Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Familiar dengan adegan di film horor Insidious, di mana roh si anak keluar dari dalam tubuhnya saat tidur dan terjebak di alam baka sebelum akhirnya diselamatkan oleh sang ayah ? Fenomena roh keluar dari tubuh disebut dengan astral projection. Fenomena ini dipercaya sebagai pengalaman supernatural yang tak dapat dijelaskan oleh logika. Padahal, fenomena “klenik” ini dapat dijelaskan secara sederhana dalam dunia medis. Simak penjelasannya di bawah ini, tanpa perlu takut bulu kuduk merinding.

Astral projection hampir sama seperti halusinasi

Cukup sulit untuk menjelaskan mengapa astral projection bisa terjadi. Sebab sampai saat ini belum banyak studi yang mengulik kejadian ini. Namun, para ahli medis menyatakan bahwa hal ini bisa saja disebabkan oleh adanya gangguan komunikasi di otak.

Otak adalah pengatur segala kegiatan yang dilakukan tubuh, termasuk ketika seseorang bermimpi atau berhalusinasi. Proyeksi astral dianggap salah satu bentuk halusinasi yang dibuat oleh otak ketika mengalami keadaan tertentu, misalnya kelelahan. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 pun menyebutkan hal yang tak berbeda jauh. Menurut periset, proyeksi astral disebabkan karena adanya gangguan komunikasi yang terjadi di otak, dan tak lebih dari itu.

Jadi, di dalam otak Anda terdapat sebuah bagian yang disebut dengan temporoparietal junction yaitu area di mana bagian temporal dan parietal otak menyatu. Bagian tersebut berfungsi untuk menghubungkan informasi sensorik yang diterima tubuh dari luar  dengan kumpulan emosi serta ingatan yang sudah dimiliki otak. Pada orang yang rohnya “keluar” dari tubuh, bagian temporoparietal junction yang mereka miliki tidak bekerja dengan baik, sehingga membuat informasi yang diproses oleh otak tidaklah sempurna. Misalnya saja, ketika mereka menganggap mimpi yang mereka lihat seperti nyata.

penyebab mimpi buruk

Ada dua jenis astral projection, yang membuat roh keluar dari tubuh saat tidur

Katanya, ketika roh Anda keluar dari dalam raga, nyawa Anda bisa melayang berjalan-jalan ke tempat lain. Bahkan Anda dapat melihat tubuh Anda yang sedang berbaring. Usust punya usut, astral projection tak terjadi begitu saja. Ada berbagai penyebab kenapa roh keluar dari tubuh yang dikategorikan dalam dua bentuk, yaitu spontan dan tidak spontan. Apa bedanya?

1. Astral projection yang spontan

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pengalaman ‘roh keluar dari tubuh’ ini terjadi secara spontan, yaitu:

  • Tidur. Ketika seseorang merasa kelelahan, bisa saja di dalam tidurnya ia merasa mengalami proyeksi astral. Biasanya, pengalaman ini terjadi sesaat sebelum tertidur atau sesaat sebelum bangun tidur.
  • Merasa kelelahan. Lelah akibat melakukan aktivitas yang berat bisa membuat seolah-olah seseorang merasa keluar dari tubuhnya, sehingga mereka yang pernah mengalami hal tersebut mengaku telah merasakan astral projection.

Sementara, proyeksi astral spontan lainya diketahui ketika seseorang sedang berada di dalam efek obat anastesi.

2. Astral projection tidak spontan

Dalam hal ini, roh baru bisa “keluar” dari tubuh jika sebelumnya dipicu oleh hal lain. Misalnya:

  • Obat-obatan yang menyebabkan halusinasi. Orang yang mengonsumsi obat-obatan yang mengandung halusinogen seperti ketamine, DMT, MDA, atau LSD, mengaku pernah mengalami astral projection.
  • Kehilangan gravitasi. Proyeksi astral yang terjadi pada pilot atau astronot dilaporkan akibat hilangnya kesadaran mereka ketika menjauhi gravitasi. Hal ini, sebenarnya disebabkan oleh tekanan udara sekitar yang menekan bagian kepala sehingga mengganggu fungsi otak.

Sebagian besar fenomena roh keluar dari tubuh terjadi ketika seseorang sedang berada di bawah alam sadarnya, sehingga sampai saat ini kejadian tersebut dikaitkan dengan halusinasi atau imajinasi yang biasa terjadi saat seseorang berada di bawah alam sadar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit