5 Cara Mengatasi Gatal Karena Alergi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Alergi adalah bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak. Alergen atau zat pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Tingkat keparahan alergi juga berbeda-beda pada tiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan dan ada yang parah sampai berakibat fatal yang disebut dengan anafilaksis. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gatal karena alergi, simak ulasan artikel berikut ini untuk memberikan pertolongan pertama.

Bagaimana gatal karena alergi bisa muncul?

Alergi dapat disebabkan oleh beberapa hal penyebab. Alergen adalah zat asing yang secara keliru dianggap berbahaya oleh sistem kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan reaksi alergi.

Reaksi alergi tidak muncul ketika pertama kali tubuh bertemu dengan penyebab alergi atau alergen. Pada tahap pertama, sistem kekebalan tubuh hanya akan mengingatnya kemudian membuat antibodi sebagai reaksi. Jika kulit terus bertemu oleh alergen selama sepuluh hari atau lebih, hal ini biasanya akan menjadi alergi kulit.

Untuk yang sudah memiliki alergi, dalam hitungan menit para penderita alergi bisa langsung mengalami gejala alergi ketika terpapar alergen. Namun, bisa juga gejala baru timbul 1-2 hari setelah terpapar alergen. Pada beberapa kasus, alergi dapat menimbulkan reaksi yang fatal atau anafilaksis.

Walau jarang terjadi, kita tetap perlu waspada terhadap alergi jenis anafilaksis. Selain kulit memerah, anafilaksis dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kram perut, lemas secara tiba-tiba, bengkak pada tenggorokan dan mulut, dan kehilangan kesadaran. Jika tidak segera ditangani, anafilaksis dapat menyebabkan kematian.

Yang harus dilakukan saat muncul gatal karena alergi

1. Jangan digaruk

Pertolongan pertama yang paling tepat saat muncul gatal karena alergi adalah jangan menggaruknya. Rasa gatal karena alergi memang sangat mengganggu dan pasti membuat Anda ingin segera menggaruknya. Namun jangan lakukan hal ini untuk kebaikan kulit Anda. Hal ini justru akan membuat alergi gatal semakin parah bahkan meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada kulit.

2. Gunakan salep atau krim pereda gatal

Salep atau krim dengan kandungan hidrokortison akan meredakan atau mengurangi gatal karena alergi yang Anda derita. Anda juga bisa gunakan Gunakan lotion calamine.

3. Mandilah dengan air dingin

Mandi dengan air dingin dapat mengurangi ruam pada kulit atau Anda bisa juga menggunakan kompres air dingin pada kulit yang gatal karena alergi. Setelah itu, keringkan kulit dengan handuk bersih kemudian gunakan pelembap. Jangan mandi dengan air hangat karena dapat memperparah gejala alergi kulit.

4. Gunakan pakaian yang longgar dan lembut

Pakaian yang ketat dapat memperburuk rasa gatal pada kulit. Anda bisa memakai pakaian dari bahan katun yang dingin dan nyaman di kulit. Hindari juga pakaian berbahan wol karena dapat memperparah gatal karena alergi Anda.

5. Hindari penyebab alergi

Anda akan mengalami alergi ketika tubuh Anda terpapar langsung pada alergen. Jika Anda sudah mengetahui penyebabnya, Anda bisa menghindarinya agar alergi tidak lagi terjadi. Namun jika Anda sendiri belum mengetahuinya dengan pasti, Anda bisa melakukannya dengan tes. Untuk mengetahui seseorang memiliki alergi terhadap benda atau makanan tertentu, perlu dilakukan tes. Tes ini dilakukan dengan memberikan paparan berbagai alergen dalam jumlah terbatas untuk melihat reaksi tubuh.

Jika Anda mengalami gatal karena alergi, ada baiknya segera konsultasikan kepada dokter. Hindari menggaruk ruam gatal secara terus menerus karena bisa berujung pada infeksi kulit dan menghambat proses penyembuhan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 02/05/2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Siapa yang tak tahu buah kiwi? Buah berwarna hijau ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang. Yuk, kenali apa itu alergi buah kiwi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Direkomendasikan untuk Anda

Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
maag saat puasa obat Omeprazole

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020