Ketahui Cara Penularan Flu Agar Bisa Mencegahnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bukan pemandangan asing lagi melihat teman kantor yang kemarin baru sakit flu atau influenza, kemudian esok harinya dua orang yang lain ikut tertular penyakit yang sama. Terus begitu sampai pada akhirnya seisi kantor ikut terkena flu. Gejala flu memang sangat mudah menular sehingga idealnya Anda perlu cuti sakit dulu sampai benar-benar sembuh. Pernahkah Anda berpikir bagaimana cara penularan virus influenza? Mengapa proses penularan flu sangat cepat?

Bagaimana cara penularan flu?

Flu adalah infeksi virus influenza pada saluran napas. Penyakit ini memiliki gejala yang hampir serupa dengan pilek, tapi lebih berat. Orang yang terinfeksi virus ini akan mengalami demam tinggi, nyeri otot, dan sakit kepala parah yang bisa membuat tubuh tumbang berhari-hari.

Penyakit ini termasuk sangat mudah menular dari satu orang ke orang lainnya. Cara penularan virus terjadi melalui tetesan air liur (droplet) orang yang sedang sakit flu.

Berikut adalah 3 cara paling umum virus flu bisa menular ke orang lain:

1. Berdekatan dengan penderita

Salah satu cara penularan virus flu adalah melalui tetesan liur yang muncrat ketika seseorang yang terinfeksi bersin, batuk, atau sekadar berbicara. Tetesan liur itu bisa melesat ke udara hingga 30 cm bahkan 1 meter, dan akhirnya terhirup oleh orang-orang di sekitar.

2. Kontak fisik dengan penderita

Flu juga bisa menular melalui sentuhan, misalnya jabatan tangan. Orang yang terinfeksi akan terus bersin dan membersihkan hidung atau menutup hidungnya saat bersin dengan tangan. Tentunya virus akan menempel pada tangannya dan menempel pada berpindah pada setiap benda yang disentuhnya.

Ketika Anda berjabat tangan, virus kemudian bisa berpindah ke tangan Anda.

3. Menyentuh permukaan benda yang terpapar virus

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, virus dapat menempel di permukaan benda, misalnya gagang pintu, telepon seluler, meja, bahkan uang kertas. Maka itu, penularan sangat mudah terjadi hanya dengan cara menyentuh permukaan suatu benda yang terdapat virus flu.

Menurut Mayo Clinic, virus influenza dapat bertahan hidup di luar tubuh manusia selama beberapa jam, tergantung jenis permukaannya. Umumnya, virus dapat bertahan lebih lama di permukaan besi, plastik, atau kaca. Faktor lain seperti suhu dan tingkat kelembapan juga dapat memengaruhi berapa lama virus bisa bertahan di luar tubuh.

Jika orang yang sehat menyentuh benda yang telah terpapar, virus influenza bisa menginfeksi orang tersebut. Risiko penularan akan semakin tinggi apabila orang tersebut langsung menyentuh hidung atau mulutnya tanpa cuci tangan terlebih dahulu.

Penularan bisa terjadi, bahkan sebelum gejala flu muncul

Cara penularan virus flu paling rentan terjadi selama fase inkubasi, yaitu masa di antara Anda pertama kali terpapar virus sampai gejalanya muncul. Fase inkubasi (atau dikenal juga dengan masa jendela) umumnya terjadi sekitar 24 jam sampai tujuh hari (satu minggu) setelah kontak pertama dengan virus. Artinya, Anda dapat terinfeksi dan mengalami gejalanya kapan saja dalam rentang masa inkubasi tersebut.

Orang dewasa bisa menularkan virus influenza pada orang lain dalam 5-10 hari setelah ia merasakan gejala. Jadi, apabila Anda mulai mengalami gejala influenza pada hari ketiga masa inkubasi, Anda sudah bisa menularkan virus itu kepada orang lain sampai 10 hari setelahnya.

Sesudahnya, tingkat kegawatan penularan flu akan semakin menurun meski risiko penularannya tetap sama. Sementara untuk anak-anak yang sehat akan tertular hingga dua minggu kemudian.

Terlebih, orang yang sistem imunnya sudah lemah dan terkena flu bisa menyebarkan virus influenza selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah mereka sembuh dari penyakit tersebut.

Itu karena gejala flu sudah bisa menular bahkan sebelum orang yang terinfeksi merasakan gejalanya atau menyadari bahwa dirinya sudah jatuh sakit. Inilah sebabnya mengapa flu bisa memakan banyak korban setiap tahunnya.

Bagaimana tanda-tanda dan gejala tubuh sudah tertular influenza?

Terdapat sejumlah tanda jika penularan flu sudah terjadi. Gejala flu umumnya muncul mendadak, meski sebelumnya kondisi tubuh sedang baik-baik saja. Berikut gejala flu yang umum terjadi:

  • Hidung meler disertai rasa gatal
  • Terus bersin
  • Badan terasa nyeri
  • Badan terasa lemah
  • Batuk
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah

Tidak ada cara khusus untuk mengobati flu. Cukup dengan obat flu yang dijual bebas di apotek atau toko obat terdekat, Anda bisa meredakan gejalanya. Namun apabila gejala Anda terus bertambah parah dan disertai dengan kesulitan bernapas, sakit dada, dan demam yang tidak kunjung menurun, sebaiknya segera cek ke dokter.

Bagaimana cara mencegah penularan flu?

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), belum ada cara yang efektif untuk sepenuhnya menghindari penularan virus flu. Pasalnya, meski sedang dalam masa pengobatan, bukan berarti gejala flu akan langsung berhenti menular.

Itu sebabnya, vaksin flu menjadi cara paling utama dalam mencegah penularan influenza. Jika Anda sudah divaksin, kesempatan untuk tertular flu dari orang-orang sekitar akan lebih rendah.

Cara lain untuk mencegah penularan influenza adalah dengan sering-sering mencuci tangan dengan sabun hingga bersih, atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol. Menjaga kebersihan diri adalah cara yang paling baik untuk mencegah penularan virus influenza. Selain itu, minimalisir kontak dengan orang yang sedang sakit dan minum vitamin C untuk mencegah flu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Physical dan Social Distancing yang Dapat Turunkan Risiko COVID-19

Social distancing sudah dikenal sejak pandemi flu Spanyol dan digunakan lagi untuk menghadapi wabah COVID-19. Bagaimana dengan physical distancing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 17/03/2020 . Waktu baca 6 menit

Begini Gejala Coronavirus COVID-19 yang Perlu Anda Waspadai

Wabah COVID-19 telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat. Kenali beberapa gejala coronavirus COVID-19 yang perlu Anda perhatikan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 12/02/2020 . Waktu baca 10 menit

Kenapa Flu Amat Mudah Menular?

Setelah sembuh dari flu, ada kemungkinan Anda bisa terkena lagi penyakit ini. Sebenarnya, apa alasan Anda sangat mudah tertular flu? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Flu, Health Centers 04/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Apa Itu Influenza Tipe B?

Walaupun tidak diketahui orang banyak, influenza tipe B ternyata sama berbahayanya dengan tipe A. Kenali semua hal seputar virus tipe B di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciuman bibir

8 Jenis Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Ciuman Bibir

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
mencegah anak terserang flu

4 Kebiasaan Baik untuk Mencegah Anak Terserang Flu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . Waktu baca 4 menit
minum air putih mencegah flu

Rutin Minum Air Putih Bisa Mencegah Risiko Flu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 11/04/2020 . Waktu baca 4 menit
penanganan COVID-19 di Indonesia

Cerita Dokter IGD, Garis Depan Penanganan COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020 . Waktu baca 10 menit