Daftar Gejala Alergi Obat dari yang Paling Umum Sampai Parah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/11/2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Alergi obat bisa terjadi pada siapa pun. Pada banyak kasus, Anda mungkin baru mengetahui mengalami alergi dalam 1 jam setelah mengonsumsi obat. Anda dapat memiliki alergi terhadap obat yang baru pertama kali dikonsumsi, atau bahkan yang sudah pernah digunakan berkali-kali sebelumnya. Apa saja ciri-ciri alergi obat yang harus diketahui?

Mengapa gejala alergi obat bisa terjadi?

Zat obat pada umumnya tidak akan menyebabkan dampak atau reaksi negatif apa pun di tubuh. Namun pada orang yang mengalami alergi, sistem kekebalan tubuhnya akan bereaksi lain dengan menganggap obat adalah zat asing (alergen) yang bisa membahayakan tubuh Anda. Sistem kekebalan tubuh akan menyerang zat obat layaknya bakteri atau virus. 

Jika Anda mmiliki riwayat alergi, tubuh otomatis akan mengeluarkan antibodi yang disebut immunoglobulin. Imunoglobulin (IgE) nantinya akan memberitahu sel darah putih Anda untuk melepaskan histamin yang akan menyebabkan reaksi atau gejala alergi.

Gejala umum alergi obat

Ada banyak macam obat yang bisa memicu tubh Anda bereaksi, mulai dari obat bebas, obat resep, maupun obat herbal. Namun, beberapa obat cenderung lebih rentan memunculkan reaksi daripada yang lain. Misalnya:

  • Antibiotik, seperti penisilin atau amoxicilin
  • Obat penghilang rasa sakit, seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin IB) dan naproxen sodium (Aleve)
  • Obat kemoterapi untuk mengobati kanker
  • Obat-obatan untuk penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis

Lantas, apa saja ciri-ciri alergi yang biasanya muncul setelah minum obat-obatan tersebut?

1. Gatal di kulit

Gatal (urtikaria) adalah salah satu gejala alergi obat yang paling umum. Gejala ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menganggap bahwa zat obat adalah alergen. 

Alhasil, tubuh akan melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya dari bawah permukaan kulit. Histamin dan bahan kimia yang keluar saat ciri-ciri alergi obat terjadi dapat menyebabkan kulit jadi gatal. 

Gatal umumnya disertai dengan tampilan bentol berwarna merah atau merah, bentuknya cenderung bulat. Ukurannya bisa berkisar beberapa milimeter hingga beberapa inci. 

2. Mata gatal berair 

Alergi obat juga dapat menyebabkan gejala mata berair. Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh di sekitar mata mendeteksi zat obat yang dianggap sebagai alergen. 

Lantas, sistem kekebalan tubuh akan mengeluarkan histamin lewat sel di mata yang disebut dengan sel mast. Pelepasan histamin dari sel khusus ini akan menyebabkan mata jadi gatal. 

Selain histamin, sistem kekebalan tubuh juga memproduksi antibodi Immunoglobulin A (IgA). Antibodi ini akan memproduksi air mata yang akan membantu menjaga agar zat obat yang dianggap berbahaya tidak masuk lebih dalam lagi ke jaringan mata.

Hasilnya,  gejala alergi obat ini akan menyebabkan mata jadi berair, berwarna kemerahan, dan kadang juga terasa gatal.

3. Demam

Demam dapat menjadi ciri-ciri Anda alergi obat tanpa disadari. Demam umumnya disebabkan karena sistem kekebalan tubuh Anda sedang melawan peradangan. 

Namun, menurut National Institutes of Health, alergi sebenarnya tidak menyebabkan demam. Gejala demam karena alergi bisa disebabkan sistem kekebalan tubuh Anda bereaksi berlebihan saat melawan zat di dalam obat yang Anda minum. 

Alhasil tubuh akan menganggap hal ini sebagai suatu hal yang mirip dengan peradangan. Reaksi peradangan umumnya disertai dengan kenaikan suhu tubuh, yang akrab disebut sebagai demam. 

4. Pembengkakan (angiodema)

Angioedema seringkali disebabkan karena gejala alergi obat. Hal ini disebabkan ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi obat yang masuk sebagai zat berbahaya. Tubuh akan melepaskan zat lain yang dapat menyebabkan kulit membengkak.

Ciri-ciri angiodema karena alergi bisa dilihat dari area wajah seperti bibir, lidah, dan tenggorokan yang membengkak. Pembengkakan di satu area biasanya berlangsung antara satu hingga tiga hari. 

Kadang-kadang, pembengkakan juga dapat terjadi di organ internal seperti kerongkongan yang dampaknya bisa memicu nyeri dada atau perut. Bengkak di tubuh ini kadang juga disertai gejala gatal dan sering menimbulkan rasa tidak nyaman. .

5. Sesak napas 

Alergi obat juga dapat menyebabkan gejala sesak napas. Saat obat atau zat yang dianggap alergen masuk ke kerongkongan. tubuh umumnya akan mencoba mengeluarkan hal tersebut.  

Cara tubuh mengeluarkannya adalah dengan menghasilkan antibodi dan histamin. Histamin yang keluar di bagian tenggorokan, dapat menyebabkan saluran udara Anda meradang dan memproduksi banyak lendir. 

Saluran udara yang mengeluarkan lendir dan meradang umumnya akan menjadi bengkak. Kedua hal inilah yang menyebabkan udara jadi susah untuk keluar masuk dengan normal. Napas Anda pun rasanya jadi sesak dan terengah-engah. 

Gejala alergi obat parah

Anafilaktik atau syok anafilaksi adalah ciri-ciri alergi obat yang sudah parah, karena dapat mengancam nyawa. Ini terjadi ketika tubuh terpapar sesuatu zat seperti obat dalam jumlah banyak.

Akibatnya, sistem kekebalan tubuh mereka melepaskan bahan kimia yang membanjiri tubuh. Ini dapat menyebabkan syok anafilaksis. Ketika tubuh Anda mengalami syok anafilaksis, tekanan darah Anda tiba-tiba turun dan saluran udara Anda menyempit. Hal ini dapat menghalangi jalannya udara di  saluran pernapasan secara normal.

Kondisi ini berbahaya. Jika tidak segera diobati, itu dapat mengakibatkan komplikasi serius dan bahkan berakibat fatal. Ciri-ciri anafilaktik karena alergi obat antara lain:

  • Penyempitan tenggorokan yang menyebabkan kesulitan bernapas
  • Tekanan darah sangat rendah
  • Nadi cepat dan lemah
  • Pembengkakan bibir, mulut, atau kelopak mata
  • Sakit perut
  • Mual, muntah, atau diare
  • Pusing atau kepala ringan seperti mau pingsan
  • Kebingungan
  • Palpitasi (sensasi detak jantung yang cepat atau berdebar)

Kapan harus menghubungi dokter?

Jika Anda mengalami ciri-ciri alergi dari penggunaan suatu obat, Anda harus segera mencari perawatan medis darurat. Gejala reaksi yang serius dan harus segera ditangani berupa:

  • Sesak napas
  • Berdebar
  • Pusing
  • Hilang kesadaran atau pingsan

Anda harus menghubungi dokter setiap kali Anda mengalami gejala apapun setelah minum obat yang dibeli dari apotek atau resep dokter. Jika ciri-ciri alergi obat Anda termasuk masih ringan, biasanya kondisi dapat langsung diatasi dengan menghentikan penggunaan obat.

Namun Anda masih harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari gejala alergi obat Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Ruam di kulit setelah memakai parfum pertanda alergi parfum? Jangan terburu-buru mendiagnosis, berikut beberapa penyebab yang mungkin Anda alami.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
penyebab anak sering muntah
Gangguan Pencernaan, Health Centers 09/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Gejala Alergi yang Paling Umum Hingga Jarang Dikenali

Debu merupakan salah satu pemicu alergi yang paling umum. Apa saja gejala dan ciri-ciri alergi debu yang harus Anda ketahui?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Health Centers, Hidup Sehat 08/03/2020 . Waktu baca 11 menit

Bagaimana Cara Mencegah Alergi pada Bahan Pakaian?

Mencegah alergi bahan pakaian diperlukan supaya Anda terhindar dari rasa tidak nyaman pada kulit Anda, seperti kemerahan dan gatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek samping salep obat kortikosteroid

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala alergi cat rambut

Alergi Cat Rambut dan Gejalanya yang Perlu Diperhatikan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 6 menit
alergi-buah-kiwi

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 6 menit