Definisi

Apa itu emboli?

Emboli adalah kondisi di mana aliran darah pada arteri tersumbat objek asing lain, seperti gumpalan darah atau gelembung udara.

Ada beberapa jenis emboli, yaitu:

  • Emboli paru-paru: embolus terbentuk pada kaki dan terletak pada salah satu arteri paru-paru. Kondisi ini biasanya menghilang dengan sendirinya.
  • Emboli otak: apabila gumpalan darah berpindah ke otak, hal tersebut dapat menyebabkan stroke atau transient ischemic attack.
  • Emboli retina: gumpalan darah kecil dapat menyumbat pembuluh darah kecil pada bagian belakang mata, biasanya menyebabkan kebutaan.
  • Emboli septik: infeksi menyebabkan zat-zat menyumbat pembuluh darah.
  • Emboli amniotik: selama kehamilan, cairan ketuban dapat berpindah ke paru-paru ibu dan menyebabkan pulmonary amniotic embolism.
  • Emboli udara: gelembung udara pada darah dapat menyumbat aliran darah pada arteri, biasanya terjadi pada penyelam.
  • Emboli lemak: lemak atau sumsum tulang dapat menyumbat aliran darah seperti udara menyumbat aliran darah.

 

 

Seberapa umumkah emboli?

Emboli dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala emboli?

Gejala utama dari emboli adalah:

  • Napas yang pendek dan cepat
  • Dahak berdarah
  • Batuk
  • Pusing
  • Pingsan
  • Nyeri dada atau punggung yang intens.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab emboli?

Emboli disebabkan oleh penyumbatan dari objek tertentu pada darah.

  • Gumpalan darah: Beberapa kondisi kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, kanker, atau kehamilan dapat menyebabkan gumpalan darah. Gumpalan darah dapat berpindah melalui aliran darah ke organ tertentu.
  • Lemak. Retak tulang atau komplikasi setelah operasi dapat menghasilkan partikel lemak pada tulang dan melepasnya ke aliran darah.
  • Udara. Penyelam dapat memiliki emboli dari gelembung udara apabila keluar dari air terlalu cepat, akibat perubahan pada tekanan.
  • Kolesterol. Kolesterol dapat terbentuk dari aterosklerosis dan berpindah pada aliran darah.
  • Air ketuban. Cairan yang berguna untuk melindungi bayi saat kehamilan dapat berpindah ke pembuluh darah ibu dan menyebabkan penyumbatan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk emboli?

Ada banyak faktor risiko untuk emboli, yaitu:

  • Obesitas dengan indeks massa tubuh 30 atau lebih
  • Kehamilan
  • Berusia 60 k eatas
  • Merokok
  • Penyakit jantung
  • Tidak melakukan aktivitas apapun dalam jangka waktu yang lama.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk emboli?

Penanganan emboli diberikan tergantung pada kasus, ukuran dan lokasi penyumbatan:

  • Obat-obatan anti koagulan, seperti warfarin, heparin, dan aspirin dosis rendah dapat direkomendasi untuk memecah emboli dan mencegah aliran darah dari gumpalan darah.
  • Emboli udara ditangani di ruang hyperbaric di mana tekanan udara lebih tinggi dari biasanya, yang dapat mengurangi gelembung udara pada tubuh
  • Untuk mengangkat sumbatan, operasi akan dilakukan dengan memotong arteri yang terpengaruh dan objek yang menghalangi aliran darah.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk emboli?

Selain memeriksa gejala fisik dan menanyakan sejarah medis, emboli didiagnosis dengan tes-tes berikut:

 

  • X-ray dada, perfusi ventilasi (V/Q) scan, CT scan atau angiografi paru-paru akan dilakukan untuk melihat adanya objek yang menyumbat aliran darah.
  • Untuk diagnosis vena yang lebih dalam atau scan otak, stroke, angiografi, Doppler ultrasound studies atau impedance plethysmography (IPG) dapat dilakukan untuk melihat arteri yang tersumbat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi emboli?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi emboli:

  • Pola makan yang sehat dan seimbang, rendah lemak, kaya serat, gandum utuh, buah dan sayuran
  • Kurangi asupan garam menjadi di bawah 6 gram perhari
  • Cobalah untuk mengurangi berat badan apabila Anda obesitas
  • Hindari merokok
  • Berolahraga untuk tubuh yang sehat

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016