Apa Itu Bradikardi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Definisi

Apa itu bradikardi?

Bradikardi atau bradikardia adalah suatu kondisi di mana denyut jantung seseorang lebih lambat dari biasanya. Normalnya, detak jantung manusia berdetak sebanyak 60 hingga 100 kali per menit pada orang dewasa saat beristirahat. Jantung orang dengan bradikardi berdetak di bawah 60 kali per menit.

Sebenarnya, bradikardia adalah kondisi yang wajar terjadi saat seseorang sedang tidur nyenyak dan pada kelompok lansia. Bahkan bradikardi juga masih dianggap normal ketika terjadi pada atlet atau orang yang melakukan aktivitas fisik berat.

Namun, pada beberapa orang, bradikardi bisa jadi menandakan adanya masalah pada sistem elektrik jantung. Itu artinya, pemacu alami di dalam jantung sedang tidak berfungsi dengan baik, atau aktivitas listrik jantung terganggu.

Terkadang, jantung yang berdetak terlalu pelan mengakibatkan darah tidak mengalir dengan cukup ke organ-organ tubuh lainnya. Hal ini dapat menyebabkan munculnya gejala seperti pusing atau kelelahan. Pada beberapa kasus, kondisi ini pun dapat mengancam nyawa.

Seberapa umumkah bradikardi?

Bradikardia adalah kondisi yang cukup umum terjadi dan dapat ditemukan pada pasien dari golongan usia berapapun, terutama pada orang-orang berusia lanjut. Baik pria maupun wanita sama-sama memiliki peluang untuk mengalami kondisi perlambatan detak jantung.

Bradikardi dapat diatasi dan dicegah dengan cara mengenali faktor-faktor risiko yang ada. Anda dapat berdiskusi dengan dokter untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bradikardi?

Pada beberapa kasus, kondisi ini biasanya tidak menunjukkan gejala apapun. Walaupun detak jantung melambat, kecepatannya masih dalam batas wajar dan tidak menimbulkan gejala yang berarti.

Namun, beberapa orang dengan bradikardi juga mengalami tanda-tanda dan gejala tertentu.

Gejala umum dari bradikardia adalah:

  • Hampir pingsan atau pingsan (syncope)
  • Pusing
  • Kelemahan
  • Tubuh terasa lelah
  • Kesulitan saat berjalan, naik tangga, atau olahraga
  • Napas terasa lebih pendek
  • Nyeri pada dada
  • Linglung, susah fokus, atau masalah pada ingatan
  • Mudah lelah saat beraktivitas fisik

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki kekhawatiran akan munculnya sebuah gejala tertentu, segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Gejala dan tanda-tanda yang disebutkan di atas bisa jadi disebabkan oleh berbagai hal. Maka dari itu, sebaiknya segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut. Hal ini penting agar Anda mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Tubuh masing-masing orang menunjukkan gejala dan tanda-tanda yang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang paling sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab bradikardi?

Bradikardia adalah kondisi yang dapat disebabkan oleh berbagai hal.

Jantung Anda terdiri dari empat ruang, yaitu dua atrium di bagian atas dan dua ventrikel di bawahnya. Pada atrium kanan, terdapat nodus sinotrial yang berfungsi menjadi alat pacu alami jantung. Nodus sinotrial mengontrol irama detak jantung dengan cara memproduksi impuls listrik yang mendorong jantung untuk berdenyut.

Impuls listrik ini akan bergerak melewati atrium, lalu tiba di sekelompok sel yang disebut nodus atrioventrikular atau nodus AV. Nodus AV yang akan menerima sinyal dari listrik tersebut ke ventrikel. Sinyal ini menginstruksikan ventrikel agar jantung berkontraksi dan memompa darah ke seluruh tubuh.

Aliran impuls listrik yang bermasalah atau terhambat dapat menyebabkan terjadinya bradikardi karena jantung tidak mendapat instruksi untuk berdenyut dengan kecepatan normal.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu masalah pada nodus sinotrial. Nodus sinotrial yang bermasalah biasanya menyebabkan aliran listrik mengalami jeda atau lebih lambat dari biasanya.

Selain itu, impuls listrik yang bermasalah juga bisa disebabkan oleh adanya penghalang yang mencegah listrik mengalir ke ventrikel. Kondisi ini disebut dengan heart block atau atrioventricular block, dan dapat dibagi menjadi 3 tipe.

  • Derajat pertama: listrik tetap mengalir ke ventrikel, namun kecepatannya menurun
  • Derajat kedua: tidak semua listrik berhasil dialirkan ke ventrikel
  • Derajat ketiga: sama sekali tidak ada aliran listrik yang mencapai ventrikel

Apa penyebab masalah pada impuls listrik jantung?

Pada umumnya, kegagalan atau masalah pada aliran impuls listrik di jantung disebabkan oleh:

  • Kerusakan jaringan jantung yang terkait penuaan
  • Kerusakan jaringan jantung dari penyakit jantung atau serangan jantung
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kelainan jantung bawaan lahir (cacat jantung kongenital)
  • Infeksi pada jaringan jantung (miokarditis)
  • Komplikasi dari operasi jantung
  • Kelenjar tiroid underaktif (hipotiroidisme)
  • Ketidak seimbangan zat yang terkait mineral yang diperlukan untuk impuls listrik (elektrolit)
  • Gangguan pernapasan berulang selama tidur (sleep apnea obstruktif)
  • Penyakit peradangan, seperti demam reumatis atau lupus
  • Penumpukkan zat besi pada organ (hemokromatis)
  • Obat-obatan, termasuk beberapa obat untuk kelainan detak jantung, tekanan darah tinggi dan psikosis

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mengalami bradikardi?

Ada banyak faktor yang membuat Anda lebih berisiko mengalami bradikardi. Berikut penjelasannya.

Faktor risiko utama bradikardia adalah usia. Penyakit jantung, yang seringkali terkait dengan bradikardi, lebih umum ditemukan pada orang yang berusia lebih tua.

Bradikardi juga seringkali dihubungkan dengan kerusakan jaringan jantung dan masalah jantung lainnya. Maka dari itu, faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung juga meningkatkan risiko bradikardi.

Perubahan gaya hidup atau perawatan medis dapat menurunkan risiko penyakit jantung yang terkait dengan faktor-faktor berikut:

  • Tekanan darah tinggi
  • Merokok
  • Penggunaan alkohol berlebih
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Stress psikologis atau kecemasan

Komplikasi

Apa saja komplikasi yang dapat diakibatkan oleh bradikardi?

Apabila bradikardia menimbulkan gejala-gejala di atas, kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi adalah:

  • Sering pingsan
  • Hipotensi
  • Hipertensi
  • Gagal jantung (tidak memompa darah yang cukup)
  • Henti jantung, menyebabkan kematian mendadak

Untuk menghindari terjadinya komplikasi-komplikasi di atas, segera periksakan diri ke dokter jika Anda sudah merasakan tanda-tanda dan gejala.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana bradikardi didiagnosis?

Untuk mendiagnosis kondisi Anda, dokter akan meninjau gejala Anda, sejarah medis dan sejarah keluarga, serta melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter juga akan melakukan rangkaian tes untuk mengukur denyut jantung, mengaitkan kondisi ini dengan gejala-gejala yang Anda rasakan, serta mengidentifikasi kondisi yang dapat menyebabkan bradikardi.

Salah satu jenis tes yang biasanya dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis bradikardia adalah elektrokardiogram atau EKG. Elektrokardiogram adalah alat utama untuk mendiagnosis bradikardi.

EKG menggunakan sensor kecil (elektroda) pada dada dan lengan Anda untuk merekam sinyal elektrik saat menuju ke jantung Anda. Dokter dapat melihat pola sinyal tersebut untuk menentukan jenis bradikardi yang Anda miliki.

Bradikardi seringkali hilang dan muncul kembali, sehingga EKG standar yang dilakukan pada dokter mungkin tidak mendeteksinya. EKG dapat mengidentifikasi bradikardi hanya jika Anda sedang memilikinya selama tes berlangsung.

Maka dari itu, dokter juga dapat menyarankan Anda untuk menggunakan perangkat EKG portabel di rumah untuk memberikan informasi lebih lengkap tentang kecepatan detak jantung. Perangkat ini meliputi:

Holter monitor.

Perangkat EKG portabel ini diletakkan pada kantung atau ikat pinggang. Alat ini dapat merekam aktivitas jantung selama periode 24 jam, sehingga dokter mendapat waktu yang cukup untuk menganalisis aktivitas jantung Anda.

Dokter juga dapat meminta Anda mencatat buku harian selama 24 jam tersebut dengan gejala-gejala yang Anda alami dan waktu terjadinya gejala.

Event recorder

Perangkat ini ditujukan untuk mengawasi aktivitas jantung selama beberapa minggu. Aktifkan hanya jika Anda merasakan gejala yang terkait dengan detak jantung pelan. Hal ini membantu dokter melihat ritme jantung pada saat sedang terjadinya gejala.

Dokter juga dapat menggunakan EKG monitor saat melakukan tes lainnya untuk melihat penyebab bradikardi, seperti:

Tilt table test

Tes ini membantu dokter mengerti dengan lebih baik bagaimana bradikardi menyebabkan Anda pingsan. Anda akan berbaring pada meja khusus, dan meja dimiringkan seperti Anda berdiri.

Perubahan pada posisi dapat menyebabkan fainting spell dan membantu dokter untuk melihat hubungan antara denyut jantung dan kejadian pingsan.

Tes treadmill

Dokter dapat memonitor detak jantung saat Anda berjalan di treadmill atau berkendara di sepeda statis. Tes ini bertujuan untuk melihat apakah detak jantung Anda meningkat dengan baik saat beraktivitas fisik.

Dokter juga mungkin akan melakukan tes darah untuk melihat penyebab yang dapat berkontribusi pada bradikardi, seperti adanya infeksi, hipotiroidisme atau ketidakseimbagan elektrolit dalam darah.

Bagaimana bradikardi ditangani?

Perawatan untuk bradikardi tergantung pada jenis masalah elektrik, tingkat keparahan gejala dan penyebab detak jantung yang perlahan.

1. Mengatasi kondisi kesehatan yang bermasalah

Apabila bradikardi disebabkan oleh gangguan kesehatan, seperti hipotiroidisme atau sleep apnea obstruktif, dokter akan berfokus menangani masalah kesehatan tersebut.

2. Perubahan pada pengobatan

Salah satu penyebab terjadinya bradikardia adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Dokter akan menanyakan obat-obatan apa yang Anda sedang gunakan, kemudian mungkin menyarankan pengobatan lainnya. Mengganti obat atau menurunkan dosis dapat memperbaiki masalah jantung yang berdetak pelan.

3. Pacemaker

Pacemaker adalah perangkat dengan baterai yang ditanam di bawah tulang selangka. Kabel dari perangkat dijahit sepanjang urat hingga jantung Anda. Elektroda pada ujung-ujung kabel ditempelkan pada jaringan jantung.

Pacemaker memonitor detak jantung dan menghasilkan impuls elektrik yang diperlukan untuk menjaga detak yang pas. Kebanyakan pacemaker juga mencatat informasi yang digunakan kardiolog untuk memonitor jantung. Anda akan melakukan kunjungan ke dokter secara rutin untuk pemeriksaan jantung dan memastikan pacemaker berfungsi dengan baik.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bradikardi?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi bradikardi:

1. Pola makan

Anda dapat mengubah pola makan dengan memilih menu yang sehat dan bernutrisi untuk jantung. Makanan tersebut termasuk buah-buahan, sayuran, gandum utuh, ikan, dan produk susu rendah atau tanpa lemak.

2, Aktif bergerak

Pastikan tubuh Anda rajin beraktivitas sebanyak beberapa hari dalam seminggu. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat dengan intensitas tinggi, Anda dapat melakukan senam ringan atau berjalan cepat selama 30 menit sehari. Dokter jua dapat menyarankan jenis olahraga yang aman untuk Anda.

3. Menjaga berat badan ideal

Berat badan yang berlebihan dapat memicu munculnya masalah pada jantung Anda. Oleh karena itu, selalu kontrol berat badan Anda dan pastikan tidak melebihi batas normal. Anda dapat melakukannya dengan pola makan yang sehat dan olahraga yang cukup.

4. Berhenti merokok

Secara keseluruhan, merokok memang tidak baik untuk kesehatan tubuh, terutama jantung. Segera hindari rokok dan mulai beralih ke gaya hidup yang lebih sehat.

5. Atasi masalah kesehatan yang lain

Sebaiknya, Anda tidak hanya fokus pada menjaga kesehatan jantung, namun juga kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh. Organ tubuh lain yang bermasalah juga dapat memicu terjadinya masalah pada jantung.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 1, 2019

Yang juga perlu Anda baca