Apa itu catecholamines urine test?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tes urin katekolamin?

Tes urin katekolamin adalah tes untuk mengukur jumlah hormon epinephrine, norepinephrine, metanephrine, dan dopamine dalam urine. Katekolamin ini terbuat dari jaringan saraf, otak, dan kelenjar adrenal. Katekolamin membantu tubuh merespon terhadap stress atau ketakutan dan mempersiapkan tubuh terhadap reaksi “fight or flight”.

Kelenjar adrenal menghasilkan katekolamin dalam jumlah besar sebagai reaksi terhadap stress. Katekolamin utama adalah epinephrine (adrenaline), norepinephrine (noradrenaline), dan dopamine. Mereka terpecah ke dalam vanillylmandelic acid (VMA), metanephrine, dan normetanephrine, yang terdapat dalam urine. Jumlah VMA, metanephrine, dan normetanephrine juga diukur selama tes katekolamin.

Katekolamin meningkatkan detak jantung, tekanan darah, pernapasan, kekuatan otot, dan kewaspadaan. Selain itu, ia juga menurunkan jumlah darah ke kulit dan usus serta meningkatkan jumlah darah ke organ penting, seperti otak, jantung, dan ginjal.

Tumor langka tertentu (seperti pheochromocytoma) bisa meningkatkan jumlah katekolamin dalam darah dan urine. Peningkatan jumlah ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, keringat berlebih, sakit kepala, detak jantung cepat (palpitasi), dan gemetaran.

Kapan saya harus menjalani tes urin katekolamin?

Dokter biasanya menyarankan tes katekolamin urine untuk melihat tanda-tanda pheochromocytoma. Ini adalah jenis tumor yang biasanya tumbuh pada kelenjar adrenal yang menghasilkan katekolamin.

Kebanyakan pheochromocytomas adalah jinak (bukan kanker). Namun, tetap harus diangkat, karena dapat mengganggu fungsi normal adrenal.

Pada anak-anak, tes ini mungkin disarankan bila dokter menduga adanya neuroblastoma. Ini adalah tumor sistem saraf yang agresif. Sering dimulai di kelenjar adrenal, neuroblastoma dapat meningkatkan jumlah katekolamin.

Semakin cepat seorang anak didiagnosis menderita neuroblastoma, semakin baik kesempatannya untuk bertahan hidup. Penelitian menunjukkan bahwa 90 persen anak-anak di bawah usia 1 tahun yang didiagnosis menderita neuroblastoma akan bertahan.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani tes urin katekolamin?

Beberapa makanan dan obat-obatan, maupun aktivitas fisik dan stress, dapat mempengaruhi akurasi tes ini.

Terkadang kateter akan digunakan untuk mengambil sampel urine pada anak-anak. Hal ini meliputi penempatan tabung kecil ke dalam pembukaan saluran urine, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan sementara. Namun, hal ini diperlukan untuk mendapatkan hasil akurat.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani tes urin katekolamin?

Anda mungkin perlu untuk menghindari makanan berikut ini selama beberapa hari sebelum tes:

  • kopi
  • teh
  • pisang
  • cokelat
  • buah-buahan dari keluarga jeruk
  • vanila

Banyak obat-obatan yang dapat mempengaruhi hasil tes. Dokter akan memberi tahu Anda bila Anda perlu menghentikan penggunaan obat sebelum menjalani tes ini. Jangan menghentikan penggunaan atau mengubah obat-obatan tanpa membicarakannya dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Bagaimana proses tes urin katekolamin?

Anda mulai mengumpulkan urine Anda di pagi hari. Ketika Anda pertama kali bangun, kosongkan kandung kemih Anda dengan cara buang air kecil tetapi jangan simpan urine ini. Tulis waktu ketika Anda buang air kecil untuk menandakan dimulainya periode waktu pengumpulan 24 jam.

Selama 24 jam ke depan, kumpulkan semua urine Anda. Dokter Anda atau pihak lab biasanya akan menyediakan wadah besar untuk Anda yang dapat menampung sekitar 4 liter. Di dalam wadah terdapat sejumlah kecil pengawet. Simpan urine pada wadah kecil, bersih dan kemudian pindahkan urine ke dalam wadah besar. Jangan sentuh bagian dalam wadah dengan jari Anda.

Simpan wadah besar di dalam kulkas selama 24 jam. Buang air kecil untuk terakhir kalinya tepat pada atau sebelum waktu 24 jam berakhir. Tambahkan urine ini ke dalam wadah besar dan catat waktunya.

Jangan sampai terdapat tisu toilet, rambut, feses, darah menstruasi, atau benda asing lainnya pada sampel urine.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani tes urin katekolamin?

Hasil tes Anda akan siap dalam beberapa hari. Dokter Anda akan mendiskusikannya dengan Anda ketika hasil telah tersedia.

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses tes ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Tes katekomalin mengukur jumlah epinephrine, norepinephrine, dan dopamine dalam urine. Tes ini juga biasanya mengukur jumlah vanillylmandelic acid (VMA), metanephrine, dan normetanephrine.

Normal

Skor normal yang ada pada daftar ini (disebut referensi range) hanya berfungsi sebagai panduan. Range ini bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki skor normal yang berbeda.

Laporan laboratorium Anda biasanya akan memuat berapa range yang mereka gunakan. Dokter Anda juga akan memeriksa hasil tes Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya. Hal ini berarti jika hasil tes Anda masuk ke range abnormal dalam panduan ini, bisa saja di laboratorium Anda atau untuk kondisi Anda skor tersebut termasuk ke range normal.

Nilai normal urine dapat bervariasi pada anak-anak tergantung dengan usia mereka.

Skor tinggi

Skor tinggi dari bebas katekomalin, vanillylmandelic acid (VMA), atau metanephrine menandakan adanya tumor pada kelenjar adrenal (pheochromocytoma) atau tumor jenis lain yang menghasilkan katekolamin.

Berbagai macam stres, seperti luka bakar, infeksi seluruh tubuh (sepsis), penyakit, operasi, atau cedera traumatis, dapat menyebabkan kadar katekolamin tinggi.

Banyak obat-obatan tekanan darah yang dapat menyebabkan kadar katekolamin tinggi.

Skor rendah

Skor yang rendah dapat disebabkan oleh diabetes atau masalah sistem saraf.
Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Januari 9, 2016 | Terakhir Diedit: Juli 14, 2017

Sumber