Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Psoriasis merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan peradangan pada kulit, serta adanya peningkatan produksi sel-sel kulit akibat sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Di sisi lain, penderita psoriasis  disebut-sebut kerap mengalami kesulitan tidur (insomnia). Sebenarnya, apa hubungan psoriasis dengan insomnia? Lalu, mengapa penderita psoriasis mengalami insomnia? Simak penjelasan di bawah ini.

Apa hubungan psoriasis dengan insomnia?

Penderita psoriasis akan merasakan gatal pada kulit serta memiliki kondisi kulit yang menebal, kering, pecah-pecah, dan bersisik. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kulit yang sulit disembuhkan.

Psoriasis dengan insomnia memiliki hubungan yang berkesinambungan. Secara garis besar, gatal dan rasa sakit pada psoriasis dapat menyebabkan seseorang memiliki tidur yang tidak berkualitas, atau bahkan insomnia.

Penderita psoriasis kerap mengalami insomnia dibuktikan oleh sebuah studi yang dimuat dalam British Journal of Dermatology. Penelitian ini mengungkap 25% orang yang menderita psoriasis memiliki masalah insomnia, sementara yang tidak menderita psoriasis hanya 10,5% yang mengalami insomnia.

Adapun insomnia menyebabkan penderita psoriasis mengalami stres, akan dapat memperparah psoriasis yang dideritanya. Bila gatal dan rasa sakit pada psoriasis tidak diatasi, insomnia yang diderita seseorang pun bisa semakin parah.

Bagaimana penderita psoriasis bisa tidur berkualitas?

Meskipun memang benar terdapat hubungan antara psoriasis dengan insomnia, tetapi penderita penyakit psoriasis masih bisa memiliki tidur yang berkualitas, bila mendapat penanganan yang tepat. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

  • Mandi air hangat dan pakai pelembap kulit

Untuk mengurangi rasa gatal yang dirasakan penderita psoriaris, maka mandi air hangat, bukan air panas. Air panas akan membuat kulit semakin kering dan justru bisa memperparah psoriasis. Gunakan pelembap kulit begitu selesai mandi untuk mencegah kulit kering seusai mandi.

  • Gunting kuku secara teratur

Penderita psoriasis pun perlu menggunting kukunya secara rutin. Jangan sampai kuku yang panjang melukai kulit. Hal ini kerap terjadi ketika tangan secara tidak sadar menggaruk kulit yang gatal saat tidur.

  • Lakukan kebiasaan tidur yang baik

Sambil mengurangi rasa gatal pada tubuh, upayakan untuk membangun kebiasaan tidur yang baik. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengurangi stres. Lakukan hal-hal yang bisa melepas rasa stres, seperti berbicara dengan orang terdekat, beribadah atau berdoa, atau hal lainnya.

  • Gunakan obat gatal sesuai saran dokter

Gatal merupakan faktor utama sulitnya penderita psoriasis mendapat tidur yang berkualitas. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi masalah gatal ini agar tidak lagi mengalami insomnia. Penderita psoriasis perlu menanyakan kepada dokter apa perawatan yang tepat untuk dirinya. Biasanya dokter akan memberikan obat psoriasis topikal atau obat oles untuk mengurangi peradangan dan rasa gatalnya.

  • Lakukan terapi ultraviolet atau berjemur di bawah sinar matahari

Selain dengan obat dari dokter untuk mengatasi gatal, ada pula terapi lain yang bisa dilakukan, yaitu terapi cahaya atau fototerapi. Terapi cahaya dilakukan dengan memberi paparan sinar ultraviolet pada kulit yang terkena psoriasis. Namun, hal paling mudah yang bisa dilakukan dengan metode ini adalah berjemur di bawah sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D langsung dari matahari.

Selain melakukan hal-hal di atas, penderita psoriasis pun perlu menjaga pola makan dengan baik. Dengan pola makan yang sehat, kambuh psoriasis pun bisa berkurang. Penderita psoriasis juga perlu mengubah kebiasaannya yang membuat selama ini sulit tidur. Anda sebaiknya menghindari minum kopi pada malam hari, mematikan televisi, komputer, atau telepon genggam sebelum tidur dan matikan lampu saat mau tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Penyakit cacar api bisa muncul pada anak dan bayi jika pernah terinfeksi cacar air. Ketahui gejala dan cara mengatasinya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Anak, Parenting 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Kapan Harus Menggunakan Obat Antijamur Saat Muncul Gatal pada Kulit?

Gatal-gatal dapat mengganggu aktivitas harian. Temukan kapan obat oles atau salep berguna untuk mengatasi gatal-gatal karena jamur kulit.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
ilustrasi wanita terkena infeksi jamur kulit yang dapat diatasi dengan obat oles atau salep jamur kulit
Penyakit Kulit, Health Centers 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit

6 Bahan Alami yang Bisa Dimanfaatkan untuk Obat Kudis Tradisional

Obat kudis tradisional dengan bahan-bahan alami dapat melengkapi pengobatan medis yang dilakukan sehingga penyakit kulit ini teratasi lebih cepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Berbeda jenis cacar, maka berbeda pula cara mengobati gejalanya. Pastikan Anda mengenali setiap jenis cacar sehingga tidak salah melakukan penanganan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 21/05/2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit mata pada psoriasis

Komplikasi Penyakit Mata yang Biasa Terjadi pada Pasien Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 4 menit
terapi untuk psoriasis arthritis

Pilihan Terapi Alternatif untuk Bantu Meringankan Psoriasis Arthritis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit
obat pemicu psoriasis

Punya Psoriasis? Waspada, 5 Obat Ini Bisa Jadi Pemicu Gejalanya Makin Parah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 4 menit