Apa itu burning mouth syndrome?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu burning mouth syndrome?

Burning mouth syndrome atau sindroma mulut panas adalah kondisi yang cukup umum, ditandai dengan keluhan akan sensasi abnormal pada lapisan mulut. Kebanyakan pasien mendeskripsikannya seperti mulut terkena air panas.

Biasanya rasa panas ini muncul pada bagian depan mulut, mempengaruhi permukaan dalam bibir, langit-langit mulut dan bagian samping dan ujung lidah. Pada beberapa pasien, hanya lidah yang terpengaruh, namun kombinasi dari lokasi ini dapat terjadi.

Beberapa pasien dapat mengalami penurunan indera pengecap atau perubahan sensasi rasa (pahit atau asin). Beberapa pasien lain dapat merasa mulut mereka kering atau lengket. Namun, pada semua kasus, lapisan mulut secara klinis terlihat normal.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala burning mouth syndrome?

Kebanyakan pasien yang mengalami sindroma mulut panas adalah wanita yang sudah mengalami menopauseAnda dapat mengalami rasa panas sedang hingga parah pada lidah, langit-langit, bibir, gusi atau bagian dalam pipi.

Untuk beberapa orang, sensasi ini muncul pada pagi hari dan bertambah parah hingga puncaknya pada senja hari, seringkali membaik pada malam hari. Beberapa orang dapat mengalami sensasi terbakar sepanjang waktu. Pada beberapa orang, rasa sakit hilang dan pergi. Gejala lainnya dapat meliputi mati rasa atau kesemutan pada mulut atau lidah, rasa pahit atau metal, atau mulut kering dan luka pada mulut.

Kebanyakan orang sering mendeskripsikan sindroma mulut panas seperti Anda terkena makanan atau minuman panas pada mulut.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mengobati burning mouth syndrome (mulut panas)?

Anda dapat mengurangi gejala di rumah, dengan:

  • Sering minum air
  • Mengemut es serut
  • Mengunyah permen karet bebas gula – hal ini membantu menghentikan mulut dari kekeringan
  • Menghindari hal-hal yang mengiritasi mulut – seperti makanan pedas dan panas, obat kumur yang mengandung alkohol, jus atau buah-buahan asam
  • Menghindari produk tembakau dan alkohol.

Kapan saya harus periksa ke dokter gigi?

Anda kemungkinan akan mengunjungi dokter atau dokter gigi akibat rasa tidak nyaman pada mulut. Karena sindroma mulut panas terkait dengan berbagai kondisi medis lainnya, dokter atau dokter gigi dapat merujuk pada spesialis lain, seperti dokter kulit (dermatolog), dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) atau dokter spesialis lainnya.

Pertama, dokter gigi akan mencari tahu apakah penyebab terkait dengan gigi, seperti gigi palsu atau mulut kering. Jika ya, ia akan memeriksa pemasangan gigi palsu dan melihat apakah Anda alergi terhadap bahan dari gigi palsu. Dokter juga dapat merekomendasikan produk untuk meringankan mulut kering atau mengatasi infeksi jamur.

Jika dokter tidak dapat mencari penyebab, mereka dapat menyarankan Anda untuk mengunjungi dokter atau spesialis. Anda dapat melakukan tes darah untuk mencari penyebab dari sindroma mulut panas.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah burning mouth syndrome?

Tidak ada cara yang diketahui untuk mencegah sindroma mulut panas. Namun, dengan menghindari tembakau, makanan asam, pedas dan minuman berkarbonat, serta stress berlebih, Anda dapat mengurangi rasa tidak nyaman dari sindroma mulut terbakar atau mencegah memburuknya rasa tidak nyaman.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Juli 14, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca