakukan penelitian lebih lanjut didapatkan bukti bahwa kopi, meskipun panas, justru bisa mengurangi risiko gejala rosacea.

Penelitian dilakukan pada 82.737 wanita untuk mengetahui efek kafein pada kopi terhadap penyakit rosacea. Para wanita ini diwawancarai mengenai berbagai masalah kesehatan yang dimilikinya serta seberapa sering mereka minum kopi, teh, soda, dan cokelat.

Ternyata, hasil penelitian menunjukkan semakin banyak kopi yang diminum, maka semakin kecil kemungkinannnya untuk terkena rosacea. Akan tetapi, hal ini tak berlaku untuk teh, soda, dan cokelat meski ketiganya sama-sama mengandung kafein.

Mengapa kafein di dalam kopi bisa menurunkan risiko rosacea?

penyebab wajah merah

Penelitian menemukan fakta bahwa polifenol di dalam kopi berkafeinlah yang menjadi salah satu zat yang berperan dalam hal ini. Sebagai antioksidan, polifenol bertugas sebagai antiradang yang bisa membantu menangkal peradangan kulit akibat rosacea.

Selain itu, kafein di dalam kopi juga bertindak sebagai vasokonstriktor yang bermanfaat untuk mengurangi aliran darah ke permukaan kulit. Kadar kafein yang tinggi di dalam kopi bisa menyempitkan pembuluh darah di wajah. Tak hanya itu, kafein di dalam kopi juga bisa membantu menyeimbangkan kadar hormon yang berkaitan dengan rosacea. Beberapa hormon tersebut di antaranya adrenalin, noradrenalin, dan kortisol.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat hubungan yang lebih jelas antara kopi, kafein, dan rosacea terutama untuk subtipe yang berbeda.

Minum kopi terlalu banyak juga tidak baik

kafein meningkatkan daya ingat

Meski bisa mengurangi risiko dan gejala rosacea, minum kopi terlalu banyak setiap hari juga tidak baik untuk kesehatan Anda. Hal ini disampaikan oleh Dr. Patricia Farris, ahli dermatologi dan dosen dari Tulane University School of Medicine, Louisiana, Amerika Serikat yang menyatakan bahwa minum empat cangkir kopi setiap hari bisa membuat Anda gelisah dan mengalami palpitasi jantung. Palpitasi jantung adalah kondisi saat jantung berdebar dengan kencang secara tiba-tiba.

Selain itu, sebagian orang juga lebih sensitif terhadap kafein dibandingkan dengan yang lain. Belum lagi Anda mungkin tidak bisa minum kopi hitam murni dan akan menambahkan banyak gula atau susu ke dalamnya. Akibatnya, Anda justru berisiko terkena masalah lain seperti diabetes atau kelebihan berat badan.

Meski manfaat kafein untuk rosacea telah terbukti, Anda tetap perlu berkonsultasi ke dokter sebelum mempraktikannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

Kopi mungkin merupakan minuman biasa bagi orang dewasa, tapi tidak bagi balita. Balita yang sering minum kopi dapat mengalami dampak berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 02/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Ibu Menyusui Boleh Minum Teh Hijau, Asalkan…

Minum minuman berkafein adalah pantangan yang perlu dihindari oleh ibu menyusui. Namun, amankah konsumsi teh hijau untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Menyusui 01/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Tahan Berapa Lama Efek Kopi untuk Bikin Kita Tetap Melek?

Kopi kerap jadi solusi saat rasa kantuk menyerang agar tubuh kembali terjaga. Kopi bisa memberikan efek ini dalam waktu lama meski tidak sepanjang hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 29/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Ingin Kopi Anda Tetap Sehat? Ikuti 5 Cara Ini

Cara minum kopi yang sehat adalah metode yang mungkin sering digunakan para pecinta kopi agar tetap mendapatkan manfaat dari kopi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 17/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mual setelah minum kopi

Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
minum kopi saat sahur

Apakah Boleh Minum Kopi Saat Sahur? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020 . Waktu baca 4 menit
kopi campur lemon

Benarkah Ada Khasiat Khusus Minum Kopi Campur Lemon?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . Waktu baca 5 menit
efek minum kopi instan setiap hari

Sering Minum Kopi Instan? Ketahui Efek pada Kesehatan yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . Waktu baca 4 menit