Tanda-Tanda Muncul Serangan Asma (Eksaserbasi Akut), Penyebabnya, dan Pertolongan Pertamanya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Asma eksaserbasi akut, lebih dikenal dengan serangan asma, adalah kemunculan gejala secara tiba-tiba yang memburuk dalam waktu cepat. Gejala asma bisa datang menyerang tiba-tiba karena otot-otot saluran napas mendadak menegang. Saluran udara yang meradang dan membengkak tiba-tiba akan membuat Anda sulit bernapas lega. Kondisi ini juga dapat menyebabkan komplikasi berbahaya dan mengancam nyawa. Maka dari itu, penting untuk mengetahui gejala awal dan pertolongan pertama kondisi ini. Jadi, bila Anda atau orang lain mengalaminya, Anda dapat melakukan pengobatan dengan cepat dan tepat.

Penyebab serangan asma (eksaserbasi akut)

asma alergi bulu binatang

Penyebab pasti dari asma itu sendiri belum diketahui. Namun, saluran napas beberapa orang bisa meradang dan membengkak ketika terpapar oleh faktor pemicunya.

Setiap orang mungkin memiliki faktor pemicu yang berbeda-beda. Beberapa yang paling umum di antaranya:

  • Serbuk sari dari bunga, pohon, dan rumput.
  • Bulu binatang dan kecoa.
  • Asap rokok, asap kendaraan, dan pembakaran sampah, dan polusi udara.
  • Berada di tempat yang dingin.
  • Asam lambung naik karena penyakit GERD.
  • Kondisi psikologis atau kesehatan mental yang tidak stabil karena stres berat.
  • Melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang berat.
  • Debu dan jamur yang berterbangan di udara lalu terhirup.
  • Sedang mengalami infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu, sinusitis, rhintis kronis, dan bronkitis.
  • Obat antinyeri seperti aspirin dan ibuprofen, hingga obat beta blocker untuk penyakit jantung.
  • Tempat kerja tertentu yang mengharuskan pekerjanya terpapar polusi udara dan zat kimia setiap hari.

Berhubung ada banyak sekali faktor pemicu asma eksaserbasi akut, maka cara terbaik untuk menentukan penyebab pastinya adalah dengan berkonsultasi ke dokter. Jadi, jangan hanya menduga-duga satu dari beberapa faktor yang sudah disebutkan di atas.

Gejala serangan asma yang paling umum

mencegah asma kambuh

Asma eksaserbasi akut memiliki empat tanda khas yang meliputi:

  • Mengi parah, yaitu suara siulan lirih atau bunyi “ngik-ngik” ketika Anda mengambil dan mengembuskan napas.
  • Batuk terus-terusan, dan cenderung memburuk di malam hari.
  • Napas ngos-ngosan atau tersengal-sengal
  • Dada terasa sesak seperti tertindih batu yang sangat besar.

Selain yang sudah disebutkan di atas, serangan asma juga bisa ditandai dengan serangkaian gejala lain, seperti:

  • Angka peak flow meter yang rendah atau menurun.
  • Badan sangat lemas, lesu, dan tidak bertenaga selama atau setelah berolahraga.
  • Otot leher dan dada menegang atau terasa kencang (retraksi).
  • Perubahan suasana hati, misalnya jadi lebih banyak diam atau mudah marah.
  • Muncul gejala-gejala mirip pilek atau alergi seperti hidung meler atau tersumbat, bersin-bersin, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
  • Muncul kantong mata gelap.
  • Susah tidur di malam hari.
  • Merasa haus terus.
  • Mata gatal atau berair.
  • Sering berdeham.

Berbagai gejala di atas adalah yang paling sering dilaporkan pasien. Mungkin masih ada tanda-tanda lain yang belum disebutkan. Selain itu, penting untuk diketahui bahwa frekuensi, durasi, hingga tingkat keparahan serangan asma dapat berbeda-beda pada setiap orang.

Anda bisa saja mengalami serangan setelah sekian lama tidak kambuh dan serangannya pun cenderung muncul lebih sering dari sebelumnya. Sementara beberapa orang yang lain dapat mengalami serangan hanya di malam hari, saat terpapar udara dingin, atau setiap kali berolahraga.

Hal lain yang perlu diwaspadai; serangan asma dapat tiba-tiba bertambah parah dan melemahkan. Maka dari itu, bila sejak awal Anda sudah mengenali tanda-tandanya, jangan ragu untuk segera melakukan pengobatan. Entah itu pakai obat asma aksi cepat atau berobat langsung ke dokter.

Gejala serangan asma yang harus dibawah ke UGD

bawang merah untuk asma

Asma eksaserbasi akut adalah kemunculan gejala yang memburuk secara tiba-tiba dalam kurun waktu relatif singkat. Kondisi ini berkali-kali lipat lebih melemahkan. Bahkan hingga dapat membuat penderitanya susah untuk beraktivitas seperti biasanya.

Berikut beberapa ciri-ciri serangan asma yang perlu mendapatkan penanganan medis segera.

  • Sesak napas hingga membuat susah makan dan berbicara.
  • Kulit di antara tulang rusuk dan leher terlihat tertarik ke dalam ketika Anda ingin mencoba mengambil napas.
  • Warna wajah berubah jadi kemerahan atau malah pucat
  • Bibir dan kuku berubah warna menjadi keputihan atau kebiruan.
  • Gejala seperti batuk, mengi, dan nyeri dada terus memburuk meski sudah minum obat-obatan asma.
  • Jantung berdebar sangat kencang.
  • Napas semakin memburu atau cepat.
  • Anda mengeluarkan banyak keringat saat berusaha bernapas.
  • Anda sulit atau bahkan tidak bisa sama sekali untuk berjalan.
  • Anda dirundung rasa panik dan gelisah yang sangat teramat.
  • Kehilangan kesadaran.

Jika Anda atau orang lain mengalami serangan asma parah seperti yang sudah disebutkan di atas, segera cari pertolongan medis. Terlambat diobati, maka nyawa penderitanya bisa melayang.

Anda bisa menghubungi ambulan (118) atau langsung pergi ke UGD rumah sakit terdekat yang ada di sekitar Anda.

Pertolongan pertama serangan asma

Asma eksaserbasi akut bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Itu sebabnya, bila Anda atau orang di sekitar Anda tiba-tiba menunjukkan gejala asma, sangat penting untuk mengetahui tindakan pertolongan pertamanya.

Berikut panduan pertolongan pertama saat serangan asma kambuh.

  • Jika asma asma eksaserbasi akut kambuh ketika Anda sedang beraktivitas, sebaiknya langsung hentikan aktivitas tersebut.
  • Selanjutnya coba tenangkan pikiran dan berusaha untuk tidak panik. Sebab, kepanikan justru semakin memperparah serangan asma yang Anda alami.
  • Cari tempat duduk yang datar dan duduklah dengan nyaman.
  • Atur napas dengan perlahan. Ambil napas dari hidung dan embuskan pelan-pelan dari mulut.
  • Segera ambil inhaler dan kocok beberapa kali supaya obat di dalamnya tercampur sempurna.
  • Masukkan corong inhaler ke dalam mulut dan katupkan bibir dengan rapat.
  • Semprotkan inhaler satu kali lalu langsung tarik napas panjang lewat mulut.
  • Bila Anda perlu pakai inhaler lebih dari satu kali, tunggu beberapa menit dulu sebelum semprotan berikutnya.
  • Supaya serangan asma tidak semakin memburuk, sebaiknya Anda langsung menjauhi pemicu asma. Misalnya, jika pemicu asma Anda adalah asap rokok, segera jauhi orang-orang yang merokok.

Bila pertolongan di atas tidak juga meredakan gejala asma yang Anda alami, segera minta pertolongan dari orang-orang yang ada di sekitar. Mintalah orang di sekitar Anda untuk memanggil tenaga kesehatan dan ambulan supaya asma Anda cepat ditangani. Hal ini juga berlaku bila Anda menemui orang lain yang mengalami serangan asma.

Semakin cepat asma diobati, maka risiko komplikasi asma dapat diminimalisir. Tanpa pengobatan yang cepat dan tepat, Anda bisa mengalami kondisi darurat medis yang berbahaya.

Ya, serangan asma dapat melemahkan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. Anda mungkin sampai harus absen sekolah, bekerja, dan bahkan dirawat di rumah sakit. Dalam kasus yang parah, kondisi ini juga dapat menyebabkan kerusakan permanen pada paru-paru.

Cara mencegah kekambuhan serangan asma

anemia ke dokter apa

Cara terbaik untuk menghindari asma eksaserbasi akut adalah memastikan asma Anda terkontrol dengan baik sejak awal. Hal ini berarti mengikuti action plan, atau rencana aksi asma untuk asma. Rencana aksi asma sendiri merupakan instruksi tertulis yang disusun bersama dokter guna memantau gejala dan menentukan pengobatan terbaik sesuai dengan kondisi Anda.

Biasanya dalam rencana aksi asma terdapat:

  • Nomor telepon darurat yang mudah dihubungi, misalnya orangtua, pasangan, atau kerabat dekat.
  • Daftar pemicu asma dan bagaimana mencegahnya. Berhubung faktor pemicu asma ada banyak, berkonsultasi ke dokter merupakan pilihan terbaik untuk mengetahui secara pasti apa faktor pemicu asma Anda.
  • Daftar tanda-tanda awal serangan yang perlu diwaspadai.
  • Daftar nama dan dosis obat-obatan serta kapan dan bagaimana cara penggunaannya.
  • Panduan pertolongan pertama saat asma kambuh.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 28, 2019 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca