Inhaler Atau Nebulizer, Mana yang Harus Saya Pilih?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/06/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Inhaler dan nebulizer memang sama-sama alat hirup yang diandalkan untuk mengatasi gejala asma. Ya, kedua alat hirup ini bisa menolong Anda ketika asma kambuh. Namun, jika dibandingkan keduanya, mana yang lebih baik dan efektif untuk mengatasi gejala asma? Inhaler ataukah nebulizer?

Inhaler atau nebulizer, lebih efektif mana?

Sebuah penelitian mengukur gejala asma pada 60 pasien yang menggunakan nebulizer dan 60 pasien lainnya memakai inhaler. Dari survei  tersebut, diketahui bahwa keduanya sama-sama efektif dalam mengatasi serangan asma.

Namun, dari survei yang sama, banyak orangtua yang merasa bahwa nebulizer lebih efektif mengatasi serangan asma pada anak-anak. Pasalnya, tidak sedikit anak yang kurang bisa menggunakan inhaler. Teknik menggunakan alat hirup yang tidak tepat menyebabkan lebih sedikit obat untuk sampai ke paru-paru, dapat menyebabkan obat tidak dikirim ke paru-paru dengan benar.

Akan tetapi, inhaler memang sedikit lebih praktis dan mudah dibawa ke mana-mana, karena bentuknya yang cukup ringkas. Maka itu, pastikan bahwa Anda atau si kecil yang mengidap asma tahu betul bagaimana cara menggunakan alat ini dengan baik, sehingga serangan dapat teratasi.

Lebih murah dan hemat yang mana?

Sedangkan bila Anda bandingkan harganya, mungkin alat nebulizer lebih mahal. Namun, mesin nebulizer dapat digunakan dalam jangka panjang dan memudahkan Anda.

Sementara, inhaler adalah alat hirup yang paling sering diresepkan dokter untuk para pengidap asma. Jika dilihat harganya, alat hirup ini juga cukup terjangkau dan mudah ditemukan di apotek terdekat.

nebulizer dan inhaler

Mana yang lebih mudah digunakan?

Jika dibandingkan, inhaler memang memiliki bentuk yang lebih ringkas dan praktis untuk dibawa ke mana-mana daripada nebulizer.

Inhaler juga cukup mudah digunakan karena Anda hanya tinggal menekan tabung obat kemudian uap akan keluar dari corong. Namun lagi-lagi, pastikan bahwa Anda tahu bagaimana mengoperasikan alat ini, supaya obat yang dikeluarkan alat optimal.

Nah, sementara nebulizer sendiri cenderung berat dan besar, pasalnya alat hirup ini dilengkapi dengan mesin yang berguna untuk mengubah obat cair menjadi uap.

Meski begitu, sekarang ini sudah ada jenis nebulizer ultrasonik yang lebih ringkas untuk dibawa saat perjalanan karena dioperasikan dengan daya baterai dan bisa diisi ulang.

Jadi, mana yang harus saya pilih?

Sebenarnya, hal ini kembali lagi pada pilihan Anda, karena keduanya sama-sama dapat mengatasi gejala asma yang kambuh.

Memang, nebulizer adalah alat hirup yang paling sering digunakan ketika terjadi kondisi darurat di rumah sakit. Selain karena bentuknya yang besar, nebulizer menggunakan mesin yang memudahkan obat keluar.

Jika memang Anda berpergian jauh, mungkin Anda bisa menyiapkan inhaler atau nebulizer ultrasonik yang punya bentuk ringkas.

Sementara, Anda juga bisa menyediakan nebulizer di rumah, sehingga memudahkan Anda ketika serangan asma terjadi di rumah. Konsultasikan pada dokter juga terkait jenis alat hirup mana yang Anda butuhkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati, Tertawa Terlalu Kencang Bisa Picu Serangan Asma

Asma bisa disebabkan banyak hal termasuk emosi yang kuat, seperti terlalu bahagia. Lalu, apakah tertawa kencang juga dapat menyebabkan serangan asma?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Asma, Health Centers 07/09/2019 . Waktu baca 3 menit

Hati-hati, Mengidap Asma Saat Dewasa Tingkatkan Risiko Demensia!

Penyakit asma pada orang dewasa cukup umum di masyarakat. Hati-hati, orang dewasa yang punya asma ternyata berisiko tinggi terkena demensia, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Asma, Health Centers 20/01/2019 . Waktu baca 4 menit

Video: Tips Memilih Nebulizer untuk Si Kecil

Asma kambuh pada anak bikin orangtua cemas. Yuk, simak penjelasan dari dr. Dimas Dwi Saputro Sp. A, seputar asma pada anak dan bagaimana penanganannya.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Parenting, Tips Parenting 19/12/2018 . Waktu baca 1 menit

Tips Bernapas Lebih Lega Saat Sedang Flu

Saat terserang flu, Anda rentan mengalami hidung tersumbat dan sulit untuk bernapas lega. Agar flu tak mengganggu, simak tips agar napas lega berikut ini.

Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Flu, Health Centers 22/11/2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit
serangan asma eksaserbasi akut

Kenali Tanda-tandanya, Ini Cara Pertolongan Pertama pada Serangan Asma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/11/2019 . Waktu baca 9 menit
memilih inhaler untuk anak

Jangan Asal Pilih, Ikuti 3 Langkah Ini dalam Memilih Inhaler untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/11/2019 . Waktu baca 4 menit
gejala ciri-ciri penyakit asma

Mengenal Berbagai Gejala Asma, dari yang Ringan Hingga Gawat

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 08/10/2019 . Waktu baca 11 menit