5 Hal Tak Terduga yang Bisa Jadi Pemicu Asma

Oleh

Memiliki masalah dalam menjinakkan serangan asma? Jangan-jangan ini karena asma Anda kambuh akibat pemicu yang tidak Anda kira.

1. Obat serangga

Paparan terhadap kecoak, lebah, dan nyamuk dapat memengaruhi risiko kesehatan. Tetapi yang mengejutkan adalah, menggunakan obat serangga dan obat lainnya untuk menyingkirkan serangga juga dapat menjadi masalah. Hal ini karena banyak obat anti serangga yang dijual di pasaran mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan asma. Bahkan lilin citronella dan pengobatan alami lainnya juga dapat menyebabkan masalah pernapasan.

Penanganan:

Gunakan metode alami untuk menghindari serangga mendatangi Anda. Tutupi tubuh dengan baju lengan panjang dan celana panjang ketika Anda keluar rumah, hindari gigitan serangga, dan jangan beraktivitas di luar selama matahari terbit atau tenggelam, ketika nyamuk sedang dalam kekuatan penuh. Jagalah agar serangga tidak mendatangi Anda dengan tidak menggunakan parfum atau produk beraroma dan hindari makan di luar ruangan. Jika Anda harus menggunakan pembasmi serangga, pilihlah  dalam bentuk lotion daripada yang semprot, dan gunakan yang berformula tidak beraroma.

2. Jalanan

Bukan hanya terjebak macet saja yang bisa jadi sumber penyakit akibat stress. Jalanan di kota besar seperti Jakarta penuh dengan gas dan polutan lain yang dihasilkan oleh kendaraan, yang dapat mengiritasi orang yang saluran pernapasannya sensitif. Penelitian dari UCLA Center for Health Policy Research menemukan bahwa dampak dari macet pada asma tidak terbatas pada pengemudi dan penumpang, tetapi juga kepada orang yang tinggal di sekitar jalan utama. Permukaan dekat jalan yang sibuk memiliki risiko 3 kali lebih tinggi untuk berujung di ruang gawat darurat karena gejala asma, dibanding mereka yang tinggal di daerah yang tenang. Orang yang tinggal dekat jalan raya juga memiliki serangan asma yang lebih sering sehari-hari dan mingguan.

Penanganan:

Rencanakan untuk berpergian selama jam yang tidak sibuk, pastikan jendela mobil dan rumah Anda tertutup, mandilah setelah menghabiskan waktu di luar rumah dan di dekat pembuangan gas, dan selalu bawa inhaler asma Anda.

3. Tertawa

Tawa adalah obat terbaik. Tetapi jika Anda memiliki asma, tawa mungkin saja berujung pada serangan asma. Alasannya adalah karena ketika Anda tertawa, pola napas Anda akan berubah, dan begitu juga aliran udaranya. Perubahan ini cukup untuk merangsang gejala asma pada orang-orang yang saluran pernapasannya terlalu reaktif. Hal yang sama akan terjadi jika Anda menangis atau berolahraga

Penanganan:

Kami tidak melarang Anda untuk tertawa. Anda juga tidak perlu menghindari acara komedi atau aktivitas lain yang dapat membuat Anda tertawa atau menangis. Anda hanya cukup perhatikan saja pola napas Anda dan cobalah untuk tidak mengubahnya. Begitu Anda merasa asma Anda akan kambuh, gunakan inhaler asma Anda. Konsultasikan juga kepada dokter, karena hal ini dapat berarti asma Anda tidak terkontrol.

4. Petir/kilat

Beberapa penelitian menemukan bahwa kunjungan ruang UGD pada penderita asma naik setelah adanya petir. Walaupun alasan untuk hal ini tidak begitu jelas, sebuah penelitian di Thorax pada 2008 mempercayai bahwa hubungannya ada pada biji serbuk sari, yang dilepaskan atau terbawa oleh hujan dan terbawa angin.

Penanganan:

Diamlah di dalam rumah setelah badai. Jika Anda harus keluar, bawalah inhaler asma Anda. Dan jika Anda bekerja di kebun setelah badai berlalu, minum obat anti alergi Anda jika diperlukan, dan gunakan masker untuk mencegah Anda bernapas dekat serbuk sari. Mandi dan cuci baju Anda di air panas jika Anda berada di luar selama badai, untuk menyingkirkan zat alergen apapun.

5. Tepung

Anda tidak akan menduga bahwa memanggang kue dapat menjadi pemicu asma, ya kan? Untuk kebanyakan orang, hal ini benar adanya. Sebuah studi di British Bakers mengungkap bahwa paparan dari tepung dan bubuk lainnya dari bahan kue dapat berdampak pada sistem pernapasan, menyebabkan pembuat kue 80 kali lebih berisiko terkena asma dibanding yang lainnya.

Penanganan:

Bagi siapapun yang sering memanggang, kurangi sisa-sisa tepung yang berserakan dan bersihkan area kerja Anda. Walaupun Anda hanya memanggang sebagai hobi di rumah saja, tetap gunakan perlindungan lebih saat Anda memasak. Hal ini berarti Anda dapat menggunakan masker, dan mintalah seseorang untuk membantu membersihkan jika sejumlah besar bubuk terhambur di udara.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca