Komplikasi Asma yang Bisa Muncul Jika Tak Ditangani Dengan Baik

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/05/2020
Bagikan sekarang

Asma adalah penyakit kronis yang menyerang saluran pernapasan. Penyakit ini membuat penderitanya sulit bernapas. Sayangnya, asma tidak bisa disembuhkan tapi dapat dikendalikan gejalanya supaya tidak kambuh. Nah, jika gejalanya tidak dikendalikan dengan baik, akan ada banyak komplikasi atau bahaya asma yang bisa muncul. Lantas, apa saja komplikasi asma yang harus diwaspadai?

Bahaya asma yang mengganggu kehidupan sehari-hari

Asma akan semakin parah dan tidak terkendali jika Anda tidak rutin menjalani pengobatan asma yang dianjurkan dan masih terpapar berbagai pemicunya. Bila dibiarkan akan ada banyak komplikasi asma yang muncul.

Berikut adalah beberapa bahaya atau gangguan yang sampai memengaruhi aktivitas Anda sehari-hari:

1. Tidak bebas beraktivitas

nyeri dada saat olahraga

Asma membuat Anda tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik, bahkan bisa sampai menyebabkan produktivitas menurun. Memiliki asma yang tak terkendali akan membuat Anda cepat lelah, karena oksigen yang masuk ke dalam tubuh tidak optimal.

Asma dapat menghambat beberapa orang dari kegiatan latihan fisik atau olahraga yang cukup. Padahal, olahraga untuk penderita asma masih penting untuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Kekurangan olahraga dapat berakibat pada munculnya risiko gangguan kesehatan lain dan penambahan berat badan. Kekurangan kegiatan fisik juga dapat mengakibatkan depresi dan stress psikologis lainnya.

2. Mengalami gangguan tidur

insomnia kanker hati risiko kanker pria

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di 2016, sebanyak 75 persen pengidap asma mengalami gangguan tidur di malam hari. Padahal, gangguan tidur ini akan menyebabkan berbagai masalah dan gangguan lain, misalnya pusing dan tubuh jadi semakin lemas.

Jika sudah begitu, aktivitas jadi terganggu dan Anda akan susah fokus dengan kegiatan sehari-hari. Bahkan, gangguan tidur berkepanjangan bisa-bisa menimbulkan gangguan psikologis, seperti stres.

3. Produktivitas menurun

mengatasi asma tanpa inhaler

Komplikasi lain dari asma yang mengganggu kegiatan sehari-hari adalah menurunnya produktivitas. Masih berhubungan dengan gangguan tidur, asma yang memengaruhi pola tidur dapat berdampak pada performa akademis maupun pekerjaan Anda.

Selain itu, gejala asma yang parah dan timbul terus menerus dapat mengakibatkan banyaknya absen di kantor atau sekolah. Menurut Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), asma adalah alasan utama anak-anak untuk izin tidak masuk sekolah.

4. Membutuhkan biaya pengobatan yang lebih banyak

komplikasi bahaya asma

Saat seseorang mengidap asma dan tidak mengendalikannya dengan baik, bukan tidak mungkin kondisi kesehatannya semakin memburuk.

Ketika hal itu terjadi, pengobatan rawat inap mungkin saja dibutuhkan supaya kondisi cepat pulih. Nah, tentu saja pengobatan rawat inap membutuhkan biaya yang lebih besar ketimbang pengobatan rawat jalan.

Komplikasi asma yang memengaruhi kondisi medis

Tidak hanya berdampak buruk pada kegiatan harian Anda, asma yang tidak ditangani dengan tepat dapat memicu terjadinya masalah medis, baik secara fisik maupun psikis.

Jika dibiarkan, masalah medis yang diakibatkan oleh asma dapat menjadi kondisi medis yang bersifat jangka panjang dan sulit disembuhkan.

1. Perubahan struktur saluran pernapasan (airway remodeling)

Gejala pneumonia mirip dengan flu biasa, sehingga Anda perlu memerhatikan dengan seksama.

Komplikasi asma yang terjadi jika tidak segera diobati adalah perubahan struktur pada saluran pernapasan, atau yang disebut juga dengan airway remodelling.

Kondisi ini terjadi ketika asma yang sudah diderita dalam jangka panjang menyebabkan dinding saluran pernapasan menebal dan menyempit.

Penebalan dinding saluran pernapasan ini diakibatkan oleh peradangan pada paru-paru, dan tubuh Anda berusaha melawan peradangan tersebut. Kurang lebih, fenomena ini serupa dengan kulit yang tersayat, kemudian tubuh akan membentuk jaringan luka dengan sendirinya.

Semakin lama asma dibiarkan tanpa pengobatan, semakin parah peradangan yang terjadi di saluran pernapasan. Maka, tubuh akan terus membuat jaringan baru di dinding saluran pernapasan.

Fenomena airway remodelling termasuk serius karena saluran pernapasan yang strukturnya berubah tidak dapat kembali lagi seperti semula. Hal ini berisiko menyebabkan penyumbatan dan gagal fungsi paru-paru.

2. Komplikasi pada saluran pernapasan

mencegah asma kambuh

Meskipun jarang terjadi, asma terkadang dapat menyebabkan komplikasi pernafasan yang mengancam jiwa termasuk pneumonia (infeksi paru-paru), pneumotoraks (kolaps sebagian atau seluruh paru-paru), kegagalan pernafasan atau status asmatikus (serangan asma berat yang tidak berespon terhadap pengobatan).

Hal ini dapat berujung pada kegagalan sistem pernapasan bahkan kematian jika tidak ditangani dengan segera. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), tingkat kematian yang disebabkan oleh asma pada tahun 2016 ada 10 dari 1 juta pasien. Tetapi banyak dari kematian ini sebenarnya dapat dicegah dengan gejala dan perawatan darurat yang tepat.

Tanpa kontrol yang tepat, asma dapat memiliki efek buruk pada kualitas hidup. Ini tidak hanya akan menyebabkan kerugian besar bagi Anda dan keluarga tetapi dapat menyebabkan konsekuensi sosial yang serius.

3. Timbul masalah psikologis

Maprotiline

Faktanya, penyakit asma yang tak terkendali berhubungan langsung dengan stres, gangguan kecemasan, hingga depresi. Bila asma tak diobati dan dikendalikan dengan baik, bukan tidak mungkin Anda mengalami gangguan psikologis tersebut.

Hal ini telah dikaji dalam sebuah artikel dari jurnal Chest. Kelompok pasien dengan asma adalah salah satu kelompok dengan risiko terbesar mengalami depresi. Gangguan psikologis yang berkaitan dengan asma umumnya disebabkan oleh terbatasnya aktivitas sehari-hari, sehingga rentan memicu stres dan kecemasan.

Selain itu, ada kemungkinan masalah mental dapat dipicu oleh penanganan asma yang kurang tepat, baik oleh orangtua pasien maupun anggota keluarga lainnya.

Namun, tidak menutup kemungkinan gangguan psikologis akibat asma juga dipicu oleh faktor-faktor lain, misalnya efek samping dari penggunaan obat-obatan jangka panjang.

4. Meningkatnya risiko obesitas

obesitas anak

Masih dari pembahasan yang terdapat di jurnal Chest, asma juga berpotensi meningkatkan risiko berat badan berlebih atau obesitas. Memang, berat badan dan asma cukup sering kali dikaitkan satu sama lain.

Diduga, hubungan antara obesitas dan asma adalah kurangnya aktivitas tubuh. Penderita asma, terutama yang belum mendapatkan penanganan medis, cenderung mengalami kesulitan untuk berolahraga. Gaya hidup yang tidak sehat inilah yang menjadi pemicu berat badan naik melebihi batas normal.

5. Mengalami efek samping dari pengobatan jangka panjang

obat asma alergi

Ternyata, komplikasi tidak hanya timbul dari asma yang diobati dengan benar. Pasalnya, pengobatan jangka panjang untuk mengatasi gejala asma pun mungkin dapat memicu terjadinya bahaya.

Salah satu contohnya adalah efek samping dari obat kortikosteroid hirup. Penggunaan jangka panjang dari jenis obat asma ini mungkin dapat memengaruhi risiko terkena pneumonia, tumbuh kembang anak bermasalah, serta gangguan pada janin selama masa kehamilan.

Dengan demikian, pemahaman mendalam tentang asma dan penanganan  yang tepat harus dilaksanakan sejak awal munculnya gejala penyakit. Mengetahui komplikasi dan bahaya asma juga dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya penatalaksanaannya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Asma Okupasi di Tempat Kerja: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

Asma akibat kerja (asma okupasi) disebabkan oleh zat yang dihirup di tempat kerja, seperti debu, bahan kimia, asap, gas, debu atau zat berbahaya lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 22/12/2019

5 Obat yang Paling Sering Digunakan untuk Meredakan Batuk Karena Asma

Bagaimana cara mengobati batuk karena asma yang sudah lebih dari 8 minggu?Cek di sini rekomendasi obat batuk asma yang paling ampuh.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 20/12/2019

5 Pilihan Obat Asma Alami yang Aman untuk Anak-anak

Asma anak dapat diredakan dengan menggunakan obat-obatan herbal yang ada di dapur. Ssst.. obat asma anak tradisional ini sudah dikenal sejak zaman dulu lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 19/12/2019

7 Pilihan Obat untuk Meredakan Gejala Asma Alergi

Obat asma alergi biasanya merupakan kombinasi dari obat asma dan alergi, bisa yang dihirup maupun yang diminum. Lantas, apa saja obat yang ampuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 14/12/2019

Direkomendasikan untuk Anda

penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
asma kambuh saat udara dingin

Apa Benar Cuaca Dingin Dapat Memicu Asma Kambuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
cara mencegah asma

5 Cara Preventif untuk Mencegah Asma Kambuh Akibat Polusi Udara

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020
gejala asma pada anak ke dokter

Curiga Anak Kena Asma, Kapan Waktu yang Tepat Mengajaknya Berobat ke Dokter?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11/01/2020