Bagi laki-laki, disfungsi ereksi atau yang lebih sering disebut impoten seolah jadi momok nomor satu bagi kesehatannya. Disfungsi ereksi adalah kondisi di mana pria sulit mencapai ereksi (penis menegang).

Namun, selain karena orang yang impoten jadi kesulitan ketika berhubungan seks, rupanya kondisi tersebut juga membuat Anda lebih rentan mengalami masalah jantung. Bagaimana bisa orang yang impoten berisiko penyakit jantung? Simak penjelasannya serta cara terbaik mencegah penyakit jantung di bawah ini.

Apa penyebab disfungsi ereksi (impoten)?

Supaya bisa ereksi, darah harus mengalir dengan lancar menuju penis. Darah akan kemudian mengisi penis sehingga jadi lebih keras dan padat. Para orang yang mengalami disfungsi ereksi, darah tidak mengalir cukup deras ke penis. Akibatnya penis tidak bisa mengeras.

Biasanya kasus impoten tidak menandakan masalah yang cukup serius. Anda mungkin hanya merasa gugup atau sedang ada beban pikiran. Pria yang berusia di atas 45 tahun juga lebih rentan mengalami disfungsi ereksi. Namun, bila Anda cukup sering mengalami masalah ini atau bahkan penis tidak bisa ereksi sama sekali, Anda memiliki kemungkinan gangguan pada fungsi jantung.

Mengapa pria yang impoten berisiko penyakit jantung?

Baik disfungsi ereksi dan penyakit jantung sama-sama erat kaitannya dengan gangguan pada peredaran darah. Maka, biasanya orang yang mengidap penyakit jantung juga memiliki masalah dalam mencapai ereksi.

Seperti dijelaskan oleh Patrick J. Skerret dari Harvard Medical School, sulit ereksi salah satunya disebabkan oleh aterosklerosis. Aterosklerosis adalah kondisi di mana pembuluh darah menyempit atau mengeras karena penumpukan plak.

Penumpukan plak di arteri koroner bisa menyebabkan nyeri dada (angina) atau serangan jantung. Penumpukan plak di arteri otak bisa menyebabkan pikun atau stroke. Sementara itu, penumpukan plak di arteri yang menuju penis bisa membuat seseorang sulit ereksi. Maka, sulit ereksi bisa menjadi pertanda aterosklerosis. Jika diabaikan tanpa penanganan atau perubahan gaya hidup, masalah ini bisa menyebar ke hingga ke arteri koroner di jantung.

Seberapa besar kemungkinan gagal jantung para pria impoten?

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh dr. Emily Banks dari National Center for Epidemiology and Population Health di Australia menunjukkan bahwa orang yang punya masalah disfungsi ereksi punya kemungkinan mengalami gagal jantung delapan kali lebih besar daripada orang yang sehat.

Selain itu, kemungkinan kena penyakit jantung mencapai 60% dan kemungkinan meninggal dunia karena penyakit lain dua kali lebih besar pada orang yang punya disfungsi ereksi.

Mencegah penyakit jantung pada pria dengan disfungsi ereksi

Bagi Anda yang punya masalah disfungsi ereksi, jangan panik dulu. Disfungsi ereksi bukan berarti vonis penyakit jantung. Anda masih bisa mencegah munculnya masalah pada jantung. Cara terbaiknya adalah dengan menjaga pola hidup sehat. Anda sangat disarankan untuk menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, dan berhenti merokok.

Selain itu, Anda juga sebaiknya langsung periksa ke dokter kalau ada keluhan seputar kesehatan jantung atau organ tubuh lainnya. Lalu bagaimana kalau tidak ada keluhan apa pun? Tetap periksakan diri ke dokter. Pasalnya, banyak orang tidak menyadari gejala dan tanda penyakit jantung sampai tiba-tiba mengalami serangan jantung. Karena orang yang impoten berisiko penyakit jantung, Anda pun harus lebih rutin cek ke dokter.  

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca