Bagaimana Cara Kerja Sistem Imun Manusia?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sistem imun adalah salah satu fungsi tubuh yang amat penting. Pasalnya, tanpa sistem imun Anda akan mudah sekali jatuh sakit akibat virus, bakteri, dan kelainan tertentu. Sistem imun, juga sering disebut sebagai sistem kekebalan tubuh, fungsinya harus dijaga dengan baik agar bisa melindungi Anda dari berbagai penyakit. Namun, sebenarnya seperti apa cara kerja sistem kekebalan tubuh manusia? Cari tahu di sini!

Apa itu sistem imun?

Sistem imun adalah sekelompok sel, protein, jaringan, dan organ khusus yang bekerja sama melawan segala hal yang berbahaya bagi tubuh.

Sistem ini terdiri dari banyak komponen, mulai dari sel hingga organ. Salah satu jenis sel yang paling penting dalam jaringan tersebut adalah sel darah putih (leukosit).

Leukosit dihasilkan atau disimpan pada berbagai tempat di tubuh. Di antaranya yaitu timus, limpa, dan sumsum tulang, di mana organ-organ ini dikenal sebagai organ limfoid. Kadang leukosit juga disimpan dalam gumpalan jaringan limfoid (kelenjar limpa) yang tersebar di seluruh tubuh.

Leukosit bergerak di seluruh tubuh melalui pembuluh limpatik dan pembuluh darah seperti berpatroli, memantau adanya kemungkinan penyerang yang berbahaya.

Ada dua tipe leukosit utama yang bekerja sama untuk mencari dan membunuh organisme atau zat penyebab penyakit, yaitu:

  • Limfosit adalah sel-sel yang membantu tubuh mengingat dan mengenali penyerbu sebelumnya. Limfosit juga membantu menghancurkan penyerbu tersebut. Ada dua macam limfosit, yaitu limfosit B dan limfosit T. Dihasilkan di sumsum tulang, limfosit akan menetap dan berkembang menjadi sel B, atau berpindah ke kelenjar timus dan berkembang menjadi sel T.
  • Fagosit adalah sel-sel yang memakan penyerbu. Ada berbagai macam sel yang tergolong sebagai fagosit. Setiap jenis fagosit memiliki tugasnya masing-masing. Sebagai contoh, tipe yang paling umum adalah neutrofil, yang bertugas melawan bakteri.

Bagaimana sistem imun bekerja?

Mikroorganisme dan zat-zat asing yang menyerang tubuh disebut sebagai antigen alias bibit penyakit. Saat antigen terdeteksi, serangkaian respon imun akan terjadi untuk melindungi tubuh dari terinfeksi.

Pada proses tersebut, beberapa macam sel bekerja sama untuk mengenali antigen dan memberikan respon. Sel-sel ini kemudian merangsang limfosit B untuk menghasilkan antibodi. Antibodi adalah protein yang didesain khusus untuk menempel pada antigen tertentu. Setelah itu, sel T mencari antigen yang telah ditumpangi dan menghancurkannya. Sel T juga membantu memberi sinyal pada sel-sel lain (seperti fagosit) untuk melakukan tugasnya.

Begitu dihasilkan, antibodi akan berada dalam tubuh seseorang selama beberapa waktu, sehingga apabila antigen atau bibit penyakit kembali, antibodi sudah tersedia untuk melakukan misinya.

Antibodi juga dapat menetralkan racun yang dihasilkan oleh organisme dan mengaktifkan sekelompok protein yang disebut komplemen. Komplemen adalah bagian dari sistem imun yang membantu membunuh bakteri, virus atau sel-sel yang terinfeksi.

Bersama, semua sel-sel khusus dan bagian sistem imun menghasilkan perlindungan bagi tubuh terhadap penyakit. Proteksi inilah yang disebut imunitas.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Kandungan Jambu Biji yang Ampuh Menjaga Imun Tubuh

Entah itu dibuat jus atau dimakan secara langung, kandungan pada jambu biji ternyata memberi manfaat untuk menjaga dan meningkatkan sistem imun Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
manfaat jus jambu biji
Nutrisi, Hidup Sehat 7 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatur Gaya Hidup Sehat untuk Penderita Autoimun

Penyakit autoimun belum memiliki obat atau penawarnya. Untuk itu, bantu gejalanya dengan merubah gaya hidup Anda. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Tidak Ingin Sakit Saat Musim Pancaroba? Yuk, Coba 4 Tips Ini

Musim pancaroba mengundang berbagai penyakit. Supaya Anda tidak jatuh sakit di musim pancaroba, mari ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

Curcuma Plus

Curcuma Plus adalah suplemen penambah nafsu makan dan peningkat daya tahan tubuh. Cari tahu dosis serta peringatan pemakaian Curcuma Plus di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 4 Maret 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
kekebalan tubuh saat hamil

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
jamur cordyceps untuk kesehatan paru

Berkenalan dengan Cordyceps Millitaris, Jamur yang Baik untuk Kesehatan Paru

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
antibodi sars untuk covid-19 herd immunity indonesia

Antibodi dari Pasien SARS Dikabarkan Dapat Melawan COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit