Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Psoriasis merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan peradangan pada kulit, serta adanya peningkatan produksi sel-sel kulit akibat sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Di sisi lain, penderita psoriasis  disebut-sebut kerap mengalami kesulitan tidur (insomnia). Sebenarnya, apa hubungan psoriasis dengan insomnia? Lalu, mengapa penderita psoriasis mengalami insomnia? Simak penjelasan di bawah ini.

Apa hubungan psoriasis dengan insomnia?

Penderita psoriasis akan merasakan gatal pada kulit serta memiliki kondisi kulit yang menebal, kering, pecah-pecah, dan bersisik. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kulit yang sulit disembuhkan.

Psoriasis dengan insomnia memiliki hubungan yang berkesinambungan. Secara garis besar, gatal dan rasa sakit pada psoriasis dapat menyebabkan seseorang memiliki tidur yang tidak berkualitas, atau bahkan insomnia.

Penderita psoriasis kerap mengalami insomnia dibuktikan oleh sebuah studi yang dimuat dalam British Journal of Dermatology. Penelitian ini mengungkap 25% orang yang menderita psoriasis memiliki masalah insomnia, sementara yang tidak menderita psoriasis hanya 10,5% yang mengalami insomnia.

Adapun insomnia menyebabkan penderita psoriasis mengalami stres, akan dapat memperparah psoriasis yang dideritanya. Bila gatal dan rasa sakit pada psoriasis tidak diatasi, insomnia yang diderita seseorang pun bisa semakin parah.

Bagaimana penderita psoriasis bisa tidur berkualitas?

Meskipun memang benar terdapat hubungan antara psoriasis dengan insomnia, tetapi penderita penyakit psoriasis masih bisa memiliki tidur yang berkualitas, bila mendapat penanganan yang tepat. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

  • Mandi air hangat dan pakai pelembap kulit

Untuk mengurangi rasa gatal yang dirasakan penderita psoriaris, maka mandi air hangat, bukan air panas. Air panas akan membuat kulit semakin kering dan justru bisa memperparah psoriasis. Gunakan pelembap kulit begitu selesai mandi untuk mencegah kulit kering seusai mandi.

  • Gunting kuku secara teratur

Penderita psoriasis pun perlu menggunting kukunya secara rutin. Jangan sampai kuku yang panjang melukai kulit. Hal ini kerap terjadi ketika tangan secara tidak sadar menggaruk kulit yang gatal saat tidur.

  • Lakukan kebiasaan tidur yang baik

Sambil mengurangi rasa gatal pada tubuh, upayakan untuk membangun kebiasaan tidur yang baik. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengurangi stres. Lakukan hal-hal yang bisa melepas rasa stres, seperti berbicara dengan orang terdekat, beribadah atau berdoa, atau hal lainnya.

  • Gunakan obat gatal sesuai saran dokter

Gatal merupakan faktor utama sulitnya penderita psoriasis mendapat tidur yang berkualitas. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi masalah gatal ini agar tidak lagi mengalami insomnia. Penderita psoriasis perlu menanyakan kepada dokter apa perawatan yang tepat untuk dirinya. Biasanya dokter akan memberikan obat psoriasis topikal atau obat oles untuk mengurangi peradangan dan rasa gatalnya.

  • Lakukan terapi ultraviolet atau berjemur di bawah sinar matahari

Selain dengan obat dari dokter untuk mengatasi gatal, ada pula terapi lain yang bisa dilakukan, yaitu terapi cahaya atau fototerapi. Terapi cahaya dilakukan dengan memberi paparan sinar ultraviolet pada kulit yang terkena psoriasis. Namun, hal paling mudah yang bisa dilakukan dengan metode ini adalah berjemur di bawah sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D langsung dari matahari.

Selain melakukan hal-hal di atas, penderita psoriasis pun perlu menjaga pola makan dengan baik. Dengan pola makan yang sehat, kambuh psoriasis pun bisa berkurang. Penderita psoriasis juga perlu mengubah kebiasaannya yang membuat selama ini sulit tidur. Anda sebaiknya menghindari minum kopi pada malam hari, mematikan televisi, komputer, atau telepon genggam sebelum tidur dan matikan lampu saat mau tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Panu yang Perlu Anda Ketahui Beserta Faktor Risikonya

Penyakit panu adalah penyakit gangguan kulit yang datang apabila Anda tidak menjaga kebersihan diri. Cari tahu penyebab panu dan cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 11 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Panu

Panu (tinea versicolor) adalah penyakit kulit yang ditandai dengan bercak putih atau gelap. Kondisi ini kerap bikin gatal. Bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Kutu Air (Tinea Pedis)

Kutu air (tinea pedis atau athlete's foot) adalah infeksi jamur menular yang biasanya muncul pada kulit kaki, terutama di sela-sela jari kaki.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Kusta (Lepra)

%%title%% adalah penyakit. Cari tahu semua informasi tentang penyakit ini, termasuk gejala, penyebab, diagnosis, dan cara mengobatinya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek obat tidur alami susah tidur obat tidur apotek

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit
memperbaiki pola tidur terbangun tengah malam

8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit
siang tidur malam begadang

Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit kulit

Jenis Penyakit Kulit Menular dan Tidak Menular yang Umum

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13 November 2020 . Waktu baca 12 menit