9 Catatan Penting Soal Cara Membersihkan Kulit Berminyak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Bagi pemilik kulit berminyak, membersihkan muka adalah salah satu ritual yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, jika cara membersihkan kulit berminyak tidak dilakukan dengan tepat, maka hal tersebut justru merangsang munculnya jerawat. Nah untuk mencegah ini terjadi, sekaligus untuk membuat kulit berminyak Anda tetap sehat dan tidak kusam, Anda perlu memastikan bahwa cara Anda membersihkan kulit selama ini sudah benar.

Cara membersihkan kulit berminyak

Setelah mengetahui jenis kulit Anda, berikut cara membersihkan kulit berminyak yang bisa Anda coba di rumah.

1. Pastikan dulu kulit Anda memang berminyak

kulit orang asia mengatasi kulit kusam

Cara membersihkan kulit berminyak yang paling pertama adalah mengetahui jenis kulit yang Anda miliki. Beda jenis kulit, beda pula perawatannya. Perawatan yang sudah Anda lakukan akan berakhir sia-sia jika Anda tidak memahami jenis kulit Anda sendiri. Nah, cara terbaik untuk memastikan jenis kulit Anda adalah dengan konsultasi ke dokter kulit.

Meski begitu, Anda juga bisa melakukan beberapa langkah untuk mengetahui apa jenis kulit Anda. Sebagai permulaan, ketahuilah berapa kali dalam sehari Anda membersihkan wajah Anda. Jika Anda memiliki kulit berminyak, tisu yang Anda gunakan untuk membersihkan kulit akan menyerap minyak setiap kali Anda membersihkan wajah Anda dalam sehari. Kulit Anda dikatakan tidak berminyak jika setiap Anda membersihkan wajah Anda tidak ada minyak yang terserap oleh tisu yang digunakan. (Petunjuk lain yang menunjukkan kulit Anda tidak berminyak adalah Anda tidak pernah merasa harus mengelap wajah).

Sedangkan jenis kulit yang merupakan kombinasi dari kedua jenis kulit akan cenderung kering pada bagian pipi dan dahi, tetapi terkadang ada penumpukan minyak di sekitar hidung. Jika setelah tes menggunakan tisu tadi Anda cukup yakin memiliki kulit berminyak, berikut adalah beberapa tanda lain kulit berminyak yang harus Anda pastikan:

  • Pori-pori yang besar dan terlihat jelas
  • Daerah T yang mengilap (area yang memanjang di antara dahi dan hidung Anda)
  • Noda, komedo, dan jerawat yang timbul secara rutin

2. Memilih pembersih yang paling cocok

memilih pembersih wajah

Pastikan Anda memilih pembersih wajah yang paling cocok, tidak hanya di kulit tapi juga dompet Anda. Para ahli menyarankan untuk membeli pembersih kulit ringan dengan pelembap yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak.

Anda bisa menggunakan produk pembersih yang bebas lilin dan minyak sehingga tidak memperparah kondisi kulit berminyak Anda. Jika kulit Anda berminyak dan sensitif, sebaiknya Anda menghindari produk yang beraroma. Juga hindari penggunaan scrub, karena bisa saja mengandung bahan yang tidak sesuai untuk kulit wajah Anda.

3. Suhu air yang tepat

kulit berminyak

Banyak orang beranggapan bahwa air panas adalah cara membersihkan kulit berminyak yang paling tepat. Hal ini karena air panas dapat membantu membersihkan semua kotoran, debu, dan minyak yang menempel di kulit selama seharian. Padahal anggapan ini tidaklah tepat.

Sebenarnya air panas justru dapat membuat kulit terlalu kering. Langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan minyak dari wajah adalah menggunakan air dengan suhu hangat, alias suam-suam kuku. Air dingin untuk membersihkan kulit berminyak juga dinilai tidak efektif dan tak maksimal. Bahkan, cara membersihkan kulit berminyak tersebut justru dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

Spesialis kulit menyarankan untuk membersihkan area wajah maksimal 2-3 kali sehari. Terlalu sering mencuci muka dapat menyebabkan kulit menjadi terlalu kering, sehingga memberikan sinyal pada kelenjar minyak untuk memproduksi minyak lebih banyak lagi. Agar proses membersihkan wajah lebih optimal, pijat wajah Anda dengan lembut menggunakan pembersih wajah, seperti busa yang mengandung salicylic acid, selama kurang lebih 30 detik, kemudian bilas dengan air hangat.

4. Pentingnya menggunakan toner

cara pakai toner

Fungsi toner adalah untuk menurunkan kadar pH kulit dan membersihkan debu atau minyak yang tidak dapat dibersihkan oleh sabun muka biasa. Pada jenis kulit tertentu, membersihkan wajah dengan alkohol dapat menyebabkan kulit sangat kering. Namun, tidak untik pemilik kulit berminyak.

Orang yang memiliki kulit berminyak dapat menggunakan toner yang mengandung alkohol. Ya, astringent dengan bahan dasar alkohol dan salicylic acid baik digunakan untuk kulit berminyak. Banyak juga produk toner non-alkohol, walaupun memang tidak seampuh toner yang mengandung alkohol.

5. Gunakan pelembap secukupnya saja

pakai pelembap wajah yang benar

Salah satu keuntungan memiliki kulit berminyak adalah Anda tidak perlu khawatir dengan masalah kelembapan kulit setiap harinya. Jika Anda memiliki jenis kulit kombinasi, dengan minyak di area T, Anda mungkin harus menggunakan pelembap untuk menyeimbangkan daerah yang kering dan berminyak. Pelembap yang tidak mengandung lilin, lipid, dan minyak sangat disarankan untuk jenis kulit berminyak dan kombinasi.

Banyak orang yang hanya menggunakan pelembap di bagian yang kering, daripada di seluruh wajah. Pelembap yang mengandung dimethicone atau glycerin dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding krim yang lebih berat. Ditambah lagi, pelembap juga dapat mempermudah perawatan kulit Anda pada cuaca hangat di mana kelembapan dan panas menyebabkan produksi minyak meningkat.

Daripada menggunakan pelembap kemudian didobel dengan tabir surya, pilihlah produk kombinasi (pelembap ber-SPF) yang dapat melindungi sekaligus melembapkan di saat yang sama.

6. Maskeran pakai masker lumpur

memilih masker wajah

Menggunakan masker lumpur dapat mengurangi produksi minyak dan menghilangkan banyak kotoran. Maskeran setidaknya sekali seminggu dapat membantu mengatasi kulit berminyak, debu yang menumpuk, dan sel kulit mati yang mengakibatkan kerusakan serta minyak berlebih. Masker lumpur terasa lebih lembut di kulit dibanding produk yang mengandung bahan kimia lainnya karena masker lumpur mengandung lebih banyak bahan alami.

Sebagai tambahan dari pembersih muka biasa, masker lumpur juga membantu menyamarkan penampakan pori-pori yang besar (sayangnya, masker ini tidak benar-benar dapat mengecilkan pori-pori) yang merupakan masalah umum pada orang dengan kulit berminyak.

7. Hindari perawatan yang tidak perlu

Walaupun perawatan di spa dapat membuat Anda rileks, biasanya perawatan sejenis itu tidak terlalu berguna untuk menyelesaikan masalah kulit berminyak. Banyak orang yang pergi ke spa untuk membersihkan kulit berminyak dengan berbagai perawatan seperti facial dan mikrodermabrasi. Walaupun kulit memang akan menjadi lebih halus dalam beberapa saat dan Anda akan merasa lebih rileks setelahnya, manfaat dari spa memang akan berhenti di situ saja.

Banyak orang percaya bahwa dengan berbagai perawatan yang ada dapat membersihkan kulit sampai lapisan terdalam. Pada kenyataannya, perawatan di spa hanya dapat membersihkan lapisan luar kulit dan dalam banyak kasus, cara membersihkan kulit berminyak tersebut justru memicu kerusakan kulit.

8. Rutin melakukan eksfoliasi

mengangkat sel kulit mati

Untuk menghilangkan sel kulit mati yang menutup pori-pori, Anda bisa melakukan eksfoliasi dengan bahan-bahan alami di rumah. Asalkan cara membersihkan kulit berminyak dilakukan dengan benar, maka Anda pun dapat memiliki kulit yang lebih sehat. Eksfoliasi sendiri maksudnya adalah mengangkat sel-sel kulit mati yang terjebak dan menyumbat pori-pori.

Mencuci muka menggunakan bahan yang mengandung oatmeal dapat memberikan sensasi menenangkan walaupun scrub dan microbead yang terkandung di dalamnya hanya boleh digunakan sekali dalam seminggu. Orang yang berjerawat tidak disarankan untuk melakukan cara ini karena scrub bisa memerparah kondisi iritasi dan peradangan.

9. Beralih menggunakan krim topikal

krim racikan dokter

Bahkan perawatan kulit yang paling bagus pun dapat melupakan tujuan utama dari kesehatan kulit yaitu kulit yang memiliki kadar seimbang. Krim topikal dapat digunakan jika krim dan pelembap yang Anda gunakan telah gagal mengatasi kulit berminyak. Krim retinoid, krim vitamin A, dan krim sulfur adalah beberapa pilihan untuk orang dengan kulit berminyak.

Jika pilihan ini masih belum menunjukkan hasil yang signifikan, lebih baik Anda langsung memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit alias dermatolog. Dermatolog dilatih khusus untuk mengetahui penyebab masalah dan dapat menyarankan resep krim yang lebih kuat untuk kulit berminyak Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca