Apa itu Retrograde Ejaculation?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu Retrograde Ejaculation?

Retrograde ejaculation adalah kondisi di mana sperma tidak keluar melainkan masuk ke kandung kemih saat orgasme. Walaupun Anda tetap dapat mencapai klimaks seksual, mungkin Anda mengeluarkan hanya sedikit sperma atau tidak sama sekali. Terkadang ini disebut orgasme kering. retrograde ejaculation tidak berbahaya namun dapat menyebabkan kemandulan pada pria.

Gejala retrograde ejaculation, penyebab retrograde ejaculation, dan obat retrograde ejaculation, akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Seberapa umumkah Retrograde Ejaculation?

Pria yang memiliki masalah yang terkait dengan kandung kemih memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kondisi ini. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Retrograde Ejaculation?

Retrograde ejaculation tidak mempengaruhi kemampuan Anda mendapat ereksi atau mencapai orgasme, namun saat Anda mencapai klimaks, sperma akan masuk ke dalam kandung kemih bukan keluar dari penis. Di samping itu, setelah mencapai klimaks, urin Anda mungkin menjadi keruh karena mengandung sperma.

Kemungkinan ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Retrograde ejaculation tidak membahayakan dan hanya perlu pengobatan apabila Anda berencana untuk mempunyai anak. Namun demikian, bila Anda memiliki orgasme kering, temui dokter Anda untuk mengetahui apakah kondisi Anda tidak disebabkan oleh masalah serius lain yang perlu ditindaklanjuti. Masing-masing tubuh bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya diskusikanlah dengan dokter apa yang terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab Retrograde Ejaculation?

Penyebab-penyebab dari retrograde ejaculation kemungkinan adalah kandung kemih yang masih terbuka saat ejakulasi dan kemudian menyebabkan sperma masuk ke dalam kandung kemih.

Beberapa kondisi dapat menyebabkan masalah dengan otot yang kemudian menutup kandung kemih saat ejakulasi, di antaranya:

  • Operasi, seperti operasi bladder neck dan operasi prostat
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu seperti obat-obatan yang menangani tekanan darah tinggi, pembengkakan prostat, dan gangguan emosional.
  • Kerusakan saraf yang disebabkan oleh kondisi kesehatan seperti diabetes, multiple sclerosis, atau cedera tulang belakang

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Retrograde Ejaculation?

Anda memiliki risiko retrograde ejaculation lebih tinggi apabila:

  • Anda mengidap diabetes atau multiple sclerosis
  • Anda pernah menjalani operasi prostat atau kandung kemih
  • Anda menggunakan obat-obatan untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau gangguan emosional
  • Anda pernah mengalami cedera tulang belakang

Tidak adanya faktor-faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat mengalami retrograde ejaculation. Faktor-faktor ini hanya merupakan referensi, konsultasikanlah pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk Retrograde Ejaculation?

Untuk mendiagnosis retrograde ejaculation, dokter Anda mungkin akan:

  • Menanyakan beberapa pertanyaan mengenai gejala-gejala yang Anda alami dan berapa lama Anda mengalami gejala-gejala tersebut. Dokter Anda juga mungkin akan bertanya mengenai masalah kesehatan, operasi, atau riwayat kanker dan obat-obatan yang dikonsumsi
  • Melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan penis, testis, dan rektum Anda
  • Pemeriksaan urin untuk melihat adanya sperma setelah orgasme. Prosedur ini biasanya dilakukan di tempat praktik dokter. Dokter akan meminta Anda untuk mengosongkan kandung kemih, masturbasi hingga mencapai klimaks, dan kemudian menyediakan sampel urin untuk analisis laboratorium. Apabila terdapat volume sperma yang tinggi pada urin Anda, Anda mengidap retrograde ejaculation
  • ¬†operasi, atau riwayat kanker dan obat-obatan yang dikonsumsi
  • Melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan penis, testis, dan rektum Anda
  • Pemeriksaan urin untuk melihat adanya sperma setelah orgasme. Prosedur ini biasanya dilakukan di tempat praktik dokter. Dokter akan meminta Anda untuk mengosongkan kandung kemih, masturbasi hingga mencapai klimaks, dan kemudian menyediakan sampel urin untuk analisis laboratorium. Apabila terdapat volume sperma yang tinggi pada urin Anda, Anda mengidap retrograde ejaculation

Apabila Anda mengalami orgasme kering namun dokter Anda tidak menemukan sperma di kandung kemih, Anda mungkin mempunyai masalah dengan produksi sperma.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Retrograde Ejaculation?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut dapat membantu Anda mengatasi retrograde ejaculation:

  • Pertahankan kadar gula darah dan hindari obat-obatan yang memicu retrograde ejaculation
  • Temui dokter secepatnya setelah menemukan gejala-gejala
  • Lakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan Anda
  • Ikuti instruksi dokter

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber