Definisi

Apa itu flu burung?

Avian flu, atau dikenal juga sebagai flu burung, adalah infeksi virus yang umumnya ditemukan pada burung. Namun, virus yang menyebabkan flu burung dapat bermutasi dan menyebar ke manusia yang terkena kontak dengan air yang terkontaminasi, atau lewat proses memasak.

Komplikasi dari flu burung dapat membahayakan nyawa. Kemungkinan komplikasi meliputi pneumonia, kegagalan pernapasan, disfungsi ginjal, dan masalah pada jantung. Dari total jumlah orang yang terinfeksi flu burung, setengahnya berakhir dengan kematian. Namun angka jumlah kematian yang disebabkan flu burung masih jauh di bawah flu musiman.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala flu burung?

Gejala awal dari flu burung biasanya muncul setelah 2 – 8 hari dari mulai terkena. Kebanyakan gejala terlihat seperti flu biasa, seperti batuk, demam, radang tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan kesulitan bernapas. Pada beberapa kasus, pasien dapat mengalami mual, muntah, diare, dan bahkan infeksi mata.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab flu burung?

Flu burung menyebar melalui kontak langsung dengan feses maupun semua cairan dari burung yang terinfeksi. Orang dapat terjangkit flu burung dengan mengonsumsi produk burung yang terinfeksi yang tidak dimasak hingga matang.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk flu burung?

Faktor terbesar yang membuat Anda berisiko terkena flu burung adalah kontak langsung dengan burung yang terinfeksi melalui bulu, air liur, atau kotorannya. Walau jarang terjadi penyebaran flu melalui orang ke orang lainnya, mekanisme penyebaran masih tidak jelas.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana flu burung didiagnosis?

Flu burung dapat didiagnosis dengan tes laboratorium menggunakan cairan dari hidung dan tenggorokan Anda. Selain itu, X-ray dapat membantu mengevaluasi kondisi paru-paru, sehingga dapat dihasilkan rencana perawatan yang terbaik.

Apa saja pengobatan untuk flu burung?

Banyak virus flu burung telah kebal terhadap obat-obatan anti-virus umum seperti amantadine dan rimantadine. Pada kasus tersebut, oseltamivir atau zanamivir dapat digunakan sebagai pengganti.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi flu burung?

Walau terdapat vaksin (untuk satu turunan H5N1), penggunaannya belum disetujui. Anda harus berhati-hati dalam mencegah flu burung, terutama jika Anda berencana untuk berpergian ke area dengan wabah penyakit ini.

Langkah pertama adalah menghindari sawah dan pasar yang berisi unggas. Selain itu, ingatlah untuk mencuci tangan secara rutin dengan sanitizer dengan bahan dasar alkohol (setidaknya 60% alkohol). Jika Anda ingin mengonsumsi unggas, pastikan unggas dimasak sematang mungkin dengan suhu 74C. Begitu juga dengan telur, di mana Anda hanya boleh mengonsumsinya apabila kuning dan putih telur sudah matang sempurna.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 27, 2017 | Terakhir Diedit: April 27, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan