Cara Cepat Mengatasi Serangan Asma yang Mendadak Kumat

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update November 15, 2019
Bagikan sekarang

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang gejalanya bisa tiba-tiba langsung memburuk dalam waktu cepat. Kondisi ini dinamakan dengan serangan asma. Serangan asma dapat membuat seseorang sulit bernapas karena mengalami mengi, batuk keras terus-terusan, dan napas dangkal pendek-pendek. Setiap pengidap asma perlu mengetahui cara mengatasi serangan asma bila sewaktu-waktu kambuh di tempat yang tak terduga. 

Cara mengatasi serangan asma yang kambuh tiba-tiba

Serangan asma bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Kondisi ini pun dapat melemahkan penderitanya bila tidak ditangani dengan tepat dan cepat.

Jika serangan asma muncul tiba-tiba, jangan panik. Lakukan berbagai cara mengatasi serangan asma di bawah ini supaya kondisi Anda tidak semakin memburuk.

1. Berhenti beraktivitas

bawang merah untuk asma

Cara pertama mengatasi serangan asma yang muncul tiba-tiba saat Anda tengah beraktivitas adalah dengan segera berhenti untuk menenangkan diri.

Sesak napas tiba-tiba memang membuat panik, namun usahakan untuk mengalihkan pikiran Anda. Kepanikan justru semakin membuat Anda sulit bernapas lega.

2. Menjauh dari tempat ramai

tanda hipertensi paru

Bila serangan asma muncul saat di keramaian, segera cari tempat yang agak sepi untuk menenangkan diri.

Memaksakan diri berada di tempat ramai justru akan membuat Anda semakin panik dan stres, yang dapat memperburuk serangannya.

Jikalau memungkinkan, cairlah tempat datar untuk duduk lalu longgarkan celana atau rok dan lepaskan beberapa kancing kemeja.

3. Atur napas pelan-pelan

sesak napas saat hamil

Gejala asma sering kali melemahkan karena membuat napas terasa lebih dangkal, cepat, dan tidak stabil.

Oleh karena itu, setelah berhasil menenangkan diri, cara mengetasi serangan asma selanjutnya adalah berusaha untuk mengatur napas pelan-pelan.

Lemaskan otot bahu dan leher Anda. Kemudian, ambil napas dari hidung dan tahan selama beberapa detik. Setelah itu kerucutkan bibir dan keluarkan napas secara perlahan lewat mulut.

Ulangi berkali-kali sampai napas Anda jadi lebih teratur.

4. Segera pakai obat-obatan darurat

penyakit asma

Serangan asma bisa terjadi kapan pun, di mana pun. Maka dari itu, Anda sebaiknya selalu siap sedia membawa obat darurat yang memang ditujukan untuk mengatasi serangan asma.

Setelah duduk dan menenangkan diri, segera gunakan obat atau alat bantu pernapasan seperti inhaler yang Anda bawa. Jangan lupa untuk kocok dulu tabung inhaler beberapa kali supaya obatnya tercampur merata. 

Buka tutup inhaler dan tempatkan corongnya di mulut. Katupkan bibir Anda rapat-rapat sehingga tidak ada uap obat yang keluar. Semprotkan satu kali ke dalam mulut dan kemudian ambil napas panjang sebanyak empat kali. Berikan jeda waktu setidaknya 1 menit di antara setiap isapan saat Anda merasa perlu menggunakan lebih dari satu isapan.

Apabila dilakukan dengan tepat, cara ini efektif untuk membuat napas Anda lebih dalam dan mencegah asma kian parah. 

5. Hindari pemicu asma

asma alergi bulu binatang

Serangan asma bisa tiba-tiba muncul jika Anda terpapar oleh faktor pemicu asma, seperti debu, bulu binatang, asap rokok, parfum, atau zat-zat kimia yang terkandung dalam produk kosmetik.

Jika memang Anda sensitif dengan hal-hal tersebut, sebaiknya jauh pemicunya saat itu juga. Misalnya faktor pemicu asma Anda adalah asap rokok, maka jauhi orang-orang yang merokok.

Segera cari udara segar supaya asapnya tidak semakin banyak terhirup. Sedangkan bila Anda alergi atau sensitif terhadap udara atau debu, Anda bisa masuk ke dalam ruangan yang bebas dari semua itu.

Jika cara mengatasi ini tidak segera dilakukan, serangan asma dapat semakin buruk.

6. Minum air

banyak minum air putih

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi serangan asma ketika tidak membawa obat-obatan darurat adalah dengan minum segelas air putih, jus, maupun teh. Hal ini diamini oleh Janna Tuck, seorang dokter spesialis alergi dari American College of Allergy, Asthma, and Immunology.

Namun, dalam laman Everyday Health, Tuck menghimbau supaya penderita asma minum air yang tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Air yang terlalu dingin atau terlalu panas nanti justru menyebabkan otot-otot saluran udara mengejang sehingga gejala asma Anda dapat semakin memburuk.

7. Minta pertolongan

pertolongan pertama pada asma

Jika semua cara mengatasi serangan asma di atas tidak juga meredakan gejala, sebaiknya segera cari pertolongan dari orang yang ada di sekitar Anda. 

Minta orang di sekitar Anda untuk memanggil tenaga kesehatan dan ambulan supaya asma Anda cepat ditangani.

8. Memeriksakan diri ke dokter

sakit jantung ke dokter apa

Anda tetap harus memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter meski serangannya sudah berlalu.

Dokter dapat mengevaluasi seberapa baik kontrol asma Anda, dan memantau kondisi Anda lebih lanjut. Bila dirasa butuh, dokter dapat meresepkan obat-obat baru atau merekomendasikan terapi tertentu untuk membantu mengendalikan asma yang Anda miliki. 

Jangan tunggu parah dulu baru periksa ke dokter. Lebih baik datang ke rumah sakit dengan gejala asma ringan daripada baru ke sana saat napas Anda sudah terengah-engah dan melemahkan.

Mengantisipasi akan memudahkan dokter menentukan pengobatan terbaik untuk Anda. Di sisi lain, hal ini juga merupakan cara terbaik untuk mencegah serangan asma yang parah di kemudian hari.

Jadi, semakin cepat periksa ke dokter maka akan semakin baik. 

Pentingnya membuat rencana aksi asma

cara memilih dokter internis terbaik

Setiap penderita asma harus punya lembaran rencana aksi (action plan) sebagai cara mengantisipasi dan mengatasi serangan yang mungkin muncul di masa depan.

Rencana aksi asma merupakan sebuah instruksi tertulis yang disusun oleh dokter dan pengidap asma. Di dalam rencana asma biasanya terdapat informasi seputar:

  • Berbagai faktor pemicu asma.
  • Tanda dan gejala khas asma kambuh.
  • Jenis obat yang dibutuhkan, termasuk dosis dan kapan harus menggunakanya.
  • Cara menggunakan alat bantu pernapasan asma, seperti inhaler atau nebulizer.
  • Nomor darurat rumah sakit dan dokter langgangan.
  • Nomor darurat keluarga yang selalu bisa dihubungi, seperti orangtua, pasangan, atau kerabat dekat.

Serangan asma dapat kambuh kapan saja. Maka pastikan Anda selalu membawa lembar catatan khusus tersebut beserta obat-obatan asma kemana pun Anda pergi. Tempatkan keduanya dalam sebuah wadah yang bening dan transparan sehingga bisa ditemukan dengan mudah sewaktu-waktu Anda membutuhkannya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Pilihan Obat untuk Meredakan Gejala Asma Alergi

Obat asma alergi biasanya merupakan kombinasi dari obat asma dan alergi, bisa yang dihirup maupun yang diminum. Lantas, apa saja obat yang ampuh?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Asma, Health Centers Desember 14, 2019

7 Cara Cepat Mengatasi Gejala Asma yang Kambuh

Penting untuk tahu cara mengatasi penyakit asma ketika kambuh agar tidak semakin parah! Termasuk kapan harus menghubungi dokter atau pergi ke IGD terdekat.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Asma, Health Centers Desember 10, 2019

5 Prinsip Pola Hidup Sehat yang Harus Dijalani Penderita Asma

Selain pakai obat, penderita asma juga disarankan untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat guna mencegah gejala sering kambuh. Bagaimana memulainya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Kebugaran, Tips Sehat Desember 8, 2019

Ini Jenis Inhaler untuk Asma Berdasarkan Cara Mengobatinya

Tidak semua pengidap asma perlu pakai inhaler. Anda mungkin juga membutuhkan jenis obat semprot asma yang berbeda dengan pengidap asma lain.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat Desember 4, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Mei 24, 2020
Asma Okupasi di Tempat Kerja: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

Asma Okupasi di Tempat Kerja: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Desember 22, 2019
5 Obat yang Paling Sering Digunakan untuk Meredakan Batuk Karena Asma

5 Obat yang Paling Sering Digunakan untuk Meredakan Batuk Karena Asma

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Desember 20, 2019
5 Pilihan Obat Asma Alami yang Aman untuk Anak-anak

5 Pilihan Obat Asma Alami yang Aman untuk Anak-anak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Desember 19, 2019