home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Makanan dengan Nutrisi Penting untuk Menjaga Kesehatan Paru-paru

7 Makanan dengan Nutrisi Penting untuk Menjaga Kesehatan Paru-paru

Penyakit seperti kanker paru, pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), hingga asma dapat membatasi kemampuan Anda untuk menghirup oksigen. Oksigen sendiri dibutuhkan oleh setiap sel dan jaringan tubuh untuk berfungsi optimal. Untuk itu, sama seperti bagian tubuh lainnya, menjaga agar paru-paru tetap sehat menjadi modal utama, salah satunya dengan makan makanan padat nutrisi.

Apa saja makanan yang baik untuk kesehatan paru-paru?

Berikut ini adalah daftar makanan kaya nutrisi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan paru-paru:

1. Wortel

Wortel merupakan salah satu makanan sehat untuk paru-paru karena mengandung karotenoid yang dapat mengurangi stres oksidatif.

Manfaat kartenoid ini dapat mencegah kanker paru-paru serta memperbaiki kapasitas paru untuk bernapas, terutama pada orang-orang yang memiliki asma. Salah satu jenis karotenoid yaitu lycopene bahkan diketahui dapat mengurangi peradangan pada saluran pernapasan.

Selain itu, beta-karoten dalam wortel yang diubah tubuh jadi vitamin A dapat mengurangi kekambuhan asma akibat olahraga.

Selain wortel, karotenoid juga dapat ditemukan pada bayam, kangkung, tomat, labu kuning, dan ubi jalar.

2. Apel

Salah satu buah yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan paru-paru adalah apel. Buah ini mengandung banyak vitamin C yang erat kaitannya dengan nutrisi penangkal flu dan pilek.

Vitamin C merupakan nutrisi yang baik untuk kesehatan paru-paru karena mencegah perkembangan Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) serta mendukung penanganannya. PPOK merupakan penyakit yang mencakup berbagai gangguan paru-paru, termasuk emfisema dan bronkitis kronis.

Vitamin C juga dilaporkan dapat mencegah dan mengendalikan gejala asma. Asupan vitamin C selama kehamilan dikaitkan dengan penurunan risiko mengi (napas bunyi “ngik-ngik) pada anak usia dini.

Selain apel, Anda juga bisa mendapatkan asupan nutrisi untuk kesehatan paru-paru ini dari buah-buahan seperti jeruk, paprika kuning, pepaya, jambu biji, kiwi, dan mangga.

Vitamin C juga terdapat dalam jahe. Bahan alami ini bersifat menghangatkan sehingga bisa mengencerkan dahak. Maka dari itu, bisa digunakan sebagai obat batuk alami untuk batuk berdahak.

3. Bawang putih

bawang putih untuk flu

Manfaat bawang putih sebagai makanan sehat untuk paru-paru adalah meningkatkan kelancaran aliran darah ke paru-paru agar Anda dapat bernapas lebih baik.

Hal ini dikarenaka bawang putih tersusun atas beberapa mineral seperti selenium dan alisin yang dapat melindungi paru-paru dari gangguan pernapasan.

Selain kedua mineral ini, mineral lain seperti magnesium bisa mengendurkan otot-otot di sekitar bronkus paru sehingga membuat saluran pernapasan tetap terbuka akibat penyempitan bronkus. Nah, penyempitan bronkus ini adalah kondisi yang memicu serangan asma.

Hal ini berkaitan dengan menurunkan risiko kambuhnya asma pada anak-anak yang menambah asupan magnesium, kalsium, selenium, dan potasium dari makanan segar.

Selain bawang putih, Anda bisa mendapatkan mineral sebagai nutrisi kesehatan paru-paru ini dari sayuran berwarna hijau, kacang dan biji-bijian, gandum, daging sapi dan ayam, ikan, dan telur.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan termasuk ke dalam makanan sehat untuk paru-paru karena memiliki kandungan vitamin E yang cukup melimpah.

Vitamin E (α-tocopherol) adalah sumber antioksidan yang bermanfaat untuk membantu memperlambat penuaan. Akan tetapi, nutrisi vitamin E dipercaya berguna untuk kesehatan paru-paru karena dapat mengatasi masalah suara mengi sekaligus meningkatkan fungsi organ pernapasan ini.

Bukti dari studi observasional berjudul Nutrition and Respiratory Health juga menunjukkan bahwa meningkatkan asupan sumber makanan kaya vitamin E selama hamil dan menyusui dapat mengurangi risiko asma dan suara mengi pada anak-anak.

Selain itu, peningkatan asupan vitamin E telah terbukti dapat mengurangi frekuensi kekambuhan masalah pernapasan pada orang dewasa pengidap PPOK. Risiko perkembangan PPOK juga ditemukan menurun hingga 10% pada wanita yang mengonsumsi suplemen vitamin E 600 IU.

Vitamin E juga bisa didapatkan dari sayuran hijau, minyak bunga matahari, gandum, dan minuman berbasis susu.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatan paru-paru yang paling maksimal dari vitamin E, konsumsilah bersama sumber makanan sehat untuk paru-paru lainnya yang kaya akan vitamin C. Kedua vitamin ini mampu bekerja dengan efektif melawan radikal bebas dalam tubuh.

https://wp.hellosehat.com/pernapasan/ppok/anjuran-pantangan-makanan-ppok/

5. Brokoli

Meningkatkan nutrisi dari makanan kaya asam folat (vitamin B-9) juga dapat membantu untuk menjaga paru-paru tetap sehat. Terlebih dari penyakit paru obstruktif kronik atau PPOK. Brokoli merupakan makanan dengan sumber asam folat atau vitamin B terbaik.

Sebuah studi tentang orang dewasa pemilik PPOK yang diterbitkan di jurnal Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2010 menemukan bahwa gejala sesak napas akibat PPOK terkait dengan rendahnya asupan makanan kaya folat.

Selain itu, vitamin B6 dikaitkan dengan fungsi paru yang lebih baik secara keseluruhan dan perlindungan terhadap kanker paru.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association pada tahun 2010, risiko kanker paru ditemukan lebih rendah pada sampel darah baik milik perokok dan non-perokok yang meningkatkan asupan makanan tinggi vitamin B-6.

Sumber vitamin B lain yang dapat menjadi makanan sehat untuk paru-paru adalah salmon, brokoli, bayam, selada, ikan, telur, susu, gandum, dan kacang-kacangan.

6. Ikan dan asam lemak omega-3

memasak salmon panggang

Tahukah Anda bahwa ikan termasuk salah satu makanan sehat yang dapat mengurangi risiko untuk penyakit paru-paru kronis?

Ikan yang berasal dari laut, seperti salmon, berisi asam lemak omega-3 yang membantu membersihkan salah satu bakteri yang dapat menyebabkan peradangan paru.

Seperti yang dijelaskan seorang profesor dari Fakultas Kedokteran University of Rochester, asam lemak omega-3 yang diujicobakan kepada tikus dapat membantu meningkatkan fungsi paru.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk benar-benar mengerti bagaimana makanan ini dapat berguna di dalam tubuh manusia, khususnya untuk menjaga paru-paru tetap sehat.

7. Yoghurt

Makanan yang baik untuk sistem pernapasan lainnya adalah yoghurt. Pada tahun 2013 terdapat sebuah penelitian dari Shahid Beheshti University menunjukkan manfaat yoghurt terhadap sistem pernapasan manusia.

Penelitian yang diikuti oleh 46 perenang wanita ini memperlihatkan bahwa terdapat pengurangan risiko gejala infeksi pernapasan yang sering diderita oleh perenang.

Itulah makanan dengan nutrisi penting yang dapat menjaga kesehatan sistem pernapasan khususnya paru-paru. Sebagian besar makanan ini tidak hanya berguna dalam melindungi paru-paru tetap sehat, tapi juga membantu untuk pengobatan beberapa penyakit pernapasan.

Tidak hanya makanan saja, Anda pun wajib menjalani gaya hidup yang sehat, seperti menjauhi asap rokok dan memakai masker untuk mengurangi paparan polusi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hemilä, H., & Louhiala, P. (2007). Vitamin C may affect lung infections. Journal of the Royal Society of Medicine100(11), 495–498. https://doi.org/10.1177/014107680710001109

F, H., AH, L., K, T., & Y, K. (2010). Folate Intake Associated With Lung Function, Breathlessness and the Prevalence of Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Asia Pacific Journal Of Clinical Nutrition, 19(1). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20199994/

N, S., L, G., F, Z., & L, S. (2013). Effects of probiotic yogurt on performance, respiratory and digestive systems of young adult female endurance swimmers: a randomized controlled trial. Medical Journal Of The Islamic Republic Of Iran, 27(3). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24791124/#affiliation-1

Johansson, M. (2010). Serum B Vitamin Levels and Risk of Lung Cancer. JAMA, 303(23), 2377. https://doi.org/10.1001/jama.2010.808

Berthon, B. S., & Wood, L. G. (2015). Nutrition and respiratory health—feature review. Nutrients, 7(3), 1618-1643. https://doi.org/10.3390/nu7031618

Lung Disease | Breathing Problems | Respiratory Failure | MedlinePlus. (2020). Retrieved 2 July 2020, from https://medlineplus.gov/lungdiseases.html

Carotenoids. (2014). Retrieved 2 July 2020, from https://lpi.oregonstate.edu/mic/dietary-factors/phytochemicals/carotenoids

Vitamin B6. (2014). Retrieved 2 July 2020, from https://lpi.oregonstate.edu/mic/vitamins/vitamin-B6

University of Rochester Medical School. (2020). Omega 3 Fatty Acids May Reduce Bacterial Lung Infections Associated with COPD.  Retrieved 11 August 2020, from https://www.urmc.rochester.edu/news/story/omega-3-fatty-acids-may-reduce-bacterial-lung-infections-associated-with-copd

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 18/10/2017
x